STRATEGI PENGEMBANGAN KOMODITAS KAKAO DI KABUPATEN LUWU UTARA
DOI:
https://doi.org/10.35914/ilagaligo.751Keywords:
Strategi Pengembangan, Komoditas KakaoAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pengembangan program komoditas kakao di Kabupaten Luwu Utara. Strategi yang dimaksud berupa isi program cukup jelas, mudah dimengerti, dan dapat diimplementasikan kedalam bentuk kegiatan pengembangan komoditas kakao. Terjadinya konsistensi kegiatan dengan program, program dengan kebijakan, dan konsistensi antara kebijakan dengan visi dan misi ke 4 yang termuat dalam RPJMD Kabupaten Luwu Utara. Ruang lingkup penelitian ini adalah menganalisis komoditas kakao yang memiliki potensi dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Luwu Utara dengan menggambarkan strategi program pengembangan komoditas kakao di Kabupaten Luwu Utara dengan menggunakan analisis deskriptif melalui wawancara dan studi dokumen kemudian merumuskan strategi pengembangan komoditas kakao dengan metode Internal Factor Analysis Summary (IFAS), External Factor Analysis Summary (EFAS) melalui metode analisis SWOT. Adapun strategi yang akan dihasilkan meliputi : (1) strategi SO, yaitu memanfaatkan seluruh kekuatan untuk merebut dan memanfaatkan peluang sebesar-besarnya; (2) strategi ST, yaitu menggunakan kekuatan yang dimiliki untuk mengatasi ancaman; (3) strategi WO, yaitu pemanfaatan peluang yang ada dengan cara meminimalkan kelemahan yang ada; (4) strategi WT, meminimalkan kelemahan yang ada serta menghindari ancaman.Tahapan penelitian meliputi; perumusan masalah program perkakaoan, identifikasi berbagai program yang terkait dengan kegiatan perkakaoan, analisis faktor internal (Peta wilayah, Luas Lahan Kakao, Luas Lahan Perkebunan, Produksi Kakao, Produksi Perkebunan), analisis faktor internal (Serangan hama penyakit, Informasi bencana alam / banjir, Informasi tentang faktor ekonomi dan pasar).Penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran kepada pemerintah daerah Kabupaten Luwu Utara dalam menyusun rencana strategi pengembangan kakao di Kabupaten Luwu Utara dan laporan kajian ini dapat menjadi referensi pengembangan perkakaoan pada wilayah Kabupaten Luwu Utara. Hasil akhir penelitian selanjutnya diharapkan termuat dalam jurnal nasional terakreditasi.ÂReferences
Adisasmita, R. 2011. Manajemen Pemerintah Daerah. Graha Ilmu. Yogyakarta.
Azhari,M.H., Yantu,M.R., Asih,D.N. 2013. Pengembangan Strategi Pemasaran Produk Gula Tapo (Studi Kasus Di Desa Ambesia Kecamatan Tomini Kabupaten Parigi Moutong). Agrotekbis. 1 (1) : 81-92.
Effendi,A.H.R. 2009. Strategi Pengembangan Industri Kakao di Propinsi Sulawesi Selatan. Tesis tidak diterbitkan. Makassar: Program Pascasarjana UNHAS.
Krisnawati, R. 2012. Strategi Pengembangan Komoditas Basis Tanaman Pangan dalam Pembangunan Daerah di Kabupaten Maros.Tesis tidak diterbitkan. Makassar: Program Pascasarjana UNHAS.
Prharsanto, Iswanu. 2014. Kinerja Program Pengembangan Komoditas Kakao Di Kabupaten Luwu Utara. Tesis tidak diterbitkan. Makassar: Program Pascasarjana UNHAS.
Purwanto, H. 2013. Pengembangan Industri Kecil Pengolahan Kakao di Luwu Raya. Tesis tidak diterbitkan. Makassar: Program Pascasarjana UNHAS.
Rangkuti, F. 2003. Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. PT.Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Rauf, Y. 2012. Strategi Pengembangan Klaster Industri Kakao Di Kota Palopo. Tesis tidak diterbitkan. Makassar: Program Pascasarjana UNHAS.
Satries, W.I. 2011. Efektifitas Program Pemberdayaan Pemuda Pada Organisasi Kepemudaan Al Fatih Ibadurrohman Kota Bekasi. Tesis tidak diterbitkan. Salemba: Program Pascasarjana Universitas Indonesia.
