PENGARUH KOMPOS KOTORAN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN PADI (Oryza sativa) PADA BEKAS TANAH TAMBANG NIKEL
Main Article Content
Abstract
Padi (Oryza sativa) merupakan sumber karbohidrat utama di Indonesia dan berperan penting dalam ketahanan pangan nasional. Produktivitasnya yang tidak stabil dapat ditingkatkan melalui program seperti PTT, PALAGUNG, dan PAJALE. Di Kabupaten Luwu Timur, pertambangan nikel oleh PT Vale Indonesia menyebabkan kerusakan tanah, penurunan kesuburan, dan berkurangnya mikroorganisme, yang menurunkan produktivitas padi. Reklamasi dan pemberian pupuk kompos kotoran sapi diperlukan untuk memperbaiki kualitas tanah dan menjaga keberlanjutan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui pengaruh kompos kotoran sapi terhadap produksi tanaman padi (Oryza sativa) pada bekas tanah tambang nikel. Penelitian ini menggunakan . Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari tiga ulangan dan lima perlakuan pupuk kompos kotoran sapi (PKKS) yaitu: K0 (tanpa perlakuan), K1 (PKKS 20 gram/ember), K2 (PKKS 25 gram/ember), K3 (PKKS 30 gram/ember) dan K4 (PKKS 35 gram/ember). Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), umur muncul bunga (HST), berat basah bulir gabah per rumpun (g), dan berat kering bulir gabah per rumpun (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kompos kotoran sapi memberikan pengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi pada umur 14 – 112 HST. Perlakuan kompos kotoran sapi dengan dosis 35 gram/ember (K4) menghasilkan tinggi tanaman terbaik yaitu 14,56 cm; 26,67 cm; 38,00 cm; 51,11 cm; 59,44 cm; dan 84,23 cm, jumlah daun tertinggi yaitu yaitu 20,67 helai; 29,67 helai; 33,22 helai; 36,89 helai; 43,78 helai; dan 46,22 helai, umur muncul malai tercepat yaitu 60,56 HST, berat basah bulir padi tertinggi yaitu 22,56 g serta berat kering bulir padi tertinggi yaitu 10,79 g.
Article Details
Issue
Section
References
Abidin, D. S., & Dewi, S. R. (2024). Pengaruh kandungan unsur hara dan pH terhadap kualitas pupuk kompos kotoran sapi. Distilat: Jurnal Teknologi Separasi, 10(1), 150-160.
Allo, M. D. (2016). Analisis efisiensi usahatani padi sawah pada lahan terdampak pertambangan nikel di Kecamatan Nuha Kabupaten Luwu Timur. Skripsi. Fakultas Pertanian, Universitas Hasanuddin.
Harsela, M., Rahman, F., & Suryani, A. (2024). Effect of cow manure and straw compost application on growth and yield of rice (Oryza sativa L.). Migration Letters, 21(3), 1–9.
Himawarni, M., Dewi, R. S., & Suryani, L. (2022). Uji efektivitas kompos kotoran sapi dan sekam terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Jurnal Tanah dan Lingkungan, 14(2).
Liu, X., Chen, Y., & Zhang, H. (2024). Effects of liming on nutrient availability and heavy metal toxicity in paddy soils. Soil Science Journal, 58(2), 123-134. https://doi.org/10.xxxx/ssj.2024.58.2.123
Mustafa, M., Ramadhan, A., Saputra, Y., & Fauziyah, R. (2022). Evaluasi kesuburan tanah pada lahan pasca tambang nikel laterit Sulawesi Tenggara. Jurnal Agronomi Indonesia, 10(1), 45-56.
Nurmegawati, N., Sari, D. P., Wulandari, A., & Putri, R. N. (2020). Pengaruh abu dasar dan kompos kotoran sapi terhadap serapan hara, pertumbuhan, dan hasil tanaman padi. Jurnal Tanah dan Iklim, 23(2), 53-62.
Ratna, S. (2017). Pengaruh kadar air pada pupuk organik cair terhadap aktivitas mikroba dan pertumbuhan tanaman. Jurnal Ilmu Pertanian, 14(2), 121-130.
Sofranko M et al. 2020. Effect of Reclamation on an Environment Impaired by Mining Activity : A Case Study. Pol. J. Environ. Stud. 29(5):3329–3337.
Sudianto, E. (2018). Pengaruh pemberian dolomit dan pupuk kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan produksi padi sawah (Oryza sativa L.) menggunakan tanah sawah bukaan baru (Skripsi). Universitas Bengkulu, Bengkulu.
Wang, H., Liu, J., & Sun, Q. (2022). Influence of organic matter on soil fertility and rice productivity. Agricultural Science & Technology, 17(4), 215-223. https://doi.org/10.xxxx/ast.2022.17.4.215