Abstrak
Penelitan ini bertujuan untuk mengetahui dampak optimalisasi pada saluran pembuang To’pongo dan seberapa besar daya tampung volume genangan serta debit rata-rata dan debit rencana pada saluran tersebut untuk para petani Desa To’pongo. Lokasi penelitian berada di Desa To’ Pongo Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu. Perhitungan volume saluran pembuang eksisting diambil satu sempel penampang patok saja, dengan Lebar saluran (B) 1,92 m, lebar saluran (B1) 1,20 m dan tinggi saluran (T) 0,63 m. Lebar atas genangan (B) 0,57 cm, lebar bawah genangan (B1) 0,40 cm, tinggi genangan (T) 0.40 cm, panjang tersier (P1) 488 m dan Panjang tarsier (P2) 451 m. Hasil perhitungan didapatkan panjang saluran pembuang To’Pongo 2236 m, volume eksisting pembuang To’pongo 3939.71 m3, Volume rencana  5781.33 m3, volume luapan areal sawah 406,187 m3 ,dan volume saluran tersier bernilai 187,31 m3, Sehingga berdasarkan hasil tersebut dapat di nyatakan pengoptimalan pada saluran pembuang To’Pongo dengan jumlah volume luapan pada areal sawah 406,187 m3, sedangkan volume rencana optimalisasi adalah 9720,95 m3. Dengan hasil optimalisasi yang maksimal tentu kecepatan aliran luapan di areal sawah akan semakin maksimalReferensi
Ajeng, N.S.A. (2006). Penentuan Tarif Irigasi Sebagai Upaya Peningkatan Efisiensi Penggunaan Air Pada Usahatani Padi Sawah. Bogor: Institut Pertanian Bogor.
Anonim. (2013). Kriteria Perencanaan Irigasi KP.- 01. Jakarta: Badan Penerbit Pekerjaan Umum.
Anonim. (2016). Buku Inventarisasi Jaringan Irigasi. UPTD Rantau Fajar Daerah Irigasi Punggur Utara. Provinsi Lampung. 38 hal. Tidak Dipublikasi.
Anonim. (2017). Buku Pintar Operasional Irigasi. UPTD Rukti Endah Daerah Irigasi Punggur Utara. Provinsi Lampung. 56 hal. Tidak Dipublikasi.
Binilang, A. (2014). Perilaku Hubungan Antar Parameter Hidrolis Air Loncat Melalui Pintu Sorong Pada Saluran Terbuka. Jurnal Ilmiah Media Engineering, 4(1), 41-44.
Hariany, S. (2011). Evaluasi Kinerja Jaringan Irigasi Di Saluran Sekunder Pada Berbagai Tingkat Pemberian Air Di Pintu Ukur. Jurnal Rekayasa Vol 15 No.3, Universitas Lampung.
Johansson, R.C. (2000). Pricing Irrigation Water: A literature survei. Washington DC: The Word Bank.
Nurrochmad, F. (2007). Analisis Kinerja Jaringan Irigasi. Yogyakarta: Universitas Gajah Mada.
Pemerintah Republik Indonesia. (2007). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 32/PRT/M/2007 tentang Pedoman Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi. Jakarta: Pemerintah Republik Indonesia.
Rosadi, R.A.B. (2015). Dasar-Dasar Teknik Irigasi. Yogyakarta: Graha Ilmu:
Soewarno. (1991). Hidrologi Pengukuran dan Pengolahan Data Aliran Sungai (Hidrometri). Bandung: Nova.
Suroso, Nugroho, P.S., dan Pamuji, P. (2007). Evaluasi Kinerja Jaringan Irigasi Banjaran Untuk Meningkatan Efektifitas Dan Efisiensi Pengelolaan Air Irigasi. Jurnal Dinamika Teknik Sipil Volume 7 No. 1: 55-62.
Suyono, S.,Takeda, K. (1978). Hidrologi Untuk Pengairan. Jakarta: Pradnya Paramita.
Authors who publish in PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Teknik agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
