KAPASITAS ADAPTASI PETANI KAKAO TERHADAP PERUBAHAN IKLIM

Idawati Idawati, Fatchiya Fatchiya, Tjitropranoto Tjitropranoto

Abstract


Dampak perubahan iklim menjadi salah satu penyebab hama penyakit pada tanaman kakao semakin meningkat dan sulit terkendalikan, menjadi penyebab degradasi lahan dan akhirnya menurunkan produksi perkakaoan nasional. Tujuan penulisan adalah: (1) Menganalisis kapasitas adaptasi petani kakao terhadap perubahan iklim (2) Menganalisis adopsi inovasi penyuluhan terhadap perubahan iklim dan (3) Menganalisis usahatani kakao berkelanjutan terhadap perubahan iklim. Metode penulisan adalah kajian ilmiah studi literatur dengan teknik review dan sintesis berbagai hasil penelitian. Hasil yang diperoleh  adalah (1) Beradaptasi dengan kondisi alam yang berubah membutuhkan suatu kapasitas adaptasi (adaptive capacity) petani kakao terhadap perubahan iklim dalam bentuk kemampuan adopsi inovasi transfer teknologi, kemampuan kelembagaan, kemitraan, modal sosial dan akses terhadap modal usaha; (2) Upaya adaptasi dibutuhkan proses penyuluhan sebagai proses adopsi ide, praktik atau objek dalam suatu proses pembelajaran perubahan perilaku yang dimulai dari pengetahuan, sikap dan keterampilan dan menerapkan inovasi (proses adaptasi); dan (3) Keberlanjutan usahatani kakao dalam  meningkatkan produktivitas dengan cara meningkatkan keterampilan dan daya adaptasi petani terhadap perubahan iklim, penggunaan pupuk organik dan pestisida ramah lingkungan serta penguatan kelembagaan kelompok tani untuk membangun kesamaan persepsi, komitmen, dan keterpaduan antar-subsektor, pusat dan daerah pada lingkup pertanian dan stakeholder terkait

Keywords


kapasitas adaptasi, petani, perubahan iklim

Full Text:

PDF

References


Adesina and Zinnah., 1993. ‘Technology characteristics, farmers’ perceptions and adoptiondecisions. A Tobit model application in Sierra Leone’. Journal Agricultural Economics, 9: 297–311.

Anshary, Alam, Antara M, Saleh S., 2007. Roadmap Komoditas Kakao di Sulawesi Tengah. Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Sulawesi Tengah.

Antara M, dan Effendy., 2009. Karakteristik Petani Kakao Dan Produksinya Di Kabupaten Parigi Moutong. Jurnal Agrisains, 10 (1).

Boer, R.A, Buono, Sumaryanto E, Surmaini A, Rakhman W, Estiningtyas K, Kartikasari, Fitriyani., 2009. Agriculture Sector. Technical Report on Vulnerability and Adaptation Assesment to Climate Change for Indonesia’s Second National Communication. Jakarta. Ministry of Environment and United National Development Programme.

Bradshaw J, Keung A, Rees G., 2011. Children's Subjective Well-being: International Comparative Perspectives. Children and Youth Services Review, 33(4): 548-556.

Candradijaya A., 2015. Farmer Adaptive Capacity To Climate ChangeIn Strengthening Rice SufficiencyIn Sumedang Regency, West Java Province. [Disertasi]. Bogor, Institut Pertanian Bogor.

Dervis K., 2017. Making Globalization Work for All. United Nations Development Programe Annual Report [UNDP].

Dewi GAF, Noponen M., 2016. Buku Saku Pertanian Kakao Tanggap Perubahan Iklim. Proyek Revolusi Kakao: Kebun Kakao Tanggap Perubahan Iklim Berproduksi Tinggi. Denpasar, Bali. Rainforest Alliance

Direktorat Jenderal Perkebunan., 2017. Kakao 2015-2017. Statistik Perkebunan Indonesia. Kementerian Pertanian

Far Far R.A., 2014.“Respon Petani Terhadap Penerapan Metode Penyuluhan Pertanian Di Kota Ambon Provinsi Maluku”.Jurnal Budidaya Pertanian 10(1): 48 – 51.

