HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DENGAN KINERJA PENDAMPING DALAM PROGRAM GERNAS KAKAO (KASUS KABUPATEN POLEWALI MANDAR, SULAWESI BARAT)

Nurul Mukhlishah

Abstract


Manfaat motivasi yang utama adalah menciptakan gairah kerja, sehingga produtivitas kerja meningkat. Sedangkan, manfaat yang diperoleh karena bekerja dengan orang-orang yang termotivasi adalah pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat. Motivasi diharapkan mampu menumbuhkan kinerja pendamping, oleh karena itu menjadi perlu untuk dikaji bagaimana hubungan motivasi kerja pendamping Program Gernas dengan kinerja pendamping. Penelitian ini dilaksanakan di organisasi pelaksana program Gernas Kakao, yaitu Unit Pelayanan Pembinaan (UPP) Gernas yang berkantor di Sekretariat Program Gernas Kakao, di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Pengambilan data dilaksanakan mulai dari April-Mei 2014. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, pengisian kuesioner, dan wawancara. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa Motivasi tingkat kebutuhan fisiologis memiliki hubungan positif dan nyata dengan dengan kualitas kerja pendamping, tingkat kebutuhan fisiologis memiliki hubungan positif dan nyata dengan kuantitas kerja pendamping, tingkat kebutuhan fisiologis berhubungan positif dengan ketepatan waktu pendamping, indikator tingkat kebutuhan prestasi memiliki hubungan positif dan nyata dengan dengan kualitas kerja pendamping, tingkat kebutuhan prestasi berhubungan positif dengan kuantitas kerja pendamping, tingkat kebutuhan prestasi memiliki hubungan positif dan sangat nyata dengan ketepatan waktu pendamping dalam bekerja, tingkat kebutuhan prestasi memiliki hubungan positif dan nyata dengan kinerja pendamping, serta tingkat kebutuhan harga diri memiliki hubungan positif dan nyata dengan kualitas kerja pendamping.

Keywords


motivasi, kinerja, pendamping

Full Text:

PDF

References


Anugrah ID., Amir MY., Balqis. 2013. Hubungan Motivasi dengan Kinerja Petugas Kesehatan di Puskesmas Batua Kec. Manggala Kota Makassar. http://repository.unhas.ac.id Diakses tanggal 12 Desember 2017.

Artatanaya. 2013. Pengaruh Pendidikan, Pengalaman Kerja, dan Komunikasi terhadap Kinerja Sekretaris General Manager pada Hotel Bintang Lima di Bali. Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan. 9(2):1-12.

Deikme P. 2013. Motivasi kerja dan budaya organisasi pengaruhnya terhadap kinerja pegawai bagian keuangan Sekda Kabupaten Mimika. Jurnal EMBA. 1(3):980-986.

Dharma, A. 2003. Manajemen Supervisi: Petunjuk Praktis Bagi Para Supervisor. Edisi Revisi. Cetakan kelima. Jakarta. Raja Grafindo Persada.

Gomes, Faustino Cardoso. 2003. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta. Andi.

Hasibuan, Malayu S. P. 2001. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta. PT. Bumi Aksara.

Mangkunegara, AP. 2009. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Muflichatun. 2006. Hubungan antara Tekanan Panas Denyut Nadi dan Produktivitas Kerja pada Pekerja Pandai Besi Paguyuban Wesi Aji Donorejo Batang. Skripsi. Fakultas Ilmu Kesehatan. Universitas Negeri Semarang.

Rahmawani. 2008. Hubungan Motivasi Berprestasi dengan Prestasi Kerja. Skripsi. Fakultas Psikologi. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. Jakarta.

Sitepu., AT. 2013. Beban Kerja dan Motivasi Pengaruhnya terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Bank Tabungan Negara TBK Cabang Manado. Jurnal EMBA. 1(4): 1123-1133.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Bandung. Alfabeta.




DOI: http://dx.doi.org/10.35914/tabaro.v1i2.31

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by:

Faculty of Agriculture

Andi Djemma University of Palopo

Address: Jalan Sultan Hasanuddin No. 15 Palopo, South Sulawesi

Email: editor.jtabaro@unanda.ac.id / miming.mlgke@gmail.com

p-ISSN : 2580-6165

e-ISSN : 2597-8632

JTAS UNANDA PALOPO Indexed by:

 

 

 

Creative Commons License

Journal TABARO UNANDA is licensed an under Creative Commons Attribution 4.0 International.

Web
Analytics 

View Journal TABARO UNANDA My Stats