REKAYASA MUTU TANAH PASIR PANTAI MELALUI APLIKASI BAHAN ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN SAWI (Brassica juncea L.)

Main Article Content

Hijria Hijria
Eka Febrianti
Arsy Aysyah Anas
La Ode Rustam
Muhammad Botek
Mirza Arsiaty Arsyad
La Ode Arfan Dedu

Abstract

Salah satu lahan marjinal yang memiliki polibagensi tinggi untuk dikembangkan di Indonesia adalah lahan pantai. Sulawesi Tenggara memiliki panjang garis pantai sebesar 1.740 km, namun masyarakat belum memanfaatkan lahan pasir pantai tersebut secara optimal, terutama untuk kegiatan pertanian. Tanaman yang berpolibagensi untuk dikembangkan di lahan pesisir adalah tanaman sawi mengingat permintaan yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Secara nasional kemampuan produksi tanaman sawi Indonesia 8-10 ton ha-1. Di Sulawesi Tenggara produksi sawi rata-rata hanya 3,84 ton ha-1 dengan luas panen 165 ha. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh rekayasa mutu tanah pasir pantai melalui aplikasi bahan organik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan 4 perlakuan dengan 5 ulangan. Perlakuan yaitu tanpa pemberian pupuk organik, pupuk kompos kotoran sapi, pupuk organik Gaksi, dan kombinasi pupuk organik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi pupuk organik kompos kotoran sapi dan pupuk organik Gaksi terbaik pada perlakuan 100 g pupuk kompos kotoran sapi dengan 10 g pupuk organik Gaksi memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman sawi pada tanah pasir pantai.

Article Details

Section

Articles

References

Afandi, NF, Siswanto B, dan Nuraini Y. 2015. Pengaruh Pemberian Berbagai Jenis Bahan Organik Tehadap Sifat Kimia TanahTerhadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Ubi Jalar di Entisol Ngarakah Pawon, Kediri. Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan. Vol. 2 No. 2. Hal. 237-244.

Ariyanto. Shodiq Eko. 2011. Perbaikan Kualitas Pupuk Kandang Sapid an Aplikasinya pada Tanaman Jagung Manis (Zea mays saccharata Sturt). Jurnal Sains dan Teknologi. Vol. 4, No.2.

Bondansari, S. dan Bambang, S.S. 2011. Pengaruh Zeloit dan Pupuk Kandang Tehadap Beberapa Sifat Fisik Tanah Ultisol dan Entisol Pada Pertanian Kedelai (Glycine max L. Merril.). Fakultas Pertanian Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto.

BPS Kecamatan Kendari Dalam Angka 2019. BPS Sulawesi Tenggara Tahun 2019. Sulawesi Tenggara.

Fikdalillah, Muh. Basir dan Imam Wahyudi. 2016. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Sapi Terhadap Serapan Fosfor dan Hasil Tanaman Sawi Puti (Brassica pekinensis) Pada Entisols Sider. e-J. Agrotekbis Vol. 4 No. 5. Hal. 491-499.

Franklin P.G., R. Brent P., Roger L.M. 2008. Fisiologi Tanaman Budidaya. Penerbit Universitas Indonesia (UI Press). Jakarta.

Hadisuwito.S., 2012. Membuat Pupuk Organik Cair. Agromedia Pustaka, Jakarta Selatan.

Istiyanti E, Khasanah U, dan Anjarwati A., 2015. Pengembangan Usahatani Cabai Merah di Lahan Pasir Pantai Kecamatan Temon Kabupaten Kulonprogo. Vol.I No.1 Januari 2015. Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Akses tanggal 21Agustus 2019.

Jamilah, SP. MP. 2003. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang dan Kelengasan Terhadap Perubahan Bahan Organik dan Nitrogen Total Entisol. Universitas Sumatera Utara.http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/1133/1/tanah-jamilah.pdf. Diakses Pada 12 Agustus 2019.

Kusuma, M.E. 2012. Pengaruh beberapa jenis pupuk kandang terhadap kualitas Bokashi. Jurnal Hewani Tropika. Vol. 1 No. 2. Hal. 41-46.

Mirsalim I, Mysatami MK, Ali A. 2018. Pengaruh Penggunaan Pupuk Organik Mikroorganisme Lokal Media Nasi, Batang pisang, dan Ikan Tongkol Terhadap Pertumbuhan Tanaman Sawi (Brasicca juncea). Jurnal Biotek Vol.¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬¬ 6 No. 1.

Nurjannah, Ifatrul Yani. 2013. Pengaruh Beberapa Jenis Pupuk Kandang Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Cabai Merah Pada Tanah Gambut. http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:GyNHA1wVad0J:jurnal. untan.ac.id/index.php/jspp/article/view/1185/1199+&cd=1&hl=en&ct=clnk&client=firefox-a. Diakses Pada 13 Agustus 2019.

Notohadoprawiro, 2006. Pengelolaan Kesuburan Tanah dan Peningkatan Efisiensi Pemupukan. http://soilfaperta.ugm.ac.id/tj/1981/1984%20.pdf. Diakses tanggal 10 Agustus 2019

Pangaribuan DH. 2012. Pengaruh Pupuk Organik Cair Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Sayuran Kangkung, Bayam dan Caisim. Prosiding Seminar Nasional PERHORTI ISBN : 978-9779-25-1265-6

Perwitasari, B., M. Tripatmasari., dan C. Wasonowati. 2012. Pengaruh Media Tanam dan Nutrisi Terhadap Pertumbuhan Tanaman Pokchoi (Brasicca juncea L.) dengan sistem Hidroponik. Agrovigor. Vol. 1 hal. 14 – 25.

Prasetyo. 2014. Pemanfaatan Berbagai Sumber Pupuk Kandang sebagai Sumber N dalam Budidaya Cabai Merah (Capsicum annum L.) di Tanah Berpasir. Jakarta.

Rizky Bayo. D. 2010. http://catatanbayodongoran.blogspot. com/2010/10/perkecambahan-tujuan-untuk-mempelajari. html. Diakses Pada 11 Agustus 2019.

Sanchez, P.A., 2008. Properties and Management of Soil in the Tropic Soil Organic Matter. New York : John Wiley and Sons. 5 : 225-270

Sutariati GAK, Khaeruni A. 2013. Seed Biomatriconditioning Using Rhizobacteria for Growth Promotion and Increase the Yield of Sorghum (Sorghum bicolour (L.) Moench) on Marginal Soil. Agricultural Science Research Journal, 3(3):85-92.

Sutariati GAK, Wahid A. 2012. Karakter Fisiologis dan Kemangkusan Rizobakteri Indigenus Sulawesi Tenggara sebagai Pemacu Pertumbuhan Tanaman Cabai. Jurnal Hortikultura, 22(1): 57-64.

Yuwono M.W., 2015. Membangun Kesuburan Tanah Di Lahan Marginal. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan Vol. 9 No. 2 (2015) p: 137-141. Akses tanggal 23 Agustus 2019