Abstrak
Penelitian ini membahas tentang rancang bangun wall climbing, sebagai salah satu kegiatan positif yang dapat dilakukan oleh pemuda masa kini dalam rangka pembinaan pada generasi muda dalam hal pengembangan sikap, kedisiplinan, maupun melahirkan prestasi dalam olah raga panjat tebing. Wall climbing akan dibangun dengan ketinggian 14,5 meter. Dalam perancangan konstruksinya memperhatikan syarat-syarat keseimbangan pada perhitungan konstruksi rangka batang. Diperhatikan juga mengenai teknik dan perhitungan sambungan yang digunakan, yaitu menggunakan sambungan las dan sambungan baut. Kerangka penyelesaiannya menjelaskan gambar teknik yang digunakan, persiapan bahan, prosedur kerja, teknik pengelasan dan perakitan/assembling.
Referensi
Gunawan Rudi. 1988. Tabe Profil Konstruksi Baja. Yogyakarta. Kanisius.
Heinz Frick. 1976. Mekanika Teknik-Statistika Dan Kegunaannya 1. Yogyakarta. Kanisius.
Oentoeng. 1999. Konstrusi Baja. Surabaya. LPPM Universitas Kristen PETRA.
PEDC. 1982. Ilmu Kekuatan Bahan. Bandung
Sato Takeshi dan Sugiarto. 1992. Menggambar Mesin. Jakarta. Praditya Paramitha.
Sularso. 1987. Dasar Perencanaan Dan Pemilihan Elemen Mesin. Jakarta. Praditya
Paramitha. Suryanto. 1995. Elemen Mesin 1. Bandung. Pusat Pengembangan Pendidikan Politeknik.
Authors who publish in PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Teknik agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
