PERUBAHAN KUALITAS BERAS SELAMA MASA PENYIMPANAN

Main Article Content

Faizah Mahi
Nurul Mukhlishah
Herawaty Herawaty
Harlina Harlina
Rosmiati Rosmiati

Abstract

Penyimpanan beras merupakan suatu tahap untuk menentukan kondisi ketersediaan beras dan menjamin kualitas beras. Selama proses penyimpanan, beras mengalami proses penyusutan kualitas maupun kuantitas karena adanya perubahan fisik, kimiawi, bahkan biologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kualitas beras selama proses penyimpanan dengan mengidentifikasi beberapa aspek. Aspek yang akan dianalisis antara lain kadar air, butir kepala, menir, patah, dan kuning, serta water uptake dan perkembangan Sitophilus oryzae. Pada proses pengamatan dan analisis akan menggunakan tiga jenis beras, yaitu beras A (Medium 25%), beras B (Medium 20%) dan beras C (Premium 15%). Beras tersebut ditempatkan dalam karung plastik berisi 10 kg dan disimpan pada keadaan ambient (temperatur 29–32°C dan kelembaban 65–95%). Kualitas beras diamati setiap 15 hari, sedangkan pertumbuhan kutu diamati setiap minggu. Hasil menunjukkan bahwa kadar air beras jenis A dan B, dengan nilai awal <13,5%, mengalami kenaikan 0,03 %/hari sampai mendekati 14,5%, sementara jenis C dengan kadar air awal 15,5%, relatif konstan. Apabila beras memiliki kadar air >14% maka akan mengalami degradasi akibat reaksi maillard sehingga menyebabkan penjamuran dan terjadi warna kuning, penurunan water uptake, serta butir patah dan menir akan meningkat. Populasi kutu juga dapat meningkat dengan kecepatan 3-4 ekor/150gram selama satu minggu. Berdasarkan hal tersebut ditegaskan bahwa kadar air beras yang disimpan harus <14%, dan kelembaban udara di unit penyimpan harus diperhatikan serendah mungkin dengan persentase ≤ 65%.

Article Details

Section

Articles

References

Hawa, L. C., Setiawan, W. P., & Ahmad, A. M. (2018). Aplikasi Teknik Penyimpanan Menggunakan Pengemas Vakum Pada Berbagai Jenis Beras. Jurnal Keteknikan Pertanian Tropis Dan Biosistem, 6(2), 145–156.

Hendra, B., Lc, S., Doddy, F., Kimia, J. T., Teknik, F., Diponegoro, U., Sudharto, J. P., Fax, T., & Ratnawati, P. I. (2011). Perubahan Sifat Fisik Selama Penyimpanan. 024.

Laylah, N., & Samsudi. (2014). Studi Lama Penyimpanan Gabah Organik Terhadap Mutu Beras Organik Di Pplh Seloliman Mojokerto Study the Influence of Long Storage of Grain Organic Against the Quality of Physical Organic Rice in Pplh Seloliman Mojokerto. Jurnal Galung Tropika, 3(2), 89–96.

Mahanani, A. U. (2021). J | I | P. 17(2), 86–92.

Mastuti, R. D., Subagiya, S., & Wijayanti, R. (2020). Serangan Sitophilus oryzae Pada Beras Dari Beberapa Varietas Padi dan Suhu Penyimpanan. Agrosains : Jurnal Penelitian Agronomi, 22(1), 16. https://doi.org/10.20961/agsjpa.v22i1.34672

Millati, T., Pranoto, Y., Bintoro, N., & Utami, T. (2018). Pengaruh Suhu Penyimpanan pada Gabah Basah yang Baru Dipanen terhadap Perubahan Mutu Fisik Beras Giling. Agritech, 37(4), 477. https://doi.org/10.22146/agritech.12015

Nuraini, V., & Widanti, Y. A. (2020). Pendugaan Umur Simpan Makanan Tradisional Berbahan Dasar Beras Dengan Metode Accelerated Shelf-Life Testing (Aslt) Melalui Pendekatan Arrhenius Dan Kadar Air Kritis. Jurnal Agroteknologi, 14(02), 189. https://doi.org/10.19184/j-agt.v14i02.20337

Nurrahman. (2005). Susut Bobot Beras selama Penyimpanan karena Respirasi. Jurnal Litbang Universitas Muhammadiyah Semarang, 2(2), 54–63.

Pitaloka, A. L., Santoso, L., & Rahadian, R. (2012). Gambaran Beberapa Faktor Fisik Penyimpanan Beras, Identifikasi Dan Upaya Pengendalian Serangga Hama Gudang. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 1(2), 218–217.

Rahman, A. N. F., Tahir, M. M., Mahendradatta, M., & Diansari, P. (2018). Penyimpanan Dan Pengemasan Beras Dengan Metode Vakum Di Kabupaten Takalar. Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP), 3(2), 140–146.

Ratnawati, Djaeni, M., & Hartono, D. (2013). Perubahan Kualitas Beras Selama Penyimpanan. Jurnal Pangan, 199–207.

Septian, M. H., Bayuaji, P., Sihite, M., Aeni, R. N., & Romadhon, W. (2020). Pengaruh Lama Penyimpanan Terhadap Kadar Air, Sifat Fisik, Dan Organoleptik Bekatul Beras Merah. J. Nutrisi Ternak Tropis Dan Ilmu Pakan, 2(4), 198–206.

Septianingrum, E., & Kusbiantoro, B. (2016). Upaya Memperpanjang Umur Simpan (Shelf Life) Gabah Atau Beras Melalui Pengendalian Terhadap Faktor-Faktor Penyimpanan dan Metode Penyimpanannya. Temu Teknologi Padi, September 2020, 335–346.

Siregar, M. R., Bintoro, A., & Putri, R. (2021). Sistem Monitoring Suhu dan Kelembaban pada Penyimpanan Gabah untuk Menjaga Kualitas Beras Berbasis Internet of Things ( IoT ). Jurnal Energi Elektrik, 10, 14–17.

Suroso, Subarna, S. Budijanto, S. (2005). Perubahan Kualitas Fisik Beras Selama Penyimpanan. 498–507.