ANALISIS PEMBERIAN EKSTRAK DAUN KETAPANG (Terminalia catappa Linn) TERHADAP LAJU PERTUMBUHAN RUMPUT LAUT Gracilaria sp

Andi Rahmi Zulkarnain, Irman Halid, Ummi Maksum Marwan

Abstract


ABSTRAK

Budidaya Gracilaria sp. banyak dilakukan untuk memenuhi dan meningkatkan produksinya, namun demikian masih banyak ditemukan kendala sehingga hasil produksinya belum stabil. Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan rumput laut adalah dengan penambahan bahan alami yaitu ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa Linn) untuk mengoptimalkan pertumbuhan Gracilaria sp. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa Linn) dengan dosis yang berbeda (100 ml, 150 ml dan 200 ml) terhadap laju pertumbuhan Gracilaria sp. Penelitian ini dilaksanakan di unit percobaan tambak rumput laut milik salah satu petani rumput laut di Kota Palopo dari bulan Agustus sampai September 2019. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental riset dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Penimbangan bobot Gracilaria sp. dilakukan setap 10 hari selama 40 hari waktu penelitian. Kualitas air meliputi suhu, pH dan salinitas yang diukur secara bersamaan tiap pengambilan sampel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak daun ketapang tidak berbeda nyata terhadap laju pertumbuhan Gracilaria sp. namun secara deskriptif laju pertumbuhan tertinggi terdapat pada perlakuan A (100 ml) yaitu sebesar 2,45%.

 

Kata Kunci: Ekstrak, Daun Ketapang, Pertumbuhan, Rumput Laut

 

 

ABSTRACT

Cultivation of Gracilaria sp. done a lot to fulfill and increase production, however, there are still many obstacles so that their products are not yet stable.One effort to increase seaweed growth is the addition of natural ingredients that is ketapan leaf extract (Terminalia catappa Linn) to optimize the growth of Gracilaria sp. This study aimed to determine the effects of extracts of leaves of Ketapang (Terminalia catappa Linn) at different doses (100 ml, 150 ml and 200 ml) to the growing rate of Gracilaria sp. This study was conductedThe experimental unit seaweed farms belonging to one of the seaweed farmers in Palopo from August to September 2019. This study used an experimental method of research with a randomized block design (RAK). Weighing the weight of Gracilaria sp. do setap 10 days during the 40 day study period. Water quality include temperature, pH and salinity were measured simultaneously for each sample. The results showed that the leaf extract was not significantly different ketapan to the growing rate of Gracilaria sp. but descriptively highest growth rates are in treatment A (100 ml) that is equal to 2.45%.

 

Keywords: Extract, Leaf Ketapang, Growth, Seaweed

Full Text:

PDF

References


Anton, 2017. “Pertumbuhan dan Kandungan Agar Rumput Laut (Gracilaria spp) Pada Beberapa Tingkat Salinitas”. Jurnal Airaha, 6(2): 054-64.

Badruddin, Boedi, S.J. 2014. Seri Panduan Perikanan Skala Kecil. Budidaya Rumput Laut Gracillaria sp di Tambak. WWF Indonesia.

Deskirendi. 2018. “Analisis Pemberian Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia Catappa) Terhadap Laju Pertumbuhan Rumput Laut Kappaphycus alvarezii di Perairan Pesisir Kecamatan Burau”. (Skripsi). Universitas Andi Djemma Palopo

Ditjenkan Budidaya, 2005. Profil Rumput Laut Indonesia Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Departemen Perikanan dan Kelautan, Jakarta.

I Made Dwi I., H.M. Ediman., Mennofatria, B. 1993. “Laju Pertumbuhan Gracilaria Lichenoides (L) GMEL dan Gracilaria gigas HARV. Pada Salinitas Berbeda”. Jurnal Ilmu-ilmu Perairan dan Perikanan Indonesia. 1(2): 68-74.

Mustafa, A., Tarunamulia dan Sammut, J. 2008. Klasifikasi Kesesuaian Lahan untuk Budidaya Tambak di Indonesia. Balai Riset Perikanan Budidaya Air Payau. Maros.

Puja. 2001. “Teknologi Budidaya Rumput Laut Kappaphycus alvarezii”, Balai Budidaya Laut Lampung.

Puncomulyo, 2006. “Budidaya dan Pengolahan Rumput Laut. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan”, Jakarta.

Saesar., Agung T., dan Sri R. 2014. Kuantitas dan Kualitas Rumput Laut Gracilaria sp. Bibit Hasil Seleksi Dan Kultur Jaringan Dengan Budidaya Metode Longline di Tambak. Jurnal Perkanan 3(2): 150-158

Verdegam, M and Edding, 2010. Aquaculture Production System. Lectur Note. Aquaculture And Fisheries Wagenigem University


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by:

Fakultas Perikanan Unanda

jurnalperikanan.unanda@gmail.com