Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pojok Literasi Dalam Mewujudkan Desa Cerdas di Mekarjaya, Bogor
Main Article Content
Abstract
Masyarakat Desa Mekarjaya yang menetap di Desa hanya menjadi petani atau ibu rumah tangga, dan umumnya hanya berpendidikan sampai sekolah menengah pertama (SMP). Sarana prasarana membaca di Desa Mekarjaya juga cukup rendah sehingga mengurangi minat baca yang menyebabkan rendahnya tingkat literasi. Berdasarkan masalah tersebut, Desa Mekarjaya harus berupaya untuk meningkatkan potensi-potensi sumber daya manusianya untuk menjadikan Desa Cerdas. Berdasarkan hasil survei, Desa Mekarjaya dapat menjadi Desa cerdas dengan adanya  program pojok literasi melalui pengembangan sarana Pendidikan yang ada di Desa seperti PAUD, TPA dan tempat lainnya yang dapat dijadikan sarana belajar masyarakat khususnya anak-anak. Metode yang digunakan adalah sosialisasi dan pengadaan sumber-sumber referensi. Hasil kegiatan bahwa telah dilaksanakan berbagai aktivitas peningkatan pengetahuan kepada mitra yaitu masyarakat Desa Mekarjaya yang terdiri dari Ibu-ibu dan anak-anak PAUD. Tahapan kegiatan dimulai dengan sosialisasi dan edukasi mitra dalam mencari dan memanfaatkan literasi untuk menambah pengetahuan dan informasi, selanjutnya simulasi pemanfaatan literasi melalui dongeng atau melalui metode cerita bagi anak-anak. Kegiatan pengmas juga dilakukan dengan pengadaan sarana prasarana berupa rak buku, buku-buku, puzzle. Untuk melihat hasil kegiatan pengmas, dilakukan juga evaluasi dan pemantauan pasca kegiatan, hasilnya pojok literasi dapat dimanfaatkan dengan baik, memotivasi dan metode belajar menjadi lebih menyenangkan.
Â
Article Details
Section
References
Abidin, S., Muliyadi, I., Umar, T., & Arsil, T. (2022). Sosialisasi Pentingnya Literasi Informasi di Madrasah Aliyah Mursyidut Thullab Lembanna Kecamatan Sinjai Barat Kabupaten Sinjai. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 187-197.
Gusti, Y. (2020). Pengembangan Model Literasi melalui Dongeng dalam Memotivasi Membaca dan Menulis Berbasis Bahasa Indonesia: English. Studia Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2), 34-43.
Ruangguru.com. 4 Januari 2018. Masalah Kependudukan dalan Permasalahan Sosial. Diakses pada 15 Desember 2022. Dari https://blog.ruangguru.com/masalah-kependudukan-dalam-permasalahan-sosial
Hidayah, A., & Hidayah, N. (2022). Optimalisasi Pojok Baca Sebagai Implementasi Gerakan Literasi Masyarakat di Desa Plodongan, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 9(1), 100-106.
Masterplandesa.com. 21 Maret 2022. Memulai Identifikasi Potensi dan Masalah yang ada di Desa. Diakses pada 15 Desember 2022, dari https://www.masterplandesa.com/penataan-desa/memulai-identifikasi-potensi-dan-masalah-yang-ada-di-desa/"
Madu, F. J., Jediut, M., & Mulu, M. (2022). Implementasi Tahap Pembiasaan Dan Pengembangan Literasi Membaca Pada Siswa Kelas IV SDI Kusu, Manggarai, NTT. RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 658-671.
Membaca, I. A. L. (34). Provinsi.(2019)(pertama).
Kompasiana.com. 27 Januari 2023. Membangun Kualitas Bangsa Melalui Budaya Literasi. Diakses 9 Pebruari 2023. Dari https://www.kompasiana.com/zeamays13/63d2b09708a8b56be164e112/membangun-kualitas-bangsa-melalui-budaya-literasi
Prianto, J. S. (2020). Budaya baca untuk kemajuan suatu bangsa. Buletin Perpustakaan Universitas Islam Indonesia, 3(1), 1-20.
Rohman, S. (2017). Membangun budaya membaca pada anak melalui program gerakan literasi sekolah. TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar, 4(1), 151-174.
Teguh, M. (2020). Gerakan literasi sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata, 1(2), 1-9.
Kompas.com. 27 April 2022. Jumlah Penduduk Indonesia 2022. Diakses pada 15 Desember 2022. Dari https://nasional.kompas.com/read/2022/04/27/03000051/jumlah-penduduk-indonesia-2022.
Viva.co.id. 18 November 2022. UNESCO: Minat Baca Buku di Indonesia Urutan ke 60 dari 62 Negara. Diakses pada 9 Pebruari 2023. Dari https://www.viva.co.id/gaya-hidup/inspirasi-unik/1545379-unesco-minat-baca-buku-di-indonesia-urutan-ke-60-dari-61-negara