Hunian Vertikal Kontainer Buruh Pt Kima Dengan Konsep Arsitektur Humanis
PDF (Inggris)

Kata Kunci

Rumah susun
Container
Buruh
Humanis.

Abstrak

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendesain Rumah Susun yang layak huni bagi Buruh PT KIMA Makassar melalui pendekatan yang humanis, sejalan dengan kebutuhan kaum buruh sehari-hari untuk beristirahat, sekaligus memaksimalkan potensi perancangan tapak yang menunjang interaksi sosial dan rekreasi. Pemilihan lokasi Rumah Susun berada di dalam kawasan PT KIMA yang dapat ditempuh berjalan kaki sehingga dapat menunjang produktivitas kerja serta memberikan waktu lebih banyak untuk berinteraksi dengan keluarga. Material yang digunakan adalah kontainer bekas sebab ketersediaannya yang cukup banyak dan kemudahan dalam proses pembangunannya serta memiliki bentuk yang dapat disusun secara modular. Perancangan yang humanis terhadap material kontainer ini dicapai melalui perancangan ruang-ruang yang menunjang kenyamanan akses, kenyamanan termal, dan interaksi sosial. Massa bangunan ditata agar mampu memaksimalkan pengkondisian iklim mikro secara alami. Pada unit-unitnya dirancang dengan memaksimalkan bukaan untuk pencahayaan dan penghawaan alami, serta dengan sistem insulasi menggunakan material glass wool. Ruang-ruang diatur agar memungkinkan interaksi sosial. Ruang-ruang terbuka dan komunal dioptimalkan, seperti pada area selasar dan taman-taman di dalam tapak.


The purpose of this research is to design a decent housing for PT KIMA Makassar laborers through a humanistic approach, in line with the needs of the daily laborers to rest, while maximizing the potential of site design that supports social interaction and recreation. The selection of flats location is within PT KIMA area which can be reached on foot so that it can support work productivity and give more time to interact with family. The material used is used shipping container because of its considerable availability and ease of construction process as well as has a form that can be arranged in modular. The humanist design of the container material is achieved through the design of spaces that facilitate access comfort, thermal comfort, and social interaction. Building masses are designed to maximize microclimate conditioning naturally. The units are designed to maximize openings for natural lighting and cross ventilation, as well as with insulation systems using glass wool material. Spaces are arranged to allow for social interaction. The open and communal spaces are optimized, as in the lobby area and the gardens within the site.

PDF (Inggris)

Referensi

Bernardo, L. F., L. A Oliveira, M. C Nepomuceno, & J. M Andrade. 2013. Use of refurbished shipping containers for the construction of housing buildings: details for the structural project. Journal of Civil Engineering and Management, 19(5), 628-646.

[BPS] Badan Pusat Statistik Kota Makassar. 2019. Makassar Dalam Angka 2017. Makassar.

Carissa Laurentia & Nadia Nathania. 2019. “Effect of Implementing Modular Container Structure Towards The Roomand Corridor Quality in Chara Hotelâ€. Risa Jurnal Vol.03 No.01 Januari 35-50.

Fisu AA. 2016. “Analisis dan Konsep Perencanaan Kawasan Pelabuhan Kota Penajam sebagai Pintu Gerbang kab. Penajam Paser Utara, Kalimantan Timurâ€. Jurnal Pena Teknik Vol.01 No.02 September 2016. 125-136.

Fisu AA. 2016 Potensi Demand Pengembangan Kanal Jongaya & Panampu Sebagai Moda Transportasi (Waterway) di Kota Makassar. 2016. JMTranslog 3 (3), 285-298.

Fitrianto Ekan, Ashadi, Prayogi Lutfi. 2017. “Penerapan Konsep Reuse pada Hunian dan Perkantoran di Kawasan Bongkar Muat Pelabuhanâ€. Jurnal Arsitektur Purnarupa Vol.01 No.01 Maret 2017 29-32.

Haq Zahrah Dhiya’ul, Firmansyah Rangga, dan Sudarisman Irwan. 2017. “Perancangan Interior Sekolah Anak Jalanan Master Indonesia di Kawasan Terminal Terpadu Kota Depok Dengan Pendekatan Desain Berkelanjutan Biomimicryâ€. E-Proceeding of Art & Design Vol.04 No.01 April 2017 102-113.

Herman, Asnawi. 2016. “Preferensi Bermukim Tenaga Kerja Kawasan Industri Makassarâ€. Jurnal Pembangunan Wilayah dan Kota Biro Penerbit Planologi Undip, Vol. 12 (3), 293–302.

