ANALISIS LOKASI PADA PERENCANAAN TERMINAL TOPOYO MAMUJU TENGAH
PDF (Inggris)

Kata Kunci

Analisis Lokasi Terminal
Terminal Topoyo

Abstrak

Pada perencanaan terminal yang baik adalah yang perencanaan lokasinya secara sistem jaringan mampu berperan dalam melancarkan pergerakan sistem transportasi secara keseluruhan, dengan demikian perencanaan dan pengembangannya perlu ditata dalam satu kesatuan sistem yang terpadu. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lokasi perencanaan Terminal Topoyo, Mamuju Tengah, baik secara makro maupun mikro. Letak terminal sangatlah berperan, terutama dalam kaitannya dengan peran yang disandang oleh terminal bersangkutan dalam sistem jaringan rute ataupun keberadaan terminal tersebut dalam system prasarana jaringan jalan. Jenis studi ini adalah deskriptif evaluatif dengan membandingkan kriteria lokasi terminal yang ideal dengan kondisi alternatif-alternatif lokasi yang ada. Analisis terbagi menjadi dua, yaitu analisis lokasi terminal decara makro dan secara mikro. Analisis lokasi secara makro dilakukan dengan metode skoring berdasarkan tujuh kriteria lokasi terminal yang telah ditetapkan. Sedangkan untuk Analisis lokasi secara mikro, juga menggunakan teknik analisis skoring dan matriks kinerja (performance matrix)  yang merupakan representasi dari tingkat pemenuhan kriteria dari suatu alternatif yang merupakan hasil perkalian dari skor alternative terhadap variabel kriteria dengan besarnya bobot setiap kriteria. Hasil analisis makro, dengan menggunakan metode skoring dan penilaian kualitatif, maka terpilih lokasi alternatif pertama. Pada lokasi tersebut dianalisis mikro dengan juga menggunakan teknik analisis skoring dan matriks kinerja (performance matrix)  maka diperoleh hasil pada Lokasi 1 (nilai 87.397)  ditetapkan sebagai lokasi terbaik dalam pembangunan terminal di Kabupaten Mamuju Tengah dibandingkan dengan lokasi alternatif 2 yang hanya memiliki nilai 84.613
PDF (Inggris)

Referensi

Direktorat Jenderal Bina Marga. (1997). Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Jakarta : Departemen Pekerjaan Umum RI

Fisu AA. (2016). Potensi Demand pengembangan Kanal Jongaya & panampu Sebagai Moda Transportasi Kota Makassar. Jurnal JMTranslog Trisakti Vol 03 no 03, Jakarta.

Humang Windra Priatna & Amrin. (2016) Peningkatan Akses Jalan Untuk Menunjang Distribusi Hasil Produksi Kota Terpadu Mandiri (KTM) Air Terang Kab. Buol. Jurnal Pena Teknik Universitas Andi Djemma, Palopo.

Humang Windra Priatna & Zulfadly. (2016). Analisis Keterpaduan Moda Transportasi Angkutan Penyeberangan Dengan Jalan Raya di Pelabuhan Bajoe Kab. Bone. Jurnal Pena Teknik Universitas Andi Djemma, Palopo.

Keputusan Menteri. (1995). Keputusan Menteri Perhubungan No 31 Tahun 1995 Tentang Terminal Transportasi Jalan. Jakarta : Departemen Perhubungan

Natsir Rakhmawati. (2016). Karakteristik Kinerja Moda Angkutan Umum Kota Palopo (Studi Kasus Penumpang Bus Executive, Suspensi Udara, Scania – PO Bintang Prima. Jurnal Pena Teknik Universitas Andi Djemma, Palopo.

Rita Ahmad Rusli. (2014). Usulan Penentuan Lokasi dan Tapak Terminal Regional di Kota Bintuni. Jurnal Planesa Vol.05 Universitas Esa Unggul, Jakarta.

Authors who publish in PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Teknik agree to the following terms:

  • Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
  • Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
  • Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.