Struktur Pasar Oligopsoni dan Efisiensi Saluran Pemasaran Kakao (Theobroma cacao L.): Analisis Margin, Farmer's Share, dan Rasio Konsentrasi CR4 di Kabupaten Kolaka Utara

Main Article Content

Haeryl Iqbal
Sukriming Sapareng
Yumna

Abstract

Ketimpangan struktur pasar pada komoditas perkebunan rakyat kerap menempatkan petani pada posisi tawar yang lemah. Penelitian ini bertujuan menganalisis saluran pemasaran, margin, farmer's share, efisiensi pemasaran, serta struktur pasar biji kakao (Theobroma cacao L.) di Kecamatan Lasusua, Kabupaten Kolaka Utara. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Sampel petani ditentukan secara simple random sampling sebanyak 48 orang (10% dari populasi 480 petani), sedangkan 5 pedagang pengumpul dan 4 pedagang besar ditentukan secara purposive. Data dianalisis menggunakan rumus margin pemasaran (Mp = Pr − Pf), farmer's share (Fs = Pf/Pr × 100%), efisiensi pemasaran (Eps = BP/HK × 100%), dan rasio konsentrasi empat pelaku terbesar (CR4). Hasil penelitian menunjukkan terbentuk empat saluran pemasaran, dengan Saluran IV (petani → pedagang pengumpul → pedagang besar → konsumen) sebagai saluran dominan yang digunakan 37 petani (77,08%). Saluran II memberikan margin Rp33.081/kg, keuntungan Rp30.231/kg, dan farmer's share tertinggi 91,38%; Saluran III bermargin Rp23.738/kg dengan farmer's share 87,78%; sedangkan Saluran IV bermargin Rp21.038/kg dengan farmer's share terendah 83,72% dan efisiensi 72,06%. Analisis CR4 memperoleh nilai 60,00% pada pedagang pengumpul I serta 100,00% pada pedagang pengumpul II dan pedagang besar, seluruhnya melampaui ambang 40% sehingga struktur pasar tergolong oligopsoni kuat. Kondisi ini melemahkan posisi tawar petani sehingga diperlukan penguatan kelembagaan petani dan transparansi informasi harga.

Article Details

Section

Articles

References

Anindita, R., & Baladina, N. (2017). Pemasaran produk pertanian. Andi Offset.

Arikunto, S. (2012). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Asmarantaka, R. W., Atmakusuma, J., Muflikh, Y. N., & Rosiana, N. (2017). Konsep pemasaran agribisnis: Pendekatan ekonomi dan manajemen. Jurnal Agribisnis Indonesia, 5(2), 151–172.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Kolaka Utara. (2024). Kabupaten Kolaka Utara dalam angka 2024. BPS Kabupaten Kolaka Utara.

Direktorat Jenderal Perkebunan. (2023). Statistik perkebunan unggulan nasional 2022–2024: Kakao. Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian.

Famelia, R. (2022). Analisis struktur pasar dan efisiensi pemasaran komoditas perkebunan. Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian, 7(1), 44–56.

Hasyim, A. I. (2012). Tataniaga pertanian. Universitas Lampung Press.

Hermanto, & Swastika, D. K. S. (2011). Penguatan kelompok tani: Langkah awal peningkatan kesejahteraan petani. Analisis Kebijakan Pertanian, 9(4), 371–390.

Januwiata, I. K., Kirya, I. K., & Cipta, W. (2014). Analisis efisiensi pemasaran hasil pertanian. Jurnal Manajemen Universitas Pendidikan Ganesha, 2(1), 1–10.

Kohls, R. L., & Uhl, J. N. (2002). Marketing of agricultural products (9th ed.). Prentice Hall.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). Pearson Education.

Nugroho, A. D., & Lakner, Z. (2022). Impact of digital information access on smallholder farmers' market participation and income. Agricultural Economics – Czech, 68(7), 253–264.

Rahman, S., & Hidayat, T. (2021). Analisis margin dan farmer's share pada pemasaran kakao rakyat. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 17(2), 145–157.

Rasyid, B., Ala, A., Kuswinanti, T., & Sapareng, S. (2020). Exploring functional fungi on organic matter decomposition of oil palm empty bunches as bio-resource in land remediation. Biodiversitas, 21(9), 4247–4252. https://doi.org/10.13057/biodiv/d210941

Sapareng, S., Akmal, & Halid, I. (2017). Sistem budidaya lorong (alley cropping) pada pertanaman kakao dengan tanaman nilam di Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara. Jurnal Balireso, 2(1), 28–36.

Soekartawi. (2016). Prinsip dasar ekonomi pertanian: Teori dan aplikasi. Rajawali Press.

Sudana, I. W. (2019). Analisis efisiensi pemasaran komoditas pertanian. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata, 8(2), 210–221.

Sudiyono, A. (2004). Pemasaran pertanian. Universitas Muhammadiyah Malang Press.

Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Wahyuni, S., & Pratama, A. (2023). Struktur pasar dan perilaku lembaga pemasaran komoditas kakao di Sulawesi. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 7(3), 890–902.