ANALISIS PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN AGAR RUMPUT LAUT Gracilaria sp. DENGAN LOKASI BERBEDA DI PERAIRAN PESISIR KABUPATEN LUWU

Andika Putra Syam, Suardi Suardi, Marhayana Syarifuddin

Abstract


ABSTRAK

            Rumput laut Gracilaria sp. merupakan salah satu jenis rumput laut penghasil agar-agar yang sudah berhasil dibudidayakan di tambak dan banyak dihasilkan di Indonesia. faktor penting yang sangat menentukan keberhasilan usaha budidaya rumput laut salah satunya adalah tingkat pertumbuhan yang baik. Sedangkan kualitas rumput laut sangat ditentukan oleh kandungan agar, yang merupakan produk dari hasil fotosintesis rumput laut (Alamsjah et al.2010). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui laju pertumbuhan dan kandungan agar rumput laut Gracilaria sp. pada lokasi berbeda di Kabupaten Luwu. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 24 Agustus – 5 Oktober 2019 di tambak Kabupaten Luwu, yakni pada lokasi Desa Paconne, Bassiang Timur dan Cimpu. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan analisis deskriptif. Hasil pengukuran di lokasi penelitian menunjukkan bahwa laju pertumbuhan rumput laut Gracilaria sp. tertinggi terdapat pada lokasi Paconne dengan pertumbuhan rata-rata sebesar 3.89 %/hari, sedangkan kandungan agar tertinggi terdapat di lokasi Cimpu sebesar 28.74 %/hari.

 

Kata Kunci : Gracilaria sp, pertumbuhan, kandungan agar.

 

 

ABSTRACT

Seaweed Gracilaria sp. is one type of agar seaweed that has been successfully cultivated in ponds and is widely produced in Indonesia. One of the most important factors that determine the success of a seaweed cultivation business is the good growth rate. While the quality of seaweed is largely determined by the agar content, which is a product of seaweed photosynthesis (Alamsjah et al. 2010). The purpose of this study was to determine the rate of growth and content of seaweed Gracilaria sp. at different locations in Luwu Regency. This research was conducted on August 24 - October 5, 2019 in the pond of Luwu Regency, namely at the locations of Paconne Village, East Bassiang and Cimpu. This study used an experimental method with descriptive analysis. The measurement results at the study site showed that the growth rate of Gracilaria sp. the highest is in the Paconne location with an average growth of 3.89% / day, while the highest agar content is in the Cimpu location of 28.74% / day.

 

Keywords: Gracilaria sp, growth, agar content.

Full Text:

PDF

References


dan S. Subekti. 2010. Pengaruh Lama Penyinaran Terhadap Pertumbuhan dan Klorofil A Gracilaria Verrucosa Pada Sistem Budidaya Indoor. Jurnal Ilmiah Perikanan dan Kelautan Vol. 2 No. 1: 21-30

Alifatri, L.O. 2012. Laju pertumbuhan dan kandungan agar Gracilaria verrucosa dengan perlakuan bobot bibit terhadap jarak tanam di tambak balai layanan usaha produksi perikanan budidaya Karawang, Jawa Barat. Skripsi. Departemen Ilmu dan Teknologi Kelautan. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Amalia, D. R. N. 2013. Efek Temperatur Terhadap Pertumbuhan Gracilariaverrucosa [Skripsi]. Universitas Jember. Jember.

Andarias, I, 1991. Pengaruh Pupuk Urea dan TSP Terhadap Produksi Klekap. Desrtasi Pascasarjana Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Anggadireja JT, Zalnika A, Purwoto H, Istini S. 2006. Rumput Laut. Jakarta:Penebar Swadaya

Aslan LM. 2003. Rumput Laut. Jakarta (ID): Kanisius.

Aslan, L. M. 1998. Budidaya Rumput Laut. Kanisius. Yogyakarta.

Asni, A. 2015. Ananlisi Produksi Rumput Laut (Kappaphycus alvarezii) Berdasarkan Musim dan Jarak Lokasi Budidaya di Perairan Kabupaten Bantaeng. Jurnal Akuatika. 6(2) : 140 – 153.

Badruddin, Boedi, S.J. 2014. Better Management Practices. Seri Panduan Perikanan Skala Kecil. Budidaya Rumput Laut Gracillaria sp di Tambak. WWF Indonesia.

Chandrkrachang, S., and C.J. Chinadit. 1988. Seaweed production and processing a new approach. Infofish International No. 4 88: 22-25

Ditjenkanbud, 2006. Profil Rumput Laut Indonesia Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Departemen Perikanan dan Kelautan, Jakarta.

Effendie, M.I. 1979. Metode Biologi Perikanan. Yayasan Dewi Sri Bogor, Bogor, 112 hlm.

Fattah, N. 2011. Analisis Performa Biologis dan Kualitas Jenis Kappaphycus alvarezii pada Kondisi Perairan Yang Berbeda. Tesis. Pasca Sarjana. Universitas Hasanuddin. Makassar.

Glicksman, M. 1986. Utilisation of seaweed in hydrocolloids in the food industry. 12th International Seaweed Symposium edited by M.A. Ragan and C.J. Baird. Netherlands. 31-47.

Hasan, Muhammad Rizky Et. al,. 2015. Pengaruh Bobot Awal yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Gracilaria sp. yang Dibudidayakan dengan Metode Longline di Perairan Tambak Terabrasi Desa Kaliwlingi Kabupaten Brebes. Brebes

Latif, I. 2008. Pengaruh pemberian pupuk ter- hadap pertumbuhan, produksi dan kan- dungan karageenan rumput laut Kappa- phychus striatum. Jurnal agrisains. Vol 2 (2): 101-104.

Lideman, Gregory N. Nhisihara, Tadahide Noro and Ryuta Terada. 2013. Effect of Temperature and Light on the Photosynthesis as and Kappaphycus sp (Strain sumba) from indonesia. Journal of Applied Phycology, Vol. 25 No.25

Nhoung, H.H., 1981. Gracilaria Culture in Vietnam. Report on The Training Course on Gracilaria Algae . The Marine Sciences Centre. University of The Philippines. South China Sea Fisheries Development and Coordinating Program. Manila Philippines.

Pamungkas, K.T. 1987. Mempelajari korelasi Antara umur panen dan kandungan karaginan dan senyawa-senyawa lainnya pada Eucheuma spinosium. Karya Ilmiah. Fakultas Perikanan Jurusan Pengolahan Hasil Perikanan. Institut Pertanian Bogor.Bogor.

Patadjai, R.S. 2007. Pertumbuhan, Produksi dan Kualitas Rumput Laut Kappaphycus Alvarezii (Doty) pada Berbagai Habitat Budidaya yang Berbeda. Program Pascasarjana Unhas. Makassar

Ritawati, 1990. Laju pertumbuhan rumput laut Gracilaria lichenoides (L) berdasarkan kedalaman dan jarak tanam. Skripsi (tidak di publikasikan). Program Sarjana, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Samsuari. 2006. Kajian Ekologis dam Biologi untuk Pengembangan Budidaya Rumput laut (Euchemma cottoni) di Kecamatan Kupang Barat Kabupaten Kupang Propinsi Nusa T e n g g a r a T i m u r


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Published by:

Fakultas Perikanan Unanda

jurnalperikanan.unanda@gmail.com