Pola Konsumsi Pangan, Akses Pangan, dan Determinan Sosial-Ekonomi Rumah Tangga Nelayan Penerima Program Keluarga Harapan di Kota Palopo
Main Article Content
Abstract
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan instrumen perlindungan sosial yang diharapkan memperbaiki akses pangan rumah tangga miskin, namun efektivitasnya pada rumah tangga nelayan pesisir masih jarang dievaluasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola konsumsi pangan, kondisi akses pangan, serta kendala sosial-ekonomi yang dihadapi rumah tangga nelayan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi berjumlah 1.548 KPM yang tersebar di tujuh kelurahan, dengan responden nelayan KPM yang dipilih secara proporsional dari setiap kelurahan. Data primer dikumpulkan melalui wawancara terstruktur menggunakan kuesioner yang mencakup frekuensi konsumsi, ketersediaan dan kualitas pangan, pendapatan, pengeluaran pangan, serta kendala akses pangan. Data dianalisis secara deskriptif dalam bentuk distribusi frekuensi dan persentase. Hasil penelitian menunjukkan seluruh responden (100%) mengonsumsi makanan pokok tiga kali sehari dan menilai kualitas pangan rumah tangganya baik, namun ketersediaan pangan tidak stabil: 52% responden menyatakan pangan kadang kurang dan 48% menyatakan sering kurang. Sebanyak 71% responden berpendapatan di bawah Rp1.500.000 per bulan, sementara 88% mengalokasikan lebih dari Rp500.000 per bulan untuk pangan, yang mengindikasikan pangsa pengeluaran pangan yang tinggi dan rawan tekanan ekonomi. Kendala utama akses pangan adalah tingginya harga pangan (81%), diikuti jarak ke pasar (19%). Temuan ini menunjukkan bahwa bantuan PKH meringankan beban pengeluaran namun belum sepenuhnya menjamin stabilitas ketersediaan pangan, sehingga diperlukan penguatan edukasi gizi, diversifikasi sumber pangan rumah tangga, dan stabilisasi harga pangan di tingkat lokal.
Article Details
Issue
Section
References
Ariani, M., & Purwantini, T. B. (2016). Analisis konsumsi pangan tingkat masyarakat mendukung pencapaian diversifikasi pangan. Gizi Indonesia, 39(1), 1–14.
Badan Ketahanan Pangan. (2020). Indeks ketahanan pangan Indonesia 2020. Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian.
Badan Pusat Statistik. (2021). Konsumsi dan pengeluaran penduduk Indonesia. Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik Kota Palopo. (2024). Kota Palopo dalam angka 2024. BPS Kota Palopo.
Departemen Kesehatan RI. (2019). Pedoman gizi seimbang. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
FAO. (2011). The state of food and agriculture 2010–2011: Women in agriculture — Closing the gender gap for development. Food and Agriculture Organization of the United Nations.
Hardinsyah, & Supariasa, I. D. N. (2017). Ilmu gizi: Teori dan aplikasi. Penerbit Buku Kedokteran EGC.
Hermanto, Sudaryanto, T., & Swastika, D. K. S. (2015). Kebijakan stabilisasi pasokan dan harga pangan pokok. Analisis Kebijakan Pertanian, 13(2), 97–113.
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Pedoman konsumsi sayur dan buah bagi masyarakat Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Sosial. (2021). Pedoman pelaksanaan Program Keluarga Harapan. Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Kusnadi. (2009). Keberdayaan nelayan dan dinamika ekonomi pesisir. Ar-Ruzz Media.
Maxwell, D., & Smith, M. (2018). Household food security: A conceptual review. Food Policy Review, 25(3), 145–160.
Pemerintah Kota Palopo. (2024). Laporan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Kota Palopo. Pemerintah Kota Palopo.
Rachman, H. P. S., & Ariani, M. (2018). Ketahanan pangan: Konsep, pengukuran, dan strategi. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 20(1), 12–24.
Rasyid, B., Ala, A., Kuswinanti, T., & Sapareng, S. (2020). Exploring functional fungi on organic matter decomposition of oil palm empty bunches as bio-resource in land remediation. Biodiversitas, 21(9), 4247–4252. https://doi.org/10.13057/biodiv/d210941
Slamet, S. (2003). Peran orang tua dalam pendidikan anak. Rineka Cipta.
Sugiyono. (2017). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Suhardjo. (2016). Perencanaan pangan dan gizi. Bumi Aksara.
Sukandar, D., & Khomsan, A. (2020). Pola konsumsi pangan rumah tangga nelayan dan faktor yang memengaruhinya. Jurnal Gizi dan Pangan, 15(2), 89–98.
Wrihatnolo, R. R. (2002). Manajemen pemberdayaan: Sebuah pengantar dan panduan untuk pemberdayaan masyarakat. Elex Media Komputindo.