PENGARUH PEMBERIAN UDANG REBON (Acetes sp.) KERING TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP IKAN BAWAL (Colossoma macropomum)

Authors

  • Rapida Rapida Universitas Andi Djemma
  • Jurniati Jurniati Universitas Andi Djemma
  • Harfika Sari Baso Universitas Andi Djemma
  • Siswati Siswati Universitas Andi Djemma

DOI:

https://doi.org/10.55113/ejoa.v1i1.1718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan bawal (Colossoma macropomum) dengan formulasi pakan udang rebon (Acetes sp.) kering yang berbeda.  Ikan bawal air tawar merupakan salah satu komoditas perikanan air tawar yang memiliki nilai ekonomis penting.  Ikan bawal air tawar banyak dibudidayakan karena proses produksinya yang cukup singkat dan termasuk jenis ikan yang tahan terhadap serangan penyakit.  Pakan merupakan sumber energi bagi ikan untuk bergerak, tumbuh dan bertahan terhadap penyakit.  Udang rebon (Acetes sp.) adalah salah satu hasil laut dari jenis udang-udangan namun dengan ukuran yang sangat kecil dibandingkan dengan jenis udang-udangan lainnya.  Adapun metode yang digunakan adalah metode rancangan acak lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 3 ulangan.  Penelitian dilakukan selama 42 hari, parameter yang diamati adalah pertumbuhan, kelangsungan hidup dan konversi pakan.  Dengan dosis pada perlakuan A = udang rebon 25%+75% pellet, B = udang rebon 50%+50% pellet dan C = udang rebon 75% +25% pellet.

References

Adewolu M.A, C.A Adenji, A.B Adejobi. 2008. Feed utilization, growth and survival of Clarias gariepinus (Burchell 1882) fingerlings cultured under different photoperiods. Aquaculture. 283 : 64-67.

Arie, U. 2005. Budidaya Bawal Air Tawar (untuk Konsumsi dan Hasil). Penebar Swadaya, Jakarta.

Bugri, J. 2006. Pengaruh Padat Penebaran Terhadap Kelangsungan Hidup Dan Pertumbuhanbenih Ikan Gurame (Osphronomus goramy) LAC. Ukuran 2 CM Skripsi. Institut Pertanian Bogor (tidak dipublikasikan).

Pertumbuhan Ikan Nila Larasati ( Oreochromis niloticus) di Tambak dengan Pemberian Ransum Pakan dan Padat Penebaran yang Berbeda. Jurnal Kelautan Tropis. 19(2): 131-142.

Effendi, 2002. Bilogi Perikanan. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusantara. Bogor.

Effendie I. 2004. Pengantar Akuakultur. Jakarta: Penebar Swadaya.

Fujaya, Y. 2002. Fisiologi ikan. Dasar-dasar pengembangan teknologi perikanan. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Depdiknas, Jakarta, 139 hlm.

Hakim, L. L. 2009. Upaya Forum Lingkar Kampus Kembangbiakan Ikan Bawal (2-habis): Mudah Dibudidayakan. Punya Nilai Ekonomis Tingg. Didownload dari hhtp://www.radar-bogor.co.id. Tanggal 3 Maret 2021.

Hoar, W. S. 1979. Fish Physiology Vol. III Bionergetics and Growth. Academic Press. New York. 70.

Khairuman dan K. Amri. 2009. Bisnis dan Budidaya Intensif Bawal Bawal Air Tawar. Gramedia. Jakarta . 105 hlm.

Kordi, K. M. G. H., 2010. Budidaya Bawal Air Tawar di Kolam Terpal. Penerbit ANDI. Yogyakarta.

Kusriani, p. widjanarko, N. Rohmawati. 2012. Uji pengaruh sublethal pestisida diazinon 60 EC terhadap rasio konversi pakan (FCR) dan dan pertumbuhan ikan Mas (Cyprinus carpio L). Jurnal Penelitian Perikanan, 1(1):36-42.

Madinawati, N., Serdiati dan Yoel. 2011. Pemberian pakan yang Berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup Benih Ikan Lele Dumbo (Clarias gariepinus). Media litbang Sulteng IV (2):83-87

Martin ,S. N and Gunzman E. C. 1994. Effect of drying method of bovine biod on the performance io growing diets for tambaqui Colossoma macropomum Cuvier 1818 (Caracoidea): feeding on artificial diets. Aquaculture. 12(4): 6

Marzuki, 2002, Metodelogi Riset, Yogyakarta: Aditya Medika

Marzuki, M. Astuti, N.W.W, Ketut Suwirya, 2012, Pengaruh kadar protein dan rasio pemberian pakan terhadap pertumbuhan ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus). Teknologi Kelautan Tropis. Bali. 1(4) 55-65.

Minggawati, I, 2006. Pengaruh Padat Penebaran yang Berbeda Terhadap Pertumbuhan Ikan Nila GIFT (Oreochromis sp)yang dipelihara dalam Baskom Plastik. Journal of Trofical Fisheries. 1(2):119-125

Mudjiman, A. 2003. Makanan Ikan. Penebar Swadaya. Jakarta.197 Hal

Mudjiman, 2011. Makanan Ikan. Penerbit Swadaya. Jakarta

Murtidjo, B. A. 2001. Pedoman Meramu Pakan Ikan. Kanisius.Yogyakarta. 128 hlm.

Narimawati, Umi, 2008, Metodologi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif, Teori dan Aplikasi. Bandung: Agung Media

Pillary TVR 2004. Budidaya dan Itu Lingkungan. Kedua Edisi. Inggris: Penerbitan Blackwell.

Santoso, L. dan Agusmansyah. 2011. Pengaruh Subtitusi Tepung Kedelai Dengan Tepung Biji Karet Pada Pakan Buatan Terhadap Pertumbuhan Ikan Bawal Air Tawar (Colossoma macropomum). Jurnal Perikanan Terubuk. Pekanbaru. 39 (2):4-50.

Sinaga, D., Syammaun, U. Nurmatias. (2015). Tingkat Penggunaan Azolla pinnata pada Pakan Terhadap Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan. Fakultas Pertanian. Universitas Sumatra Utara.

Steffens, W. 1989. Beberapa sifat biologis dan ekologis ikan semah (Tor douronensis) di Danau Kesrinci dan Sungai Meragin. Jurnal Penelitian Indonesia, 5(4): 1-6

Subhan, R.Y. 2014 Penebaran Sistem Resirkulasi Pada Proses Domestikasi Ikan Juaro, Skripsi, Fakultas Perikanan san Kelautan. Universitas riau. Pekanbaru.

Sukoso. 2002. Pemanfaatan Mikroalga dalam Industri Pakan Ikan. Agritek YPN. Jakarta.

Sulistyaansyah, Y. 2013. Pengaruh Pemberian Kalsium Karbonat (CaCo3) Pada Media Bersalinitas Untuk Pertimbuhan Ikan Bawal Air Tawar (Colossoma macropomum) Skripsi. Institut Pertanian Bogor (tidak dipublikasikan).

Wulandari, A. R. 2006. Perairan salinitas terhadap kelangsungan hidup dan Pertumbuhan Benih Ikan Bawal Air Tawar (Colossoma macropomum). Skripsi. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan. Institut Pertanian Bogor

Zhang, Li-Li. Q. C. Zho, Y. Q. Cheng. 2009. Effect of dietary carbohydrate level on growth performance of juvenil spotted Babylon (Babylonia areolata Link 1807). Aquaculture 295 (3-4): 238-242.

Downloads

Published

2023-01-12