AKTIVITAS INSEKTISIDA EKSTRAK BIJI SIRSAK (Annona muricata L.) TERHADAP Spodoptera frugiperda J. E. Smith

Nur Yasin, Tiara Maharani, Agus M Hariri, Lestari Wibowo

Abstract


Salah satu hama yang menyerang tanaman jagung yaitu ulat grayak (Spodoptera frugiperda) yang merusak tanaman jagung.  Salah satu upaya pengendalian S. frugiperda yaitu penggunaan insektisida nabati, seperti biji sirsak (Annona muricata) yang dilarutkan dalam pelarut organik.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi ekstrak biji sirsak dengan tiga jenis pelarut terhadap mortalitas dan perkembangan S. frugiperda.  Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Bioteknologi dan Laboratorium Ilmu Hama Tumbuhan, Fakultas Pertanian, Universitas Lampung.  Penelitian ini disusun dengan rancangan acak kelompok, yang terdiri atas 4 perlakuan dan 5 ulangan.  Perlakuan terdiri atas: (1) kontrol, (2) aplikasi ekstrak biji sirsak dengan pelarut akuades konsentrasi 2%, (3) aplikasi ekstrak biji sirsak dengan pelarut metanol konsentrasi 2%, dan (4) aplikasi ekstrak biji sirsak dengan pelarut heksan konsentrasi 2%.  Dalam penelitian ini terdapat 20 satuan percobaan, pada setiap satuan percobaan digunakan 10 ekor larva S. frugiperda instar II.  Data pengamatan dianalisis menggunakan uji F dan uji lanjut menggunakan Beda Nyata Jujur dengan taraf 5%.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak biji sirsak dengan tiga jenis pelarut mempengaruhi pekembangan dan mortalitas larva S. frugiperda. Pembentukan pupa dan imago yang normal menjadi menurun.  Ekstrak biji sirsak dengan tiga jenis pelarut juga menyebabkan menurunnya stadium larva, pupa, dan imago, serta lama hidup S. frugiperda.  Ekstrak biji sirsak pelarut heksan serta metanol mempunyai daya hambat makan (antifeedant) kategori kuat larva S. frugiperda.  Ekstrak biji sirsak pelarut heksan menyebabkan mortalitas larva S. frugiperda pada 6 hari setelah aplikasi lebih tinggi (94%) daripada dengan pelarut akuades (56%).


Keywords


Jagung, ekstrak biji sirsak, heksan, metanol, akuades

Full Text:

PDF

References


Aziz, T., R. Cindo dan A. Fresca. 2009. Pengaruh pelarut heksan dan etanol, volume pelarut, dan waktu ekstraksi terhadap hasil ekstraksi minyak kopi. Jurnal Teknik Kimia. 1 (16): 1-7.

Kardinan, A. 2000. Pestisida Nabati. Penebar Swadaya. Jakarta. 80 hlm

Kementan (Kementerian Pertanian). 2019. Pengenalan Fall Armyworm (Spodoptera frigiperda J. E. Smith) Hama Baru pada Tanaman Jagung di Indonesia. Balai Penelitian Tanaman Serealia. Jakarta. 52 hlm.

Lim, T.K. 2012. Edible Medicinal and Non-Medicinal Plant. Springer Dodrdrecht Heidelberg. London New York. 649 hlm.

Oka, I.N. 1995. Pengendalian Hama Terpadu dan Implementasinya di Indonesia. Gadjah

Mada University Press. Yogyakarta. 255 hlm.

Purwono & Hartono, R. 2005. Bertanam Jagung Unggul. Penebar Swadaya. Jakarta. 67 hlm.

Soerjandono, N.B. 2008. Teknik Produksi Jagung Anjuran di Lokasi Peima Tani Kabupaten Sumenep. Buletin Teknik Pertanian. Sumenep.

Tohir, A.M. (2010). Teknik Ekstraksi dan Aplikasi beberapa Pestisida Nabati untuk Menurunkan Palatabilitas Ulat Grayak (Spodoptera litura Fabr.) di Laboratorium. Buletin Teknik Pertanian, 15(1): 37 –40.

Yanuwiadi, B., Leksono, A. S., Guruh, H., Fathoni, M., & Bedjo. 2013. Potensi Ekstrak Daun Sirsak, Biji Sirsak, dan Biji Mahoni untuk Pengendalian Ulat Grayak (Spodoptera litura L.). Natural B. 2(1): 88-93.




DOI: http://dx.doi.org/10.35914/tabaro.v6i1.1252

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by:

Faculty of Agriculture

Andi Djemma University of Palopo

Address: Jalan Sultan Hasanuddin No. 15 Palopo, South Sulawesi

Email: editor.jtabaro@unanda.ac.id / miming.mlgke@gmail.com

p-ISSN : 2580-6165

e-ISSN : 2597-8632

JTAS UNANDA PALOPO Indexed by:

 

 

 

Creative Commons License

Journal TABARO UNANDA is licensed an under Creative Commons Attribution 4.0 International.

Web
Analytics 

View Journal TABARO UNANDA My Stats