Fatchiya A., 2010. Tingkat Kapasitas Pembudi daya Ikan dalam Mengelola Usaha Aquakultur Secara Berkelanjutan. Jurnal Penyuluhan, 6(1):74-83.

Frank E, Eakin H, pez-Carr DL., 2010. Sosial Identity, Perception And Motivation In Adaptation To Climate Risk In Thecoffee Sector of Chiapas, Mexico. Global Environmental Change Journal.

FrimawatyE, Basukriadi A, Syamsu JA, Soesilo TE, Budhi. 2013. Sustainability of rice farming based on eco-farming to face food security and climate change: Case study in Jambi Province, Indonesia. Procedia Environmental

Herman, Hutagaol MP, Sutjahjo SH, Rauf A, Priyarsono DS. 2006. Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Adopsi Teknologi Pengendalian Hama Penggerek Buah Kakao :Studi Kasus di Sulawesi Barat. Jurnal Pelita Perkebunan, 22(3): 222-236.

Hogarth, Wojcik. 2016. Pendekatan Evolusioner Terhadap Penilaian Kapasitas Adaptif: Sebuah Studi Kasus tentang Whitehouse, Jamaika.

Idawati. 2015. Evaluasi Kinerja Gerakan Nasional Program Peningkatan Produksi dan Mutu Kakao. Jurnal Ibnu Khaldun, 10(3): 600-614.

Ife J, Tesoriero F. 2008. Community Development Alternatif Pengembangan Masyarakat di Era Globalisasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

IPCC. 2007. Impacts, Adaptation and Vulnerability. Working Group II IPCC, Cambridge: Cambridge University Press

____. 2013. Climate Change 2013: The Physical Science Basis. Contribution of Working Group I to the Fifth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change [Stocker, T.F., D. Qin, G.-K. Plattner, M. Tignor, S.K. Allen, J. Boschung, A. Nauels, Y. Xia, V. Bex and P.M. Midgley (eds.)]. Cambridge University Press, Cambridge, United Kingdom and New York, NY, USA.

Juana JS, Kahaka Z, Okurut FN. 2013. Farmers’ Perceptions and Adaptations to Climate Change in Sub-Sahara Africa: A Synthesis of Empirical Studies and Implications for Public Policy in African Agriculture. Agricultural Science Journal, 5(4): 121-135.

Kementerian Pertanian. 2011. Adaptasi Perubahan Iklim Sektor Pertanian. Pedoman Umum Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. Jakarta, Kementerian Pertanian.

Mardikanto T., 2013. Pemberdayaan Masyarakat. Bandung: Penerbit ALFABETA Munasinghe M. 1993. Environmental Economics and Sustainable Development. Washington, D.C (US): The Word Bank.

Mars Symbioscience Indonesia., 2010. Peremajaan Tanaman Kakao dan Praktik Perkebunan yang Baik. Pelatihan dan Studi Banding Field Fasilitator dan Petani Motivator. PT. General Food Industries.

Mutekwa VT., 2009. Climate Change Impacts And Adaptation In The Agricultural Sector:The Case Of Smallholder Farmers In Zimbabwe. Afrika. Sustainable Development Journal, 11(2): 237-256.

Ndamani F, Watanabe T., 2015. Determinants of farmers’ adaptation to climate change: A micro level analysis in Ghana. Scientia Agricola Journal, 73(3): 201-208.

Nicholls RJ, Hoozemans FMJ, Marchand M., 1999. Increasing Flood Risk and Wetland Losses Due to Global Sea-Level Rise: Regional and Global Analyses. Global Environmental Change Journal, 9(1): 69-87.

Niles MT, Brown M, Dynes R., 2016. Farmer’s Intended And Actual Adoption Of Climate Change Mitigation And Adaptation Strategies. Climatic Journal, 135(2): 277–295.

