PERBEDAAN SUHU PENYIMPANAN TERHADAP MUTU BUAH JERUK SELAYAR

Main Article Content

Taruna Shafa Arzam AR
Basri Baba

Abstract

Buah jeruk Selayar merupakan jeruk unggulan Sulawesi Selatan yang memiliki daya simpan rendah.  Penyimpanan suhu rendah merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan daya simpan produk hortikultura. Namun, setiap produk memiliki respon berbeda pada setiap tingkatan suhu. Penelitian ini bertujuan mempelajari suhu simpan yang tepat untuk memperpanjang daya simpan buah jeruk Selayar.  Penelitian ini menggunakan rancangan lingkungan Tersarang (Nested design) dengan perlakuan suhu simpan (suhu 18 oC, 20 oC dan suhu ruang). Hasil penelitian menunjukkan bahwa jeruk Selayar perlakuan penyimpanan suhu ruang, mengalami susut bobot dan kelunakan yang lebih tinggi dibandingkan perlakuan suhu 18 oC dan suhu 20 oC. Namun, suhu simpan (18, 20 oC dan suhu ruang) tidak berpengaruh pada kandungan gula (Total Padatan Terlarut) dan total asam tertitrasi buah jeruk selayar

Article Details

Section

Articles

References

Arzam, TS. 2015. Pengembangan Teknologi Pembentukan Pigmen Jingga Kulit Buah Jeruk. [Tesis]. Agronomi dan Hortikultura. Institut Pertanian Bogor.

Arzam, T.S, Hidayati, I, Poerwanto, R, Purwanto, Y.A. 2015. Precooling dan Konsentrasi Etilen dalam Degreening untuk Membentuk Warna Jingga Kulit Buah Jeruk Siam J. Hort. Vol. 25 No. 3: 257-265.

Azhar, K.S. 2007. Pengkajian Bahan Pelapis, Kemasan, dan Suhu Penyimpanan untuk Memperpanjang Masa Simpan Buah Manggis (Garcinia mangostana L.). [Tesis]. Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Azudin, M.H dan M.A Agustin. 1986. Storage of Mangosteen (Garcinia mangostana L.). Asean Food Jurnal Vol. (2) 2 : 78-80.

Kader A.A. 1992. Postharvest Biology and Technology of Hosticultural Crops. Publication 3311. University.

Kartasapoetra A.G. 1994. Teknologi Penanganan Pascapanen. Rineka Cipta. Jakarta.

Muchtadi T.R dan Sugiyono. 1992. Ilmu Pengetahuan Bahan Pangan. Dirjen Dikti PAU Pangan dan Gizi. Jakarta.

Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura. 2014. Kharakteristik Varietas dan distribusi benih sumber jeruk nusantara. Kementerian Pertanian. Indonesia.

Qonytah. 2004. Kajian Perubahan Mutu Manggis (Garcinia mangostana L.) dengan Perlakuan Pre-cooling dan Penggunaan Giberelin Selama Penyimpanan. [Tesis]. Sekolah Pasca Sarjana, Institut Pertanian Bogor.

Santoso B dan Purwoko B. 1995. Fisiologi dan Teknologi Pasca Panen Tanaman Hortikultura. Indonesia Australia Eastern University Project. (ID). Bogor

Turner T dan Burri BJ. 2013. Potential Nutritional Benefit s of Current Citrus Consumtion. Vol. 3 (1), pp: 170-187.