SISTEM PENGELOLAAN AGROFORESTRI BERBASIS TANAMAN EUKALIPTUS (Eucalyptus alba) DAN PENDAPATAN PETANI DI DESA GUNUNG PERAK, KECAMATAN SINJAI BARAT, KABUPATEN SINJAI

Main Article Content

Fira Yuniar
Syamsuddin Millang
Ridwan Ridwan
Taruna Shafa Arzam.AR

Abstract

Sistem Agroferstry budidaya tanaman Eukaliptus berpeluang meningkatkan pendapatan ekonomi petani dan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengelolaan sistem agroforestri berbasis kayu putih, struktur dan komposisi jenis serta pendapatan petani dalam sistem agroforestri. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Oktober hingga November 2019 di Desa Gunung Perak Kecamatan Sinjai Barat Kabupaten Sinjai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Purposive Sampling dengan kriteria yaitu petani yang memiliki lahan >0,1 ha dan terdapat tanaman Eucalyptus yang dipadukan dengan sayuran, kopi, tembakau, dan tanaman rumput gajah di kebun agroforestrinya. Untuk mengetahui volume kayu, struktur dan komposisi jenis tumbuhan dibuat 12 petak contoh. Untuk mengetahui sistem pengelolaan agroforestri dan pendapatan petani agroforestri, diwawancarai 28 responden. Data diolah dan dianalisis dengan metode deskriptif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan agroforestri berbasis eucaptus terdiri dari lima tahapan yaitu persiapan lahan, pengadaan bibit, penanaman, pemeliharaan dan pemanenan. Komposisi jenis tanaman yang terdapat pada kebun agroforestri terdiri dari 13 jenis tanaman dan struktur vertikal terdiri dari 4 strata. Rata-rata pendapatan petani agroforestri berbasis kayu putih berbeda nyata. Pada Pola 1 (kayu putih dan sayuran) rata-rata pendapatan petani Rp 52.244.997/ha/tahun, pola 2 (kayu putih dan tembakau) rata-rata pendapatan yang diperoleh petani Rp. 29.461.489/ha/tahun, pola 3 (kayu putih dan kopi) rata-rata pendapatan petani Rp 34.836.741/ha/tahun, dan pola 4 (kayu putih, sayuran dan rumput gajah) rata-rata pendapatan petani Rp 73.437.480/ha/tahun. Pendapatan petani tertinggi diperoleh pada pola 4 (Eucalyptus, sayuran, dan rumput gajah) dengan pendapatan rata-rata Rp 73.437.480/ha/tahun dan pendapatan terendah diperoleh pada pola 2 (Eucalyptus dan Tembakau) yaitu Rp 29.461.489/ha/ tahun.

Article Details

Section

Articles

References

Amisan, R.E., O.E.H. Laoh., G.H.M. Kapantow. 2017. Analisis Pendapatan Usahatani Kopi di Desa Purwerejo Timur, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Agri-Sosio Ekonomi Unsrat, 13 (2A), 229-236.

Arifin, A. 2011. Budidaya Tanaman Industri Eukaliptus di PT Arara Abadi Distrik Sorek.

Cici, Syukur Umar, dan Hendra Pribadi. 2018. Analisis Pendapatan Petani Agrorestri Kemiri Dan Kakao Di Desa Sigimpu Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi.Jurnal Warta Rimba, 6(1). Universitas Tadulako. Sulawesi Tengah.

Gautama, I. 2007. Studi Sosial Ekonomi Masyarakat Pada Sistem Agroforestry Di Desa Lasiwala Kabupaten Sidrap. Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin. Makassar.

Haeruddin, Ruchaemi, Afif. 2011. Produktivitas Tanaman Sayuran dan Pohon Pada Sistem Agroforestri di Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah. Universitas Muhammadiyah Palu. Sulawesi Tengah.

Junri, Sutrisno Agung, dan Lomintang Romles. 2017. Penerapan Metode Anova Untuk Analisis Sifat Mekanik Komposit Serabut Kelapa. Universitas Sam Ratulangi. Manado

Mahendra, F. 2009. System Agroforestry dan Aplikasinya. Penerbit Graha Ilmu. Yogyakarta.

Millang, S. 2010. Struktur, Komposisi dan Pemilihan Jenis Komponen Sistem Agroforestry di Desa Makuang, Kabupaten Mamasa. Jurnal Satria (Seri Ilmu Pengetahuan Alam) Edisi VI-Juli 2010.

Paembonan, S.A. 2012. Hutan Tanaman dan Serapan Karbon. Masagena Press, Makassar. Hal 1.

Paembonan sa, millang s, dassir m, ridwan m.

Paembonan SA, Millang S, Dassir M, Ridwan M. 2018. Species Variation In Home Garden Agroforestry System In South Sulawesi, Indonesia And Its Contribution To Farmers’income. Universitas Hasanuddin. Makassar

Prodan, M. 1968. Forest Biometrics. Pergamon Press. Oxford. London.

Putra, U. W., 2013. Lanjutan Tahapan Kegiatan Penanaman Bibit Kehutanan di Lapangan. Bima. Diakses pada tanggal 15 Februari 2020.

Senoaji, G. 2012. Pengelolaan Lahan dengan Sistem Agroforestry oleh Masyarakat Baduy di Banten Selatan. Jurnal Bumi Lestari.

Simatupang, Dwi, P. 2011. Kontribusi produk agroforestri terhadap pendapatan rumah tangga (Nagori Simpang Raya Dasma, Kabupaten Simalungun). Universitas Sumatra Utara. Medan.

Syofiandi, Randy Rizki Rudi Hilmanto, dan Susni Herwanti. 2016. Analisis Pendapatan Dan Kesejahteraan Petani Agroforestri Di Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Kemiling Kota Bandar Lampung. Jurna Sylva Lestari.4(2). Hal (17-26). Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Widianto, N. Wijayanto, dan D. Suprayogo. 2003. Pengelolaan dan Pengembangan Agroforestri. Bahan Ajaran Agroforestri 6. World Agroforestry Centre (ICRAF), Bogor. Hal 1 dan 6