PENGARUH PEMBERIAN BIOSAKA TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea Mays L)
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian larutan biosaka terhadap produktivitas tanaman jagung manis (Zea mays L). Penelitian dilaksanakan di Desa Lengkong, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, dari bulan November 2024 hingga Januari 2025. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan, yaitu B0 (kontrol), B1 (10 ml/liter), B2 (20 ml/liter), dan B3 (30 ml/liter), masing-masing di ulang sebanyak tiga kali. Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter batang, jumlah baris biji per tongkol, jumlah biji per tongkol, dan berat buah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian Biosaka tidak memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis. Namun, secara deskriptif, perlakuan B3 menunjukkan tinggi tanaman tertinggi yaitu rata-rata tertinggi yaitu pada pertumbuhan vegetatif yaitu tinggi tanaman (588 CM) dan diameter batang (61.7 cm). Sebaliknya, perlakuan (B0) menunjukkan hasil tertinggi pada fase generatif, pada jumlah biji dan berat buah.
Article Details
Issue
Section
References
Analianasari, A., E. W. Kenali, D. Berliana, and M. Yulia.(2022). Liquid Organic Fertilizer Development Strategy Based Coffee Leather and Raw Materials to Increase Revenue Local Coffee Robusta Farmers. In IOP Conference Series: Earth and Environmental Science,
Budiartiningsih, R., Aqualdo, N., Aisyah, N., Nisa, A., & Ripaldi, A. (2022). Membangun Kesadaran Kolektif Masyarakat Jorong Tanah Mungguak Nagari Sitanang dalam Menyikapi Kelangkaan Pupuk Pemerintah Guna Meningkatkan Kesejahteraan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 28(3), 241–246.
Ginting EN, S Rahutomo dan ES Sutarta. 2018. Efisiensi serapan hara beberapa jenis pupuk pada bibit kelapa sawit. Pendidikan Kepala Sawit. 26(2): 79-90
Kartasapoerta, G., Kartasapoetra, A.G., dan Sutedjo, M. M. 1985. Teknologi Konservasi Tanah dan Air. PT Bina Aksara, Jakarta.
Purwowidodo. 1986. Tanah dan Erosi. Jurusan Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Reflis., E. Sumartono., N Arianti, and K. Sukiyono. (2023). Biosaka Pengembangan Pertanian Organik.Community Development Journal4(2): 2939–45.
Robert, 2022. Begini Penjelasan Ilmuwan dan Penggagas Tentang Bisaka. Pilar Pertanian. Available From: https://pilarpertanian.com/ [Diakses 14 Maret 2022].
Syukur, Muhammad, and S. P. Azis Rifianto. Jagung manis. Penebar Swadaya Grup, 2013.
Suprapti, Isdiana, et al. Penerapan Teknologi Inovasi Pembuatan Pupuk Biosaka di Desa Ellak Laok Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Jurnal Ilmiah Pangabdhi 9.1 (2023): 16-21.