ANALISIS DIMENSI MATA PENCAHARIAN DAN POTENSINYA DALAM MENINGKATAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT DI DESA TAMUKU KECAMATAN BONE-BONE KABUPATEN LUWU UTARA
DOI:
https://doi.org/10.35914/jemma.v2i1.146Kata Kunci:
Mata Pencaharian dan Kesejahteraan MasyarakatAbstrak
Penelitian ini bertujuan (1) mendeskripsikan Dimensi mata pencaharian masyarakat Desa Tamuku Kecamatan Bone-bone Kabupaten Luwu Utara, (2) mendeskripsikan tingkat kesejahteraan masyarakat DesaTamuku Kecamatan Bone-bone Kabupaten Luwu Utara, (3) mengetahui mata pencaharian yang memiliki potensi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Tamuku Kecamatan Bone-bone Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data bersumber dari. Pertama, data primer yaitu data dari masyarakat Desa Tamuku. Sumber data masyarakat selanjutnya disebut informan. Pemilihan informan menggunakan teknik purposife sampiling. Dalam hal ini, peneliti menetapkan perwakilan masyarakat dari setiap mata pencaharian.Dan Badan Pusat Statistic (BPS) Luwu Utara. Kedua, Data sekunder bersumber dari kepustakaan. Serta kearsipan data pada Kantor DesaTamuku. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan yakni, pertama, Dimensi mata pencaharian masyarakat Desa Tamuku terbagi menjadi 49 jenis yang diklasifikasi menjadi tujuh bidang yaitu (1) pelayanan jasa, (2) perindustrian, (3) perdagangan, (4) pertanian, (5) perikanan, (6) peternakan, (7) pensiunan/purna. Kedua, Tingkat kesejahteraan masyarakat terukur melalui identifikasi beberapa indikator yaitu (1) kemampuan pemenuhan kebutuhan sandang, pangan, dan papan, (2) kemudahan akses layanan kesehatan, (3) kemudahan akses pendidikan. Dari keseluruhan mata pencaharian masyarakat Desa Tamuku yang berjumlah 49, maka mata pencaharian usaha penggilingan padi di bidang pertanian adalah jenis mata pencaharian yang memiliki peluang terbesar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Referensi
Bakhtiar, B. (2017). Manajemen Keuangan Daerah (Pengelolaan Keuangan daerah Berbasis Ekonomis, Efesiensi & Efektifitas). Makassar: PT. Umi Toha
Beratha, I Nyoman. 1982. Desa, Masyarakat Desa, Pembangunan Desa. Jakarta: PT Ghalia Indonesia.
Bintarto. (1989). Interaksi Desa Kota dan Permasalahannya. Jakarta: Ghalia Indonesi.
Badan Pusat Statistik. 2013. Dimensi Mata Pencaharian Penduduk Indonesia Berdasarkan Lapangan Pekerjaan. Jakarta: BPS Pusat.
Badan Pusat Statistik. (2017). Dimensi Mata Pencaharian Penduduk Kabupaten Luwu Utara Berdasarkan Lapangan Pekerjaan. Luwu Utara: BPS Daerah. Irwan, I., & Haryono, D. (2015). Pengendalian Kualitas Statistik (Pendekatan Teoritis dan Aplikatif). Bandung: Alfabeta
Moleong, J. Lexy. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: CV Remaja Rosdakarya.
Moleong, J. Lexy. (1998). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: CV Remaja Rosdakarya Tenrigau, A. M., dkk. (2018). Manajemen Sebuah Pengantar. Palopo: Andi Djemma Press
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Penulis yang menerbitkan pada JEMMA | Journal of Economic, Management and Accounting menyetujui persyaratan berikut:
- Penulis memiliki hak cipta dan memberikan JEMMA | Journal of Economic, Management and Accounting untuk publikasi pertama dengan karya yang secara bersamaan dilisensikan di bawah Lisensi Atribusi Creative Commons (CC BY 4.0) yang memungkinkan orang lain untuk berbagi (menyalin dan mendistribusikan kembali materi dalam media atau format apa pun) dan beradaptasi (mencampur) , mentransformasikan, dan membangun di atas bahan) karya untuk tujuan apa pun,
- Penulis dapat membuat perjanjian kontrak tambahan yang terpisah untuk distribusi non-eksklusif versi jurnal, yang diterbitkan dari karya tersebut (misalnya, mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan atas publikasi awalnya di JEMMA | Journal of Economic, Management and Accounting
- Penulis diizinkan dan didorong untuk memposting pekerjaan mereka secara online (misalnya, dalam repositori institusional atau di situs web mereka) sebelum dan selama proses pengajuan, karena dapat menyebabkan pertukaran yang produktif, serta kutipan yang lebih awal dan lebih besar dari karya yang diterbitkan.