KAJIAN BIOLOGI DAN EKONOMI PERIKANAN BAWAL PUTIH (Pampus argenteus) DI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) KABUPATEN KEBUMEN, JAWA TENGAH

Penulis

  • Andi Mi'rajusysyakur Muchlis Universitas Andi Djemma

DOI:

https://doi.org/10.55113/fwj.v4i1.1831

Kata Kunci:

Ikan Bawal Putih, Panjang Berat, Fishing ground, MSY, MEY

Abstrak

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui aspek biologi, aspek perikanan, dan aspek ekonomi ikan bawal putih di Kabupaten Kebumen. Data aspek biologi diperoleh dengan melakukan pengukuran panjang dan berat ikan bawal putih yang didaratkan di TPI Kabupaten Kebumen. Sampel ikan yang diambil adalah sebanyak 820 ekor ikan bawal putih, yang dibagi ke 8 (delapan) titik pendaratan ikan di kabupaten Kebumen. Pengambilan sampel ikan dari tiap kapal dilakukan dengan metode sampling acak. Data aspek perikanan dibagi atas dua yaitu data primer dan data sekunder. Pengambilan data primer dilakukan dengan menggunakan wawancara dengan nelayan menggunakan daftar pertanyaan yang telah disiapkan terlebih dahulu. Data ini mencakup data unit penangkapan, fishing ground, metode penangkapan ikan, harga ikan hasil tangkapan dan biaya operasional penangkapan. Pengambilan responden ditentukan dengan aksidental sampel (accidential sample) yaitu teknik pengambilan sampel berdasarkan kebetulan, yaitu siapa saja yang secara kebetulan bertemu dengan peneliti dapat digunakan sebagai sampel, bila dipandang orang yang kebetulan ditemui itu cocok sebagai sumber data (Anshori dan Iswati, 2009). Data sekunder yang diperlukan adalah data berkala (time series) hasil tangkapan dan upaya penangkapan di Kabupaten Kebumen selama 5 (lima) tahun terakhir. Pada bulan Februari berada pada TKG II, Maret berada pada TKG II, III dan V, sedangkan pada bulan April berada pada TKG II, III, dan V. Berdasarkan hasil dari hubungan panjang dan berat, maka diketahui nilai b tertinggi ada pada bulan Maret dengan nilai 3,264, sedangkan nilai b yang terendah berada pada bulan April dengan nilai 3,175. Berdasarkan analisis data statistik upaya dan produksi tahun 2009 – 2013 dengan menggunakan model Schaefer maka didapatkan hasil dugaan potensi lestari sumberdaya ikan bawal di perairan Kabupaten Kebumen yaitu nilai MSY sebesar 376.545 kg/tahun dengan effort optimum (fopt) 241.704 trip/tahun. Kondisi MEY menunjukkan biaya total (Total Cost/TC) yang dikeluarkan oleh unit penangkapan mencapai Rp19.391.840.000,-/tahun dan pendapatan total (Total Revenue/TR) Rp29.189.788.000,-/tahun. Pada kondisi MEY keuntungan terbesar diperoleh dari selisih TR dengan TC yaitu sebesar Rp9.797.948.000,-. Namun jika upaya penangkapan (effort) terus ditambah maka kondisi yang dicapai selanjutnya adalah MSY. Kondisi MSY ini terjadi pada saat upaya penangkapan bertambah sehingga TC akan meningkat dan mengurangi TR. Pada kondisi MSY keuntungan yang diperoleh akan menurun menjadi Rp111.442.554,-/tahun. Apabila eksploitasi penangkapan ikan terus bertambah, kondisi selanjutnya adalah Open Acces Equilibrium (OAE). Pada kondisi OAE terjadi titik impas antara TC dengan TR sehingga tidak memperoleh keuntungan sama sekali. Kondisi OAE ini sering dikenal dengan economic overfishing.

Referensi

Abdurrahman, A. Saru, A. dan Harjito, A. 2008. Model Kebijakan Pemberdayaan Nelayan Bantul Ditinjau dari Perspektif Ekonomi dan Hukum. Jurnal Fenomena Volume 6-Nomor 1-Maret 2008. Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta.

