PENDAPATAN ON FARM, OFF FARM, DAN NON FARM PADA RUMAH TANGGA PETANI PADI DI DESA CAMPAGAYA KECAMATAN GALESONG KABUPATEN TAKALAR

Main Article Content

Nur Anil Saputri
Sri Mardiyati
Nadir Nadir

Abstract

Para petani padi yang ada di Desa Campagaya seabagian besar telah mengetahui pendapatan dan jalur pemasaran hasil panen beserta masalah-masalah yang dihadapi. Akan tetapi1secara spesifik, mereka belum pernah melakukan analisis pendapatan mereka dari usahatani padi maupun dari luar usahatani padi. Maka dari itu penulis tertarik untuk melakukan penelitian secara spesifik mengenai sumber pendapatan on farm, serta kontribusi yang diberikan oleh sektor off farm, dannon farm petani padi di Desa Campagaya Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data kuantitatif. Sedangkan, teknik penentuan1sampel yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Jumlah pendapatan petani tergantung pada tingkat penerimaan yang dipengaruhi oleh produktivitas padi. Selain itu, jumlah biaya yang dikeluarkan juga berpengaruh dalam menentukan jumlah pendapatannya yang dimana semakin besar suatu biaya usahatani yang dikeluarkan, maka pendapatan akan berkurang. Selain pendapatan dari usahatani, terkadang petani juga mengandalkan pendapatan dari dua subsector pertanian lainnya yaitu subsector off farm dan non farm. Tingkat pendapatan usahatani on farm pada rumah tangga petani padi didapat dari total penerimaan Rp.13.805.120,91/ha dikurangi dengan total biaya produksi Rp.4.624.434,58 sehingga menghasilkan pendapatan rata-rata perhektar sebesar Rp.9.180.686,33. Adapun kontribusi off farm sebesar Rp.1.379.800,85 ha/ musim dengan kontribusinya terhadap pendapatan petani sebesar 29,50%. Sedangkan pendapatan pada non farm sebesar Rp.2.920.341,39 dengan kontribusi sebesar 53,31%.

Article Details

Section

Articles

References

BPS Kabupaten Takalar . (2019). Tanaman Pangan. diakses pada 13 November 2021, dari Badan Pusat Statistika: https://takalarkab.bps.go.id

Edy, K. S., Widjojoko Program Studi Sosial Ekonomi, T., & Fakultas Pertanian Unsoed Jl dr Soeparno Karangwangkal Purwokerto, A. (2009). Analisis Keberagaman Usaha Rumah Tangga Pertanian Lahan Kering di Kabupaten Bayumas (Vol. 3, Issue 3)

Gumbira Sa, E. (n.d.). Agribisnis dan Ekonomi Pangan.

Ketahanan, B., Dan, P., Pertanian, P., Bekerja, A., & Dengan, S. (2009). Budidaya Tanaman Padi.

Lotulung, G. (2021). Pengertian pendapatan nasional,rumus, dan manfaatnya. diakses pada 13 November, 2021, dari kompas: https://amp-kompas.com

Malik, N. (1994). Fenomena on farm. Bestari.

Moehar. (2001). Pengantar Ekonomi Pertanian. Jakarta: Bumi Aksara.

Mubyarto. (2003). Teori Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Dalam Ekonomi Pancasila. Jurnal Ekonomi Rakyat, no. 4.

Mudatsir, R. (2021). Analisis Pendapatan Rumah Tangga Dan Tingkat Kesejahteraan Petani Kelapa Sawit Di Kabupaten Mamuju Tengah. Journal TABARO, 5(1).

Nadir, A. A. (2022). Analisis Supply Chain dan Farmer's Share Usahatani Telur Ikan Terbang Periode Covid-19 di Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. Tabaro Agricultur Science, 602-609.

Nadir, S. (2018). Analisis Usahatani Perikanan Nelayan Patorani. Inti Mediatama

Pio, R. J. (2019). Tata Kelola Usahatani Dalam Perspektif Kelompok Tani Karoong Desa Talikuran Kecamatan Sonder. In The Studies of Social Science (Vol. 1, Issue 1).

Rusli, R. (2021). Analisis pendapatan on farm, off farm, dan non farm pada rumah tangga petani kelapa sawit. makassar: library unismuh.

Shinta, A. (2011). Ilmu usahatani. Universitas Brawijaya Press.

Soekartawi. (1999). Agribisnis Teori dan Aplikasinya. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif,Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suratiyah. (2015). Ilmu usahatani: Edisi revisi. Jakarta: Penebar Swadaya.

Upah, K., & Tabungan, B. B. (2003). Dunia Usaha Masyarakat (Rumah Tangga). In Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia (Vol. 18, Issue 3).

Wahid Kurniawan, A. (2012). Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Harga Pokok Penjualan HPP Dengan Metode Average (Studi Kasus Pada Apotek “ABC†Semarang) (Vol. 11, Issue 1).

Widjojoko, K. E. (2009). Analisis keberaganman usaha rumah tangga pertanian lahan kering di Kabupaten Banyumas. Jurnal sosial ekonomi pertanian (JSEP), 3.