INVESTIGASI DAMPAK DIMENSI BUDAYA HOFSTEDE TERHADAP MINAT MAHASISWA MENJADI WHISTLEBLOWER (STUDI KASUS MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI DAN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SARJANAWIYATA TAMANSISWA)
DOI:
https://doi.org/10.35914/jemma.v7i2.2965Keywords:
kolektivisme, long term orientasi, power distanceAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh dimensi budaya Hofstede terhadap minat mahasiswa menjadi whistleblowing, dengan studi kasus pada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Fakultas Teknik UST. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 200 responden mahasiswa dari kedua fakultas tersebut. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk melihat bagaimana dimensi budaya seperti power distance, kolektivisme dan long term orientation mempengaruhi minat mahasiswa dalam melaporkan penyimpangan atau tindakan tidak etis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kolektivisme dan long term orintation memiliki pengaruh signifikan positif terhadap minat menjadi whistleblowing, sementara power distance tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini memberikan wawasan penting mengenai faktor budaya yang memengaruhi perilaku etis mahasiswa, khususnya dalam konteks pelaporan penyimpangan di lingkungan akademis.References
Cheema, M. U. (2019). An Examination of Whistleblowing from National and Organisational Culture Perspectives and its Association With Employees’ Work-Related Attitudes.
Christyawan, A. F., & Hapsari, A. N. S. (2021). Whistleblowing dan Alasan Mahasiswa Melakukannya. COSTING: Journal of Economic, Business and Accounting , 5(1), 423–439.
Efendi, A., & Nuraini. (2019). Pengaruh Perlindungan Hukum, Orientasi Etika Idealisme, Orientasi Etika Relativisme Dan Retaliasi Terhadap Intensi Whistleblowing (Survei Pada Mahasiswa Universitas Negeri Di Provinsi Aceh). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi (JIMEKA), 4(3), 504–519.
Finandari, D., & Wijayanto, T. (2017). Analisis Pengaruh Dimensi Budaya Terhadap Niat Melakukan Whistleblowing: Perbandingan Antara Mahasiswa dan Engineer. Jurnal Teknosains, 6(1), 44. https://doi.org/10.22146/teknosains.27104
Gao, J., Greenberg, R., & Wong-On-Wing, B. (2015). Whistleblowing Intentions of Lower-level Employees: The Effect of Reporting channel, bystanders, and Wrongdoer Power Status. Journal of Business Ethics, 126(1), 85–99.
Hofstede, G. (1983). The Cultural Relativity of Organizational Practices and Theories. Journal of International Business Studies, 14, 75–89. www.jstor.org
Indonesia Corruption Watch. (2023, July 4). Pola-Pola Korupsi di Perguruan Tinggi. Https://Antikorupsi.Org/.
Indriasari, I., & Zulaikha. (2023). The Effect of Power Distance, Trust and the Role of Professional Commitment as Mediator on Whistleblowing Intentions. In Proceedings of the 3rd Annual Conference of Education and Social Sciences (ACCESS 2021) (pp. 267–275). Atlantis Press SARL. https://doi.org/10.2991/978-2-494069-21-3_29
Nurharjanti, N. N. (2017). Persepsi Mahasiswa dalam Mengurangi Fraud Akademik: Whistleblowing Sistem. Jurnal Akuntansi Dan Bisnis, 17(1).
Pangestu, F., & Rahajeng, D. K. (2020). The Effect of Power Distance, Moral Intensity, and Professional Commitment on Whistleblowing Decisions. Journal of Indonesian Economy and Business, 35(2), 144–162. http://journal.ugm.ac.id/jieb
Puni, A., & Hilton, S. K. (2020). Power distance culture and whistleblowing intentions: the moderating effect of gender. International Journal of Ethics and Systems, 36(2), 217–234.
Rianjani, O. (2023, September 24). LPSK Sebut Kekerasan Perempuan Banyak Terjadi di Kampus. Times Indonesia.
Situmeang, R., Utami, I., & Putra, I. G. C. (2020). Cultural Orientation and Reporting Channels: Experimental Study of Whistleblowing Intentions. The Indonesian Journal of Accounting Research, 23(02), 325–348. https://doi.org/10.33312/ijar.493
Yoo, B., Donthu, N., & Lenartowicz, T. (2011). Measuring Hofstede’s Five Dimensions of Cultural Values at the Individual Level: Development and Validation of CVSCALE. Journal of International Consumer Marketing, 23(3–4), 193–210.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan pada JEMMA | Journal of Economic, Management and Accounting menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan JEMMA | Journal of Economic, Management and Accounting untuk publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi (menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam media atau format apa pun) dan beradaptasi (mencampur) , mentransformasikan, dan membangun di atas bahan) karya untuk tujuan apa pun,
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal, yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di JEMMA | Journal of Economic, Management and Accounting
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.