Anshori, M. Iswati, S. 2009. Buku Ajar Metodologi Penelitian Kuantitatif. Airlangga University Press. Surabaya

Ayunita, D. Fatich, U. 2011. Studi Pemasaran Ikan Bawal Putih (Pampus argenteus) di Pelabuhan Perikanan Nusantara Brondong, Kabupaten Lamongan. Jurnal Penelitian Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Semarang

Ayodhyoa, A. U. 1981. Metode Penangkapan Ikan. Yayasan Dewi Sri. Bogor

Dahuri, R. 2001. Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Pesisir dan Lautan secara Terpadu. PT. Pradnya Paramita, Jakarta.

Departemen Kelautan dan Perikanan Provinsi Banten. 2012. Potensi. [online]. http://www.dkp.bantenprov.go.id/read/page-detail/potensi/2/potensi.html [diakses tanggal 15 Januari 2014]

Effendie, M.I. 1979. Metoda Biologi Perikanan. Yayasan Dewi Sri. Bogor

. 2002. Biologi Perikanan. Yayasan Pustaka Nusantara. Yogyakarta

Fauzi, A. 2010. Ekonomi Perikanan Teori, Kebijakan dan Pengelolaan. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta

Ghaffar, M.A. 2006. Optimasi Pengembangan Usaha Perikanan Mini Purse Seine di Kabupaten Jeneponto Provinsi Sulawesi Selatan. Thesis Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor

Ghofar, A. Suradi, S.W. dan Sutri, M.W. 2013. Efektifitas Fasilitas Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pasir dalam Pengelolaan Sumberdaya Perikanan di Kabupaten Kebumen. Jurnal Penelitian, Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro, Semarang

Kuthalingam, M.D.K. 1963.Observations on the Fishery and Biology of the Silver Pomfret Pampus argenteus (Euphrasen) from the Bay of Bangal. Indian Journal of Fisheries. Central Marine Fisheries Research Institute. Mangalore

Mallawa, A. Sudirman. 2004. Teknik Penangkapan Ikan. PT Rineka Cipta. Jakarta

Marahuddin, F. Ian, R.S. 1986. Ekonomi Perikanan Dari Teori Ekonomi ke Pengelolaan Perikanan. PT Gramedia. Jakarta.

Merta, I.G.S. 1993. Hubungan Panjang-Berat dan Faktor Kondisi Ikan Lemuru, Sardinella lemuru Bleeker, 1853 dari Perairan Selat Bali. Jurnal Penelitian Perikanan Laut No.73 Th.1993 Hal. 35-44.

Piper, R., 2010. Re-occurrence of silver pomfret Pampus argenteus in the North Sea. Mar. Biodivers. Rec. 3:e102. [online] http://fishbase.org/Summary/SpeciesSummary.php?ID=491&AT=silver+pomfret [diakses tanggal 20 Januari 2014]

Sparre, P. dan Venema, S.C. 1999. Introduction to Tropical Fish Stock Assessment - Part 1: Manual (Edisi Terjemahan). Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Jakarta.

Soekartawi, 2003, Teori Ekonomi Produksi Dengan Pokok Bahasan Analisis Fungsi Cobb Douglas, Cetakan ke-3, Rajawali Pers, Jakarta

Suadi, Widodo, J. 2008. Pengelolaan Sumberdaya Perikanan Laut. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Tang, W.-C., 1987. Chinese medicinal materials from the sea. Abstracts of Chinese Medicine 1(4):571-600 [online] http://fishbase.org/Summary/SpeciesSummary.php?ID=491&AT=silver+pomfret [diakses tanggal 20 Januari 2014]

Umar, H. 2008. Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis Edisi Kedua. PT Rajagrafindo Persada. Jakarta

Wijayanti, I., 2013. Ikan Demersal dan Ikan Karang. [online] http://www.slideshare.net/hendrawiguna568/ikan-demersal-dan-ikan-karang [diakses tanggal 19 Juni 2014]

Unduhan

Diterbitkan

2023-02-28