PENGARUH INFORMASI LABA DAN ARUS KAS TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA

Authors

  • Muhammad Haekal Yunus Universitas Andi Djemma Palopo
  • Abdullah Abdullah STIE NOBEL INDONESIA

DOI:

https://doi.org/10.35914/jemma.v4i2.732

Keywords:

Profit, Cash Flow, Stock Price

Abstract

Abstrak

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pengaruh informasi laba dan arus kas terhadap harga saham perusahaan manufaktur. Metode analisis data yang dipakai untuk menguji hipotesis pada penelitian ini adalah Regresi Linear Berganda serta Teknik Sampel Datanya adalah purposife sampling. Hasil penelitian membuktikan bahwa informasi laba serta arus kas berpengaruh positif kepada harga saham. dengan cara parsial informasi laba berpengaruh secara signifikan kepada harga saham pada tingkat of significance kurang dari 5% , sebaliknya arus kas tidak mempengaruhi  harga saham pada tingkat of significance lebih dari 5%, secara simultan terbukti berpengaruh secara signifikan kepada harga saham industri manufaktur di Bursa Efek Indonesia pada tingkat kurang dari 5%. Informasi laba dipakai oleh penanam modal buat memperkirakan harga saham industri pada industri manufatur yang listing di Bursa Efek Indonesia pada rentang waktu 2015–2019. Adapun arus kas menunjukkan pengaruh yang lemah. Kemampuan prediksi dari variabel laba dan arus kas kepada harga saham sebesar  21,8%.

Kata kunci: Laba, Arus Kas, Harga Saham

Abstract

This study aims to determine the effect of earnings and cash flow information on stock prices of manufacturing companies. The data analysis method used to test the hypothesis in this study was Multiple Linear Regression and the data sample technique was purposive sampling. The research results prove that earnings information and cash flow have a positive effect on stock prices. by means of partial earnings information has a significant effect on stock prices at a level of significance of less than 5%, on the other hand cash flows do not affect stock prices at a level of significance of more than 5%, simultaneously it is proven to have a significant effect on stock prices of the manufacturing industry on the Stock Exchange. Indonesia at a rate of less than 5%. Investors use earnings information to estimate industrial stock prices in manufacturing industries listed on the Indonesia Stock Exchange in the 2015–2019 timeframe. Meanwhile, cash flow shows a weak influence. The predictive ability of the earnings and cash flow variables to the stock price is 21.8%.

Keywords: Profit, Cash Flow, Stock Price

References

Ang, Robert. (1997). Pasar Modal Indonesia (The Intelligent Guide to Indonesia Capital Market). Mediasoft Indonesia. Jakarta.

Atmaja, L.S. (2008). Teori dan Paraktik Manajemen Keuangan. Andi. Yogyakarta.

Baharuddin, S. (2008). Karakteristik Individu, Sosial Ekonomi, Budaya dan Kesehatan terhadap produktivitas kerja Karyawan pada Industri kecil di Kota Makassar, Ekuitas Vo. 12 No. 4 Desember 2008: 549-567

Belkaoui, A. (2007). Accounting Theory, 5th edition. Thomson Learning. Singapore.

Brigham, E.F. and Joel, F.H. (2006). Manajemen Keuangan. Erlangga. Jakarta.

Carl S. Warren, dkk. (2014). Pengantar Akuntansi-Adaptasi Indonesia Edisi 25. Penerjemah: Novrys Suhardianto, Devi S. Kalanjati. Salemba Empat,Jakarta.

Darmadji, Tjiptono dan Hendry, M.F. (2001). Pasar Modal di Indonesia Pendekatan Tanya Jawab. Salemba Emapat. Jakarta.

Hanafi, M. M. (2004). Manajemen Keuangan. BPFE. Yogyakarta.

Hendriksen, E. S. (1997). Accounting Theory, 4th edition. Erlangga. Jakarta.

Husnan, Suad. (2001). Dasar-Dasar Teori Portofoliodan Analisis Sekuritas Edisi ketiga. UPP AMP YKPN. Yogyakarta

Ikatan Akuntan Indonesia. (2007). Standar Akuntansi Keuangan. Salemba Empat. Jakarta.

Indriantoro, N., dan B. Supomo. (2002). Metodologi Penelitian Bisnis. 1st edition. BPFE. Yogyakarta.

Jogiyanto. (2014). Teori Portofolio dan Analisis Investasi. Yogyakarta: BPFE

Kwang, T. E. (2002). Pengaruh Koefisien Respon Laba Akuntansi Terhadap Harga Saham Dalam Masa Krisis Ekonomi di Indonesia. Jurnal Ilmiah Akuntansi FE-UKM, vol. 2, no. 1. pp. 63-73.

Mangunsong, S., dan E. I. Marpaung. (2001). Pengaruh Fee Based Income Terhadap Laba Per Lembar Saham. Jurnal Ilmiah Akuntansi FE-UKM, vol. 1, no. 1. pp. 1-25.

Meythi dan Hartono, S. (2012). Pengaruh Informasi Laba Dan Arus Kas Terhadap Harga Saham. Akurat Jurnal Ilmiah Akuntansi Nomor 07 Tahun Ke-3 Bulan Januari-April 2012 ISSN: 2086-4159

Riyanto, Bambang. (1999). Manajemen Keuangan Perusahaan. BPFE-Yogyakarta.

Sartono, Agus, R. (1999). Manajemen Keuangan Teori dan Aplikasi. BPFE. Yogyakarta

Simamora, Henry. (2000). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Edisi Kesepuluh. Salemeba Empat. Jakarta

Smith, J. M., dan K. F. Skousen. (1989). Intermediate Accounting, 9th edition. South-Western Publishing Co.

Wibisono. (2000). Metodologi Penelitian. Yogyakarta: BPFE.

Wil, J.J. Subramanyam, K.R. Hasley, R.F. (2001). Financial Statement Analysis. Mc. Graw Hill Internasional.

www.idx.co.id.

Downloads

Published

2021-08-19