ANALISIS PERSEDIAAN BAHAN BAKU OPTIMAL PADA USAHA DAGANG TEMPE BOGAR DI PALOPO
DOI:
https://doi.org/10.35914/jemma.v1i2.92Keywords:
Persediaan, Bahan Baku Kedelai dan EOQAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah kuantitas pembelian bahan baku yang optimal, jumlah persediaan pengaman bahan baku, waktu pesanan kembali bahan baku, jumlah persediaan maksimum dan total biaya persediaan bahan baku, pada Usaha Dagang Tempe Bogar di Palopo tahun 2012-2016 dengan menggunakan analisis Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian menunjukan bahwa Usaha Dagang Tempe Bogar tahun 2012 dapat memesan bahan baku kedelai secara optimal sebesar 3.405,87Â kg per pesanan agar tidak melebihi maximum inventory sebesar 4.321,04 kg dan meminimalisir biaya persediaan sebesar Rp.4.459.949,90,-, persediaan pengaman yang harus tersedia di gudang sebesar 915,17 kg, melakukan pemesanan bahan baku kembali pada saat persediaan digudang sebesar 1.156,28 kg., tahun 2013 dapat memesan bahan baku kedelai secara optimal sebesar 3.121,47 kg per pesanan agar tidak melebihi maximum inventory sebesar 3.713,84 kg dan meminimalisir biaya persediaan sebesar Rp. 4.869.496,89,-, persediaan pengaman yang harus tersedia di gudang sebesar 592,37 kg, melakukan pemesanan bahan baku kembali pada saat persediaan digudang sebesar 814,59 kg., tahun 2014 dapat memesan bahan baku kedelai secara optimal sebesar 6.185,89 kg per pesanan agar tidak melebihi maximum inventory sebesar 6.599,76 kg dan meminimalisir biaya persediaan sebesar Rp. 7.274.613,40,-, persediaan pengaman yang harus tersedia di gudang sebesar 413,87 kg, melakukan pemesanan bahan baku kembali pada saat persediaan digudang sebesar 830,53 kg., tahun 2015 dapat memesan bahan baku kedelai secara optimal sebesar 6.304,67 kg per pesanan agar tidak melebihi maximum inventory sebesar 6.754,44 kg dan meminimalisir biaya persediaan sebesar Rp. 8.415.980,80,-, persediaan pengaman yang harus tersedia di gudang sebesar 449,77 kg, melakukan pemesanan bahan baku kembali pada saat persediaan digudang sebesar 870,88 kg., tahun 2016 dapat memesan bahan baku kedelai secara optimal sebesar 6.644,76 kg per pesanan agar tidak melebihi maximum inventory sebesar 7.416,09 kg dan meminimalisir biaya persediaan sebesar Rp. 9.618.825,51,-, persediaan pengaman yang harus tersedia di gudang sebesar 771,33 kg, melakukan pemesanan bahan baku kembali pada saat persediaan digudang sebesar 1.224,39 kg.References
Achun. 2008. Manajemen Persediaan Edisi Keempat. Yogyakarta (ID): BPFE.
Assauri S. 2004. Menej emen Produksi dan Operasi. EdisiRevisi. Jakarta (ID): Fakultas EkonomiUniversitas Indonesia.
Haming M, Nurnajamuddin M. 2012. MAnajemen Produksi Modern. Edisi kedua. Jakarta (ID) : Bumi Aksara
Handoko. 2000. Dasar-Dasar Manajemen Produksi dan Operasi, Edisi 7. Yogyakarta (ID) : BPFE.
Hanggana. 2006. Prinsip Dasar Akuntansi Biaya. Surakarta (ID) : Mediatama
Hayati Hidayah. 2016. Analisis Pengendaliaan Persediaan Bahan Baku Tepung Terigu Citarasa Bakery Pada PT. Kaltim Multi Boga Utama (Kmbu) Di Bontang. eJurnal Administrasi Bisnis. 4(1):128-141
Heizer, Render. 2011. Operations Management, Buku 1 edisi ke sembilan. Jakarta (ID): Salemba empat.
Herjanto. 2007. MenejemenOperasi, Edisi Ketiga. Jakarta (ID): Grasindo
Ishak. 2010. Manajemen Operasi. Yogyakarta (ID): Graha ilmu
Na’im. 2016. Analisis Persediaan Bahan Baku dengan menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Terhadap Kelancaran Poduksi pada Industri pembuatan Tempe AL-Hidayah Gondanglegi Prambon Nganjuk [skripsi]. Jawa timur (ID) : Universitas Nusantara Pgri Kediri.
Prawirosentono S. 2001. Manajemen Operasi. Jakarta (ID) :PT. Bima Aksara.
Rangkuti. 2004. Manajemen Persediaan Aplikasi di Bidang Bisnis. Jakarta (ID) : Erlangga.
Salvatore. 2005. Ekonomi Manajerial dalam Perekonomian Global. Buku 1. Edisi Kelima. Jakarta (ID): Salemba Empat.
Sudarman A. 2004. Teori Ekonomi Mikro. Edisi Keempat. Yogyakarta (ID) :BPFE.
Sudjarwo. 2009. Manajemen Penelitian Sosial. Bandung (ID) : Mandar Maju
Syamsul M. 2003. Manajemen Operasi. Jakarta (ID) : Gramedia Widiasarana Indonesia.
Theo Manto Sulu’ Padang Yohanis. 2015. Analisis Persediaan Bahan Baku Kedelai pada Industri Tahu Mitra Cemangi di Kecamatan Tatangan Kota Palu. e-Journal Agrotekbis 3 (2) : 261-270
Downloads
Published
Issue
Section
License
Penulis yang menerbitkan pada JEMMA | Journal of Economic, Management and Accounting menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan JEMMA | Journal of Economic, Management and Accounting untuk publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi (menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam media atau format apa pun) dan beradaptasi (mencampur) , mentransformasikan, dan membangun di atas bahan) karya untuk tujuan apa pun,
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal, yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di JEMMA | Journal of Economic, Management and Accounting
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.