Nemachena dan Hassan., 2007. ‘Micro-Level Analysis of Farmers’ Adaptation to Climate Change in Southern Africa’ IFPRI. Discussion Paper .

Olarinde LO, A Adebusola, Adepoju, O Muritala, Jabaru., 2014. Climate Change, farm level adaption measures and Impacts on Crop productivity and market participation: Implications for sustainable synergy between African and European Agriculture. Discussion Paper prepared for presentation at the 88th Annual Conference of the Agricultural Economics Society, AgroParisTech, Paris, France.

OECD., 2014. PISA Results in Focus: What 15-years-olds Know And What They Can Do With What They Know. Diakses dari http://www.oecd.org pada tanggal 24 Oktober 2017, Jam 14.33 WIB.

Peranginangin M.I, Silalahi F.R.L , Chandra Y., 2016. Motivasi Petani Dalam Penerapan Perkebunan Kakao (Theobroma Cacao L.) Berkelanjutan Di Kecamatan Padang Gelugur. Agrica Ekstensia Journal, 10(1): 27-46.

Ridwan, Chazanah., 2013. Penanganan Dampak Perubahan Iklim Global pada Bidang Perkeretaapian Melalui Pendekatan Mitigasi dan Adaptasi. Jurnal Teoretis dan Terapan Bidang Rekayasa Sipil, 20(2): 133-142.

Rogers EM, Shoemaker FM. 1987. Memasyarakatkan Ide-ide Baru. Penerjemah Abdillah Hanafi. Surabaya, Penerbit Usaha Nasional

Rogers EM, Shoemaker FF., 1971. Communication of Inovation. New York. Free Press.

Rogers EM., 2003. Diffusion of Innovations (5th ed). New York (US): The Free Press.

Sakiroh, Sobari I, Herman M., 2015. Teknologi Mengurangi Dampak Perubahan Iklim Pada Kakao Di Lahan Kering. Jurnal Sirinov, 3(2): 55–66.

Soedijanto., 2003. “Penyuluhan Sebagai Pilar Akselerasi Pembangunan Pertanian di Indonesia Pada Masa Mendatang”, dalam Ida Yustina dan Adjat Sudradjat (peny.). Bogor, Membentuk Pola Perilaku Manusia Pembangunan, IPB Press.

Subagio A., 2008. Modified Cassava Flour (Mocal): Sebuah Masa Depan Ketahanan Pangan Nasional Berbasis Potensi Lokal. Jember, Universitas Jember.

Sumaryanto., 2012. Strategi Peningkatan Kapasitas Adaptasi Petani Tanaman Pangan Menghadapi Perubahan Iklim. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 30(2): 73 – 89.

Swisscontact., 2015. Modul Pengelolaan Lingkungan Good Environmental Practices (GEP Module). Swiss Confederation

Swisscontact., 2017. Seri Media Panduan Pelatihan Untuk Fasilitator Sertifikasi.

Nasional Pengembangan Sumber daya Lahan Marginal. Mataram 30-31 Agustus 2005.

Uddin MN, Bokelmann W, Entsminger JS., 2014. Faktors Affecting Farmers’ Adaptation Strategies to Environmental Degradation and Climate Change Effects:A Farm Level Study in Bangladesh. Climate Journal, 2(4): 223-241.

Van den Ban AW, Hawkins HS. 1999. Penyuluhan Pertanian. Yogyakarta, Kanisius.




DOI: http://dx.doi.org/10.35914/tabaro.v2i1.112

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by:

Faculty of Agriculture

Andi Djemma University of Palopo

Address: Jalan Sultan Hasanuddin No. 15 Palopo, South Sulawesi

Email: editor.jtabaro@unanda.ac.id / miming.mlgke@gmail.com

p-ISSN : 2580-6165

e-ISSN : 2597-8632

JTAS UNANDA PALOPO Indexed by:

 

 

 

Creative Commons License

Journal TABARO UNANDA is licensed an under Creative Commons Attribution 4.0 International.

Web
Analytics 

View Journal TABARO UNANDA My Stats