Analisis Kandungan Nikel pada Tanah dan Organ Tanaman Padi (Oryza sativa L.) di Lahan Sawah Sekitar Area Pertambangan, Luwu Timur
Main Article Content
Abstract
Aktivitas pertambangan nikel di Kabupaten Luwu Timur berpotensi mencemari lahan sawah di sekitarnya dan mengancam keamanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam nikel (Ni) pada tanah sawah serta besarnya nikel yang terserap pada organ tanaman padi (Oryza sativa L.). Penelitian dilaksanakan pada bulan Agustus sampai November 2024 di lima desa pada dua kecamatan, yaitu Kecamatan Nuha (Desa Nuha dan Desa Matano) dan Kecamatan Towuti (Desa Pekaloa dan Desa Matompi), yang berlokasi dekat area pertambangan. Sampel tanah diambil dengan metode diagonal pada kedalaman 20 cm, sedangkan sampel organ padi (akar, batang, daun, dan buah/gabah) diambil pada fase generatif. Seluruh sampel dianalisis di Laboratorium Tanah Maros. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan nikel pada tanah sangat tinggi, dengan nilai tertinggi di Desa Nuha sebesar 472 ppm dan terendah di Desa Pekaloa sebesar 149 ppm, jauh melampaui batas toleransi 50 mg/kg. Penyerapan nikel pada organ padi tertinggi terdapat pada akar (Matano) 75,25 ppm, batang (Nuha) 70,76 ppm, daun (Nuha) 53,45 ppm, dan buah/gabah (Matano) 21,11 ppm. Seluruh nilai tersebut melampaui batas aman WHO sebesar 10 mg/kg sehingga gabah yang dihasilkan tidak aman untuk dikonsumsi.
Article Details
Section
References
Danun, R., Sapareng, S., & Arzam, T. S. (2025). Pengaruh kompos kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman padi (Oryza sativa) pada bekas tanah tambang nikel. Journal TABARO Agriculture Science, 9(1), 27–33.
Delil, A. D., & Kokeli, N. (2017). Chelate-induced phytoextraction of heavy metals. Natural Science: Journal of Science and Technology, 7(3), 298–303.
Gerberding, J. L. (2005). Toxicological profile for nickel. Agency for Toxic Substances and Disease Registry, Division of Toxicology.
Mustafa, A. (2023). Nickel toxicity in plants: Physiological responses and tolerance mechanisms. Journal of Plant Stress Physiology, 9(1), 15–27.
Nielsen, F. H. (2020). Nickel as an essential element for human and animal health. Journal of Trace Elements in Medicine and Biology, 61, 126–134.
Polle, A., & Schutzendubel, A. (2003). Heavy metal signaling in plants: Linking cellular and organismic response. In H. Hirt & K. Shinozaki (Eds.), Plant responses to abiotic stress (pp. 187–205). Springer-Verlag.
Rasyid, B., Ala, A., Kuswinanti, T., & Sapareng, S. (2020). Exploring functional fungi on organic matter decomposition of oil palm empty bunches as bio-resource in land remediation. Biodiversitas, 21(9), 4247–4252. https://doi.org/10.13057/biodiv/d210947
Rizwan, M., Ali, S., Qayyum, M. F., Ok, Y. S., Zia-ur-Rehman, M., Abbas, Z., & Hannan, F. (2017). Use of maize (Zea mays L.) for phytomanagement of nickel-contaminated soils. Environmental Science and Pollution Research, 24(30), 23283–23293.
Rizwan, M., Mostofa, M. G., Ahmad, M. Z., Zhou, Y., Adeel, M., Mehmood, S., & Tu, S. (2018). Nitric oxide induces rice tolerance to excessive nickel by regulating nickel uptake and antioxidant defense. Environmental Pollution, 234, 78–88.
Sapareng, S., Erwina, E., Arzam AR, T. S., Boceng, A., Akmal, A., Rosnina, R., Ilyas M, P., & Suryanto, S. (2025). Rehabilitation of former nickel mine soil through humate and compost application for revegetation plant growth media. Jurnal Penelitian Pendidikan IPA, 11(2), 761–766. https://doi.org/10.29303/jppipa.v11i2.10163
Satpathy, D., Reddy, M. V., & Dhal, S. P. (2014). Risk assessment of heavy metals contamination in paddy soil, plants, and grains (Oryza sativa L.) at the east coast of India. BioMed Research International, 2014, 545473. https://doi.org/10.1155/2014/545473
Syam, N. (2022). Pertumbuhan dan penyerapan nikel oleh tanaman sawi (Brassica juncea) pada tanah tercemar nikel. Jurnal Galung Tropika, 11(3), 294–303.
Wiyarsi, A., & Priyambodo, E. (2009). Pengaruh konsentrasi kitosan dari cangkang udang terhadap efisiensi penjerapan logam berat [Skripsi, Universitas Negeri Yogyakarta].
World Health Organization. (1996). Permissible limits of heavy metals in soil and plants. WHO.
Yumna, Y., Sapareng, S., Nur, B., Akmal, A., & Soma, A. S. (2025). Flood risk assessment and channel roughness adjustment modeling in a degraded Baliase River basin, Indonesia. Journal of Degraded and Mining Lands Management, 12(5), 8997–9006. https://doi.org/10.15243/jdmlm.2025.125.8997.