PEMBERIAN KOMPOS TKKS YANG DIDEKOMPOSISI TRI-PO DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merr)
Main Article Content
Abstract
Article Details
Section
References
Adisarwanto, T. 2005. Kedelai.Penebar Swadaya. Jakarta.
____,. dan Wudianto, R. 1999. Meningkatkan Hasil Panen Kedelai di Lahan Sawah–Kering–Pasang Surut. Penerbit Peneba rSwadaya, Jakarta.
Akmal, 2019. Rekayasa Kondisi Pertanaman Kelapa Sawit dengan Menggunakan Kompos Tandan Kosong Kelapa Sawit dan Mikroorganisme untuk Mempertahankan Produksi Tanaman Kedelai (Glycine max L. Merr). Disertasi (tidak dipublikasikan) Universitas Hasanuddin Makassar.
Asra, G., Simanungkalit, T dan Rahmawati, N. 2015. Respons pemberian kompos tandan kosong kelapa sawit dan zeolit terhadap pertumbuhan bibit kelapa sawit di Pre Nurseri. Fakultas pertanian USU. Medan.
Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. 2008. Press Release Mentan padi panen kedelai. http://pustaka.litbang.deptan.go.id/publikasi/ wr301084. pdf. (Diakses 16 April 2018).
Demirbas, A. 2005. Bioethanol from Cellulosicmaterials: A Renewable Motor Fuel from Biomass Energy Sources 21:327−337
Djarijah, N.M. dan Djarijah, A.S. 2001 Budidaya Jamur Tiram. Kanisius. Yogyakarta. 67 hal.
Ghulamahdi M, Aziz SA, Melati M, Dewi N, Rais SA. 2006. Aktivitas nitrogenase, sarapan hara dan pertumbuhan dua varietas kedelai pada kondisi jenuh air dan kering. Bul. Agran., 34 (1):32-38.
Hardjowigeno, S. 1995. Ilmu Tanah. Akademika Pressindo, Jakarta.
Hanafi, K.A. 2000. Rancangan Percobaan: Teori dan Aplikasi. PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.
Lakitan, B. 1996. Fisiologi Pertumbuhan dan Perkembangan Tanaman. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.
La Daha, 2011. Rancangan Percobaan Untuk Bidang Biologi dan Pertanian. Kompeks Unhas. Blok.AB/20 Tamalanrea. Makassar
Lingga.P. dan Marsono. 2001. Petunjuk Penggunaan Pupuk. Penebar Swadaya. Jakarta. 163 hlm.
Nasution, L. I. 1990. Faktor Pendukung External Bagi Program Benih Kedelai.Risalah Loka karya Pengembangan Kedelai. Pusat Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pangan Bogor. 13 Des. 1990.
Nurbailis, 2008.Karakterisasi mekanisme Trichoderma sp pindigenusrizosfir pisang untuk pengendalianFusariumoxy sporum f. sp. Cubense penyebab penyakit layu Fusarium pada tanaman pisang. Disertasi, Program Pascasarjana Universitas Andalas Padang.
Rukmana dan Yuniarsih. 2001. Budidaya dan Pascapanen Kedelai. Penerbit. Kanisius. Jakarta.
Santi, T.k. 2006. Pengaruh pemberian pupuk kompos terhadap pertumbuhan tanaman tomat (Lycopersicum esculantum Mill). Jurnal.ilmiah Progressif.
Sarief,S. 1989. Kesuburan dan Pemupukan Tanah Pertanian .Bandung: Pustaka Buana.
Sapareng S., Ala A., Kuswinanti T., Rasyid B., 2018. the ability of trichoderma sp and pleurotus sp for the decomposition of oil palm empty bunches. Pakistan Journal Biotechnology, 15(2): 543-548.
Sudiyani, Y. 2009. Utilization of Biomass Waste Empty Fruit Bunch Fiber of Palm Oil for Bioethanol Production. Jakarta, 4-5 Februari 2009 : Research Workshop on Sustainable Biofuel : 1-15