MANFAAT BELAJAR PENGELOLAAN USAHA BAKERY TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA MAHASISWA D4 TATA BOGA PKK FT UNM

Isi Artikel Utama

Besse Qur’ani
Haerani Haerani
Gawarti Gawarti

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis manfaat dari pembelajaran pengelolaan usaha bakery terhadap minat berwirausaha mahasiswa. Fokus penelitian ini adalah pada dampak positif yang diperoleh mahasiswa setelah mengikuti program pembelajaran yang mencakup aspek-aspek pengelolaan usaha bakery. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan melibatkan mahasiswa dari program pengelolaan usaha bakery di berbagai institusi pendidikan tinggi. Data dikumpulkan melalui wawancara, kuesioner, dan observasi selama periode waktu tertentu. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan kunci. 1), mahasiswa yang mengikuti pembelajaran pengelolaan usaha bakery mengalami peningkatan pengetahuan yang signifikan dalam bidang perencanaan bisnis, manajemen keuangan, pemasaran, dan strategi operasional. Keterampilan praktis seperti produksi produk, manajemen persediaan, dan pelayanan pelanggan juga mengalami perkembangan positif. 2) pembelajaran ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas mereka, terutama dalam desain dan penyajian produk bakery. Mahasiswa berhasil menciptakan produk baru dan memasarkannya dengan cara yang inovatif. 3) melalui pemahaman pasar dan kebutuhan pelanggan yang diperoleh selama pembelajaran, mahasiswa dapat mengidentifikasi peluang bisnis potensial. Hal ini memicu peningkatan minat mereka dalam berwirausaha, terutama di bidang bakery. 4) pengalaman praktik langsung dalam pengelolaan usaha bakery, baik melalui magang maupun proyek kuliah praktik, memberikan mahasiswa pengalaman berharga di dunia bisnis. Pengalaman ini meningkatkan rasa percaya diri mereka dan mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan berwirausaha di masa depan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang bagaimana pembelajaran pengelolaan usaha bakery dapat secara positif memengaruhi minat berwirausaha mahasiswa. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya mengintegrasikan pendekatan praktis dan pengalaman langsung dalam kurikulum pendidikan tinggi untuk meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam berwirausaha, khususnya di sektor bakery.  

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Referensi

Ayodya, Wulan, (2010), Cara Awal Buka Usaha Roti dan Kue. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Sanjaya, Wina, (2016), STRATEGI PEMBELAJARAN Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana

Saraswati, E,dkk, (2016), Modul Guru Pembelajar Paket Keahlian Patiseri Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kelompok Kompetensi J. Jakarta: Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan (Pppptk)

Sudjana, N, (2009), Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar.Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sudjana, N, (2011), Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung : Sinar BaruAlgensindo.

Sugiyono, (2010), Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta

Sugiyono, (2017), Metode Penelitian Adminitrasi. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono, (2018), Metode penelitian pendidikan (pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D).Bandung: Alfabeta.

Sukardi, (2008), Metedologi Penelitian Pendidikan. Yogyakarta: Bumi Aksara.

Suryabrata, Sumadi, (2000), Metodelogi Penelitian. Jakarta: Raja Grafindo Persada.