PENAMBAHAN AGAR-AGAR DAN CMC DALAM PEMBUATAN PERMEN JELLY SARI BUAH PIDADA (Sonneratia Caseolaris)
Main Article Content
Abstract
Buah pedada yang digunakan dalam penelitian ini diambil Kelurahan Sisipan Kecamatan Batui
sedangan penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Kompo, Kecamatan Luwuk Selatan
Kabupaten Banggai pada bulan Maret 2023. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
tingkat kesukaan panelis terhadap produk permen jelly buah pedada dengan penambahan CMC
dan agar-agar. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 2 faktor yaitu faktor pertama sari
buah pedada (P) terdiri yaitu: (P1) = 25 ml sari buah pedada + 75 ml air; (P2) = 100 ml sari buah
pedada tanpa air. Sedangkan faktor kedua yaitu jenis pengental (W) terdiri dari: (W1) = agaragar 20
gram,
(W2)
=
CMC
20
gram.
Adapun
kombinasi
antara
2
faktor
adalah
sebagai
berikut:
P1W1
= 25 ml sari buah pedada + 75 ml Air + 20gram Agar-agar; P2W1 = 100 ml sari buah
pedada tanpa Air + 20gram Agar-agar; P1W2 = 25 ml sari buah pedada + 75 ml Air + 20gram
CMC; P2W2 = 100 ml sari buah pedada Tanpa air + 20gram CMC. Penelitian ini menggunakan
analisis organoleptik dengan skala hedonis, yaitu: Sangat tidak suka (1); Tidak suka (2);
Agak/sedikit suka (3); suka (4); dan Sangat suka (5). Menggunakan uji tingkat kesukaan pada 25
panelis tidak terlatih. Temuan penelitian ini adalah perlakuan terbaik untuk rasa, warna, dan
aroma adalah P1W1 = 25ml sari buah pedada + 75ml air + 20gram agar-agar, sedangkan
perlakuan terbaik untuk tekstur adalah P2W2 = 100ml sari buah pedada tanpa air + 20gram agaragar.
Â
Article Details
Issue
Section
References
Afriyanto, Ali, A., & Rahmayuni. (2016). Pengaruh Penambahan Karaginan Terhadap MutuPermen Jelly dari Buah Pedada (Sonneratia caseolaris). Jom Faperta, 3(2), 1–9.
Ahmad, D., & Mujdalipah, S. (2017). Karakteristik organoleptik permen jelly ubi akibat pengaruh jenis bahan pembentuk gel. Edufortech, 2(1).
Alharanu, P. R., & Eviana, N. (2020). Pemanfaatan Buah Pedada (Sonneratia caseolaris) pada Pembuatan Permen Jelly. Eduturisma, IV(1), 1–12.
Dari, D. W., Ramadani, D. T., & Aisah, A. (2020). Kandungan gizi dan aktivitas antioksidan permen jelly buah pedada (Sonneratia caseolaris) dengan penambahan karagenan. JurnalAkademika Baiturrahim Jambi, 9(2), 154–165.
Diandra, N., Ginting, Z., Kurniawan, E., Muhammad, & Bahri, S. (2021). Pembuatan permen jeli dari sari kulit semangka dengan penambahan kadar gula. Chemical Engineering Journal Storage, 2(4), 16–25. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.29103/cejs.v2i4.6605
Fauzan, M., Sulmartiwi, L., & Saputra, E. (2022). Pengaruh Waktu dan Suhu PenyeduhanTerhadap Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kulit Buah Pedada (Sonneratia caseolaris) sebagai Potensi Minuman Fungsional. Journal of Marine & Coastal Science, 11(3).
Hidayati, S., Nurainy, F., Koesoemawardani, D., & Safriadi, M. (2021). Pembuatan permen jamu cekok dan karakteristik yang dihasilkan. Jurnal Teknik Pertanian Lampung, 10(1), 57–63.
Iswendi, I., Yusmaita, E., & Pangestuti, A. D. (2019). Uji Organoleptik Sari Jagung Di Laboratorium Kimia FMIPA UNP. Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 19(3), 108–116.
Manalu, R. D. E., Salamah, E., Retiaty, F., & Kurniawati, N. (2013). Kandungan zat gizi makro dan vitamin produk buah pedada (Sonneratia caseolaris). Penelitian Gizi Dan Makanan (The Journal of Nutrition and Food Research), 36(2), 135–140.
Neish, I., Salling, P., Aregger, P., & Klose, J. (2015). Carrageenan and Agar Official Programme Partner Indonesia, Beyond The Land of Cottonii and Gracilaria. Switzerland Global Enterprise, Zurich.
Novitasari, M., Mappiratu, M., & Sulistiawati, D. (2016). Mutu kimia dan organoleptik permen jelly rumput laut gelatin sapi. Mitra Sains, 4(3), 16–21.
Rajis, R., Desmelati, D., & Leksono, T. (2017). Pemanfaatan buah mangrove pedada (Sonneratia caseolaris) sebagai pembuatan sirup terhadap penerimaan konsumen. Jurnal Perikanan Dan Kelautan, 22(1), 50–51.
Ramadani, D. T., Dari, D. W., & Aisah, A. (2020). Daya terima permen jelly buah pedada (sonneratia caseolaris) dengan penambahan karagenan. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi, 9(1), 15–24.
Santosa, I., Winata, A. P., & Sulistiawati, E. (2016). Kajian sifat kimia dan uji sensori tepung ubi jalar putih hasil pengeringan cara sangrai. Chemica, 3(2), 55–60.
Setyaningsih, D., Apriyantono, A., & Sari, M. P. (2014). Analisis sensori untuk industri pangan dan argo. PT Penerbit IPB Press.
Sriwahyuni, D., & Mardesci, H. (2017). Studi Konsentrasi Bubur Buah Nipah (Nypa Fruticans Wurmb) Dan Rumput Laut (Euchema Cottonii) Yang Tepat Terhadap Permen Jelly Yang Dihasilkan. Jurnal Teknologi Pertanian, 6(2), 41–49.
Sumarni, N. K., Rahmawati, R., Syamsuddin, S., & Ruslan, R. (2019). Daya Hambat Ekstrak Etanol Sabut Kelapa (Cocos Nucifera Linn) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli pada tahu. Jurnal Kimia Mulawarman, 17(1), 45–51.