Pengaruh Nitrat Substrat Terhadap Pertumbuhan Rumput Laut Gracilaria verrucosa Di Tambak Budidaya Desa Lare-Lare Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan

Patahiruddin Patahiruddin

Abstract


ABSTRAK

Pertumbuhan rumput laut membutuhkan nutrient. Nitrat merupakan salah satu nutrient yang mempengaruhi pertumbuhan dan menjadi unsur hara yang esensial bagi tumbuhan dan algae aquatik serta sangat mempengaruhi tingkat produktivitas perairan. Rumput laut (Gracilaria verrucosa) merupakan salah satu jenis alga merah (Rhodophyta) yang banyak dibudidayakan di tambak dan menjadi bahan dasar penghasil agar. Agar digunakan sebagai pengental yang larut dalam air dan pengemulsi dalam industri makanan, obat-obatan, kosmetik, kertas, tekstil, minyak bumi, dan bioteknologi. Produksi G.verrucosa di tambak dapat mencapai hasil minimal satu ton kering per hektar setiap periode. Tingginya permintaan, harga tinggi, bibit mudah diperoleh dan masa panen yang singkat menjadikan G.verrucosa sebagai salah satu komoditas unggulan di sektor  budidaya perikanan.

Penelitian ini menggunakan metode Metode Morgan-Wolf untuk menganilisis nitrat substrat. Penelitian dilaksanakan pada tahun 2015 di daerah tambak budidaya G.verrucosa di Desa Lare-Lare Kecamatan Ponrang Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian dilakukan selama 40 hari. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kandungan nitrat di substrat tambak yang memberikan pengaruh terbaik terhadap pertumbuhan G.verrucosa. Dengan adanya kegiatan penelitian ini, diharapkan dapat memberikan informasi tambahan tentang kegiatan budidaya G.verrucosa, sehungga kegiatan budidaya yang dilakukan dapat meningkatkan produksi yang akan mempercepat terjadinya perubahan-perubahan kondisi social sebagai akibat dari peningkatan pendapatan petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan nitrat di substrat memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan G.verrucosa tetapi pengaruhnya tidak signifikan. Bukti pengaruh tersebut terlihat dari adanya pengurangan jumlah nitrat pada setiap pengukuran kandungan nitrat.

 

Kata kunci : Pertumbuhan, unsur hara, nitrat, substrat, kandungan agar.

 

 

ABSTRACT

Seaweed growth requires nutrients. Nitrate is one of the nutrients that affect growth and is an essential nutrient for plants and aquatic algae and greatly affects the level of aquatic productivity. Seaweed (Gracilaria verrucosa) is one type of red algae (Rhodophyta) which is widely cultivated in ponds and is the basis for producing agar. Agar is used as a water-soluble thickener and emulsifier in the food, medicine, cosmetics, paper, textile, petroleum, and biotechnology industries. G.verrucosa production in ponds can reach at least one dry ton per hectare per period. High demand, high prices, easy to obtain seeds and a short harvest period make G.verrucosa as one of the leading commodities in the aquaculture sector.

This dedication uses the counseling method implemented on 30 February 2019 with the aim of introducing effective and efficient G.verrucosa cultivation technology. With the presence of community service activities, it is hoped that there will be an increase in the participation of G.verrucosa farmers in counseling activities aimed at facilitating the community (target) in implementing production strategies to accelerate changes in social, political and economic conditions so that they can (in the long term) increase their level personal life and G.verrucosa cultivator community in Lakawali, East Luwu Regency, South Sulawesi. The impact and benefits of this activity are an increase in knowledge, skills, and attitudes of G.verrucosa farmers. The success of the extension activity was marked by the emergence of active participation of G.verrucosa farmers in adopting G.verrucosa cultivation technology.


Keywords: Growth, productivity, agar content, extension, cultivation technology.