Hidayat Adrianto & Fisu Amiruddin Akbar. 2019. “Konsep Arsitektur Panti Rehabilitasi Ketergantungan Narkotika & Psikotropika Di Makassar, Pendekatan Arsitektur Postmodern Historiscm.†INA-Rxiv. May 27. Doi:10.31227/Osf.Io/E4gtu.

Ismail, M., K. M Al-Obaidi, A. M Abdul Rahman. & M. I Ahmad. 2015. Container Architecture in the Hot-Humid Tropics: Potential and Constraints. International Conference on Environmental Research and Technology, 142-149.

Kamarazaly, Myzatul Aishah, et al. 2017. A Feasibility Study on Container Construction in Malaysia. Journal of Built Environment, Technology and Engineering, Vol. 3, 110-119.

Kumara Boris & Kusumarini Yusita. 2015. “Perancangan Refunction Container Sebagai Modular Retail di Surabayaâ€. Jurnal Intra Vol.03 No.01 2015 29-32.

Kurniasih, Sri. 2019. Passive Cooling Sebagai Pengudaran Alami Pada Rumah Tinggal. Jurnal Fakultas Teknik ARSITRON Vol. 9 (1)

Latifah, Nur Laela, Erwin Yuniar Rahadian. 2018. Strategi Green Building untuk Optimalisasi Penghematan Energi Operasional Bangunan terkait Rancangan Ventilasi dan Pengkondisian Udara pada Gedung Kantor Pengelola Bendungan Sei Gong – Batam.

Seminar Nasional ITENAS 2018, A7-A12.

Mala, Yordan Perwi, Josephus I. Kalangi, Fabiola B. Saroinsong. 2018. Pengaruh Ruang Terbuka Hijau Terhadap Iklim Mikro dan Kenyamanan Termal Pada 3 Lokasi di Kota Manado. Jurnal Ilmu Pertanian Eugenia, Vol. 24 (2), 52-63.

Mahira Eka Diana & Hignasari Virginayoga. 2018. “Konsep Mandala Pada Rancangan Limbah Kontainer Untuk Hunian Sementara Korban Bencana Alam Baliâ€. Vitruvian Jurnal Arsitektur, Bangunan dan Lingkungan Vol07 No.02 Februari 2018 77-86.

Mariana, Yosica. 2014. Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau di Rumah Susun Studi Kasus: Rumah Susun Kebon Kacang dan Bendungan Hilir I. ComTech: Computer, Mathematics and Engineering Applications, Vol 5 (2), 851-859

Nandini, Widya, Sari Wahyuni. 2019. Analisa Gender dan Pentingnya Kondisi Psychological Wellbeing Buruh Di Tempat Kerja. Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia (JRMSI), Vol 10 (1), 71-95.

Prajogo Maria Valenciana Utari & Tedjokoesoemo. 2015. “Perancangan Interior Kontainer Sebagai Sarana Edukasi di Rusun Sombo Surabayaâ€. Jurnal Intra Vol.03 No.02 551-562.

Prasetyo Lucky, Tobing Rumiati & Budiyuwono Hartato. 2018. “Konsep Ekologis dan Budaya pada Perancangan Hunian Paska Bencana di Yogyakartaâ€. Jurnal Teknik Arsitektur Arteks Vol.02 No.02 Juni 2018 125-136.

[PERMEN] Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 05 Tahun 2007 Tentang Pedoman Teknis Pembangunan Rumah Susun Sederhana Bertingkat Tinggi

Septianto Egi, Dwi Handono P, Rahman Arief H, Susetyo Dimastian. 2015. “Aplikasi Modul Kontainer Terhadap Desain Ruang pada Bangunan Poli Gigi dan Taman Baca Amin di Batu Malangâ€. Jurnal Reka Karsa No.01 Vol.03 1-11.

Susanto, Lianggono. 2014. Eksplorasi Terapan Refunctioned Container Menjadi Ruang-Bangunan Taman Baca Amin di Batu, Jawa Timur. Dimensi Interior, Vol. 12 (1), 23-30.

[SNI] Tata Cara Perencanaan Lingkungan Perumahan di Perkotaan. SNI 03-1733-2004.

[UU] Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1985 Tentang Rumah Susun.

Wunas, Shirly, Venny Veronica Natalia. 2015. Pembangunan Infrastruktur Transportasi di Kota Makassar. Jurnal Transportasi, Vol. 15 (3), 169-178.

Authors who publish in PENA TEKNIK: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Teknik agree to the following terms:

  • Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
  • Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
  • Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.