Penerapan Program Kenali Risiko Lingkungan Kerja (KELINGAN) sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Akibat Kerja

Main Article Content

Octavianus Hutapea
Muslikha Nourma Rhomadhoni
Friska Ayu
Merry Sunaryo
Moch Dwikoryanto
Moch.Nafiis Damanhuri Thoba
Afandi Sudarmawan

Abstract

Faktor lingkungan kerja dapat mempengaruhi kondisi Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pekerja. Industri sepatu merupakan sektor informal yang memiliki berbagai potensi bahaya yang dapat berisiko terhadap kondisi kesehatan pekerja. Faktor fisik lingkungan kerja yang kurang memadai seperti kondisi blower ruangan yg bentuknya kecil dan kadang tidak berfungsi, bau yang ditimbulkan dari bahan baku yang ditumpuk dan penggunaan lem kuning dan lem putih, kursi jahit yang tidak ergonomi, dan para pekerja yang masih kurang disiplin dalam menggunakan alat pelindung diri. Oleh karena itu tujuan dilaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membangun kesadaran pekerja akan potensi bahaya dan risiko lingkungan kerja salah satunya dengan penerapan program KELINGAN (Kenali Risiko Lingkungan Kerja) sebagai salah satu upaya pencegahan penyakit akibat kerja. Kegiatan ini dimulai dari survey kelompok sasaran, edukasi kepekerja dan kader pos UKK (Upaya Kesehatan Kerja) dan terakhir demonstrasi penggunaan alat pelindung diri. Hasil evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner pretest dan post test menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan terkait faktor bahaya di lingkungan kerja dan Teknik pencegahan dan pengendalian risiko yakni 0.004<0.05 menggunakan uji Paired Sample T-Test. Hal ini menunjukan bahwa informas bisa di terima dan dipahami dengan baik oleh para pekerja. Harapannya kegiatan ini bisa berlanjut dengan kegiatan PkM lainnya

Article Details

Section

Articles

Author Biographies

Octavianus Hutapea, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Muslikha Nourma Rhomadhoni, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Friska Ayu, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Merry Sunaryo, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Moch Dwikoryanto, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Pendidikan Dokter

Moch.Nafiis Damanhuri Thoba, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Afandi Sudarmawan, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Keselamatan dan Kesehatan Kerja

References

Alfers, L., & Rogan, M. (2015). Health risks and informal employment in South Africa: does formality protect health. International journal of occupational and environmental health, 21(3), 207–215.

Anam K. (2014). Kesehatan Kerja Sektor Informal. Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang,pp.1-21.

Haerawati Idris, Laksono Trisnantoro, Elan Satriawan. (2015). Expansion of Health Insurance for Informal Sector Workers (Pre and Post Health Guarantee Evaluation Study). Indonesian Health Policy Journal, 4(4), 201-204.

Juliaudrey, L.T.(2015). Efektivitas Pengawasan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Oleh Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Sidoarjo sebagai Upaya Mewujudkan Budaya K3. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik.3(3),35-40.

Mulia, Q.S., Sulistiyani, Setyaningsih, Y.(2017) Analisis Higiene dan Sanitasi Lingkungan Kerja Pada Pekerja Rumahan Industri Sepatu di Kabupaten Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat. 5(5),798-799.

Peraturan Mentri Ketenagakerjaan Republik Indonesia No. 5 Tahun 2018 Tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No.70 Tahun 2016 tentang Kesehatan Lingkungan Kerja Industri

Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Sunaryo, M., & Rhomadhoni, M. N. (2020). Gambaran Dan Pengendalian Iklim Kerja Dan Keluhan Kesehatan Pada Pekerja. Medical Technology and Public Health Journal, 4(2), 171-180.

Sunaryo, M., & Sahri, M. (2019). Evaluasi Iklim Kerja di Bagian Produksi pada Industri Keramik di Wilayah Gresik. ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 29-35.

Sahri, M., Jannah, F. R., Dewi, A. N., & Azmi, D. A. (2022). Prevalensi Keluhan Kesehatan pada Pekerja Industri Percetakan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 8(17), 273-279.

Sahri, M., Ayu, F., Sunaryo, M., Fasya, A. H. Z., Faradis, H., & Wicaksono, R. R. (2022). Pemantauan dan Upaya Peningkatan Intensitas Pencahayaan Lokal Pada Pekerjaan Menjahit di KUB Mampu Jaya untuk Mencegah Kelelahan pada Mata. Communautaire: Journal of Community Service, 1(2), 106-110.

Widiastuti, Febriana. (2009). Penilaian faktor fisik lingkungan kerja di bagian produksi sebagai upaya pencegahan penyakit akibat kerja di PT. Phapros tbk Semarang, Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret. Tugas akhir yang dipublikasikan.

Yati Oktaviana, Irna.(2020). Penilaian Lingkungan Kerja melalui Faktor Fisika terhadap Pencegahan Penyakit Akibat Kerja di PT BASF Indonesia, Project Report. IPB University. Laporan Praktik Kerja Lapangan yang tidak dipublikasikan.