Full Text:

PDF

References


Alamsjah, M.A., N.O Ayuningtiaz., dan S. Subekti. 2010. Pengaruh lama penyinaran terhadap pertumbuhan dan klorofil a Gracilaria verrucosa pada sistem budidaya indoor. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 2 No. 1: 21-30

Alifatri, L. 2012. Laju pertumbuhan dan kandungan agar Gracilaria verrucosa dengan perlakuan bobot bibit terhadap jarak tanam di tambak balai layanan usaha produksi perikanan budidaya Karawang. Jawa Barat. Skripsi. IPB. Bogor.

Anggadiredja, J.T., Zatnika, A., Purwoto, H., dan Istini, S. 2006. Rumput laut; pembudidayaan, pengolahan dan pemasaran komoditas perikanan potensial. Penebar Swadaya. Jakarta.

Bay Of Bengal Programme. (1989). Gracilaria production and utilization in the bay of bengal region. Report of a seminar held in Songkhla. Thailand. 108 pp

Buschmann, A.H., D. Varela., M. Cifuentes., M.C. Hernandez-Gonzalez., L. Henriquez.,R. Westermeier., and J.A. Correa. 2004. Experimental indoor cultivation of the carrageenophytic red algae Gigartina skottsbergii. Aquaculture 241: 357-370

Effendi, H. 2003. Telaah kualitas air bagi pengelolaan sumber daya dan lingkungan perairan. Kanisisus. Yogyakarta

Glenn, E.P., and M.S. Doty. 1990. Growth of seaweed Kappaphycus alvarezii, Kappaphycus striatum and Eucheuma denticulatum as effeted by enviroment in Hawaii. Aquaculture 84: 245-255

Ghomez, K.A., and Ghomez, A.A. 2010. Prosedur statistik untuk penelitian pertanian. Edisi kedua. UIP.Jakarta. 698 hlm.

Gordillo, F.J.L., M.J. Dring., and G. Savidge. 2002. Nitrate and phosphate uptake characteristics of three species of brown algae cultured at low salinity. Marine Ecology Progress Series Vol. 234: 111-118

Martinez, B., and J.M. Rico. 2004. Inorganic nitrogen and phosphorous uptake kinetics in Palmaria palmata (Rhodophyta). Journal of Phycology 40: 642-650

Latif, I. 2008. Pengaruh pemberian pupuk terhadap pertumbuhan, produksi dan kandungan karagenan rumput laut kappaphychus striatum. http://www.unhas.ac.id. Diakses tanggal 17 November 2014.

Nybakken, J.W. 1988. Biologi laut, suatu pendekatan ekologi. Terjemahan. Gramedia Jakarta. 459 hal.

Patahiruddin. 2015. Pengaruh kerapatan bibit terhadap pertumbuhan rumput laut (Gracilaria verrucosa (Hudson) Papenfuss) di tambak budidaya Kabupaten Luwu Sulawesi Selatan. Tesis.

Rejeki, S., R.W.Ariyati,. L.L. Widowati., and R.H. Bosma. 2018. The effect of three cultivation methods and two seedling types on growth, agar content and gel strength of Gracilaria verrucosa. Egyptian Journal of Aquatic Research 44. 65–70.

Tijssen, S.B., M. Mulder and F.J. Wetsteyn. 1990. Production and Consumption Rates of Oxygen, and Vertical Oxygen Structure in the upper 300 m in the eastern Banda Sea During and After the Upwelling Season, August 1984 and February/ March 1985. –Proc. Snellius-II Symp., Neth. J. Sea Res. 25: 485 - 499

Tomokazu, N., Y. Kosuke., D. Aki., and W. Yoso. 2004. Nitrate and phosphate uptake rates of Sargassum patens and Sargassum siliquastrum. Kyoto Furitsu Kaiyo Senta Kenkyu Hokoku, vol. 26. Japan. Page 21-29.

Widyorini, N. 2010. Analisis pertumbuhan Gracilaria sp. di tambak udang ditinjau dari tingkat sedimentasi. Jurnal Saintek Perikanan Vol. 6 No. 1: 30-36


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by:

Fakultas Perikanan Unanda

jurnalperikanan.unanda@gmail.com