Community Perceptions of The Existence and Function of the Ghimbo Pomuan Indigenous Forest in Koto Perambahan Village, Kampar District, Riau Province
DOI:
https://doi.org/10.55285/bonita.v6i2.2959Keywords:
aspek ekologi, aspek ekonomi, aspek sosial, hutan adat, persepsiAbstract
The Ghimbo Pomuan Customary Forest in Koto Perambahan Village, Kampar Regency, Riau Province, was established through the Ministry of Environment and Forestry Decree Number 7504/MENLHK-PSKL/PKTHA/KUM.1/9/2019, covering an area of 56 hectares. This study aims to analyze the community's perceptions of the existence and functions of the Ghimbo Pomuan Customary Forest. The methods used include surveys and interviews with 100 respondents, using a questionnaire that assesses perceptions based on ecological, economic, and social aspects. The results show that the community has a positive perception of this forest, with high scores in the economic (64), socio-cultural (61), and ecological (63) aspects. This indicates the significant role and dependency of the community on the sustainability of the Ghimbo Pomuan Customary Forest.
References
Andini, RA., Masrilurrahman, LS. 2023. Persepsi masyarakat Terhadap Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan Lembah Sempager pada Blok 3 Desa Gunung Malang Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Silva Samalas, Vol. 6 No. 1, 28-36.
Firdaus., Hidayatullah A., Wardiman. 2019. Dampak Pendidikan Terhadap Perubahan Sosial, Ekonomi Dan Budaya Masyarakat Desa Terpencil (Studi Di Masyarakat Desa Sai Kabupaten Bima). Komunikasi Dan Kebudayaan, Vol. 3 No. 2, 26–43.
Heryatna, D., Zainal, S., Husni, H. 2016. Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Hutan Kemasyarakatan di Desa Meragun Kecamatan Nanga Taman Kabupaten Sekadau. Jurnal Hutan Lestari, Vol. 4 No. 1, 58-64
Iskar, I., Silaya, T. M., Teslatu, I. 2021. Potret Hutan Adat di Desa Ewiri Kecamatan Leksula, Kabupaten Buru Selatan. Makila, Vol. 15 No. 1, 37–57.
Lien, M., Sudrajat, J., Imelda. 2019. Persepsi Masyarakat Terhadap Kehadiran Hutan Lindung Gunung Naning di Kabupaten Sekadau. Jurnal Pertanian Equador, Vol 8 No. 2
Mamuko, F., Walangitan, H., Tilaar W. Persepsi Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Upaya Rehabilitasi Hutan Dan Lahan di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur. Eugenia, Vol. 22 No. 2, 80-91
Maubanu, DA., Purnama, MME., Rammang, N. 2022. Persepsi Masyarakat Terhadap Hutan Taman Wisata Alam Camplong Di Kelurahan Camplong I, Kecamatan Fatuleu, Kabupatan Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Wahana Lestari, Vol. 2 No. 1, 24-32
Novianti, L. E., Hamzah, H., Hariyadi, B. 2022. Kearifan Lokal Pengelolaan Hutan Adat oleh Masyarakat Adat Tigo Luhah Kemantan Kabupaten Kerinci. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, Vol. 22 No. 1, 261-265
Novayanti, D., Banuwa, IS., Wulandari, C. 2017. Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Persepso Masyarakat dalam Pembangunan Hutan Tanaman Rakyat pada KPH Gedong Wani. Jurnal Hutan dan Masyarakat, Vol. 9 No.2, 61-74
Permata, CO., Iswandaru, D., Hilmanto, R., Febryanto, IG. 2021. Persepsi Masyarakat Pesisir Kota Bandar Lampung Terhadap Hutan Mangrove. Journal of Tropical Marine Science, Vol.4 No. 1, 40-48
Pratiwi, R., Nitibaskara, TU., Salampessy ML. 2018. Persepsi dan Sikap Masyarakat Terhadap Pengelolaan Hutan Adat (Studi Kasus di Kasepuhan Pasir Eurih, Desa Sindanglaya, Kecamatan Sobang, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten). Jurnal Nusa Sylva, Vol. 18 No. 1, 31-37
Sarosa, S. (2017). Penelitian Kualtitatif Dasar-Dasar. Jakarta: Indeks
Setiawan, H., Purwanti, R., Garsetiasih, R. 2017. Persepsi dan Sikap Masyarakat terhadap Konservasi Ekosistem Mangrove di Pulau Tanakeke Sulawesi Selatan. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, Vol. 14 No 1, 57–70.
Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi. Jakarta: Rineka Cipta.
Sholihudin, LM., Feronika, E., Rhama, B., Redin, H., Amelia, V. 2023. Hubungan Persepsi Dan Partisipasi Masyarakat Sekitar Terhadap Pengelolaan Ekowisata Punggualas Kabupaten Katingan. Journal Socio Economics Agricultural, Vol. 18 No. 2. 135-144
Takarendehang, R., Sondak, C. F., Kaligis, E., Kumampung, D., Manembu, I. S., & Rembet, U. N. 2018. Kondisi Ekologi Dan Nilai Manfaat Hutan Mangrove Di Desa Lansa, Kecamatan Wori, Kabupaten Minahasa Utara. Jurnal Pesisir Dan Laut Tropis, Vol. 6 No. 2, 45–52.
Trisnawati. 2007. Inisiatif Hutan Adat sebagai Alat Bantu untuk Menemukenali Bentuk Pengembangan Usaha Perhutanan Rakyat yang Berkelanjutan dan Berkeadilan. Jurnal Hutan Rakyat, Vol. 5 No. 1, 1-26.












