Metode Experiential Learning dalam kegiatan PKKMB 2023 Universitas Fajar Makassar Sulawesi Selatan

Main Article Content

Agus Ardianto Budiman
Abdul Salam Munir
Muhammad Bisyri
Asri Mulya Setiawan
Mohammad Azhar Shauqy
Muhammad Rafi’i Zulkarnaen

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat kali ini adalah menerapkan metode experiential learning dalam mendukung bentuk simulasi dalam penyampaian materi demi pencapaian hasil sesuai pedoman yang telah ditetapkan pemerintah pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru 2023 Universitas Fajar. Tujuan pelaksanaan kegiataan yaitu agar peserta siap menjadi mahasiswa yang dewasa dan mandiri serta proses adaptasi yang cepat dalam menghadapi kehidupan perkuliahan. Kegiatan ini diikuti oleh 455 mahasiswa baru Universitas Fajar, yang diawal kegiatan secara umum masih memberikan respon jawaban normatif mengenai tujuan kuliah dan jawaban kontekstual sesuai judul kegiatan mengenai tujuan PKKMB 2023. Pengetahuan dan pemahaman peserta mengalami peningkatan setelah mengikuti kegiatan dan disimpulkan bahwa penerapan metode experiential learning dianggap dapat membantu dalam memahami materi dan teori yang disampaikan dan pelaksanaan PKKMB 2023 sangat membantu dalam persiapan menghadapi proses perkuliahan. Direkomendasikan agar metode experiential learning dapat kembali diterapkan pada kegiatan pelatihan selanjutnya dalam peningkatan kapasitas diri sebagai mahasiswa secara umum, dan sesuai bidang keilmuan masing-masing secara khusus.

Article Details

Section

Articles

References

Aukes, L. C., Geertsma, J., Cohen-Schotanus, J., Zwierstra, R. P., dan Slaets, J. P. J., (2008). The Effect of Enhanced Experiential Learning on the Personal Reflection of Undergraduate Medical Student. Medical Education Online, 13(15), 1 – 10.

Azizah, U., Hermawan, A. H., dan Erihadiana, M., (2021). Implementasi Teori Belajar Sosial Albert Bandura pada Kurikulum Darurat Covid-19. Forum Pendagogik, 12(1), 1 – 14.

Badan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, (2023). Pedoman Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru. Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Dian, M., (2016). Masa Lalu, Masa Kini, dan Masa Depan. Elex Media Komputindo, 177 hal.

Dweck, C. S., (2007). Change Your Mindset Change Your Life. Serambi Ilmu Semesta.

EduRank (2023). List of 18 best universities in Makassar, Updated: July 18, 2023. Diakses pada 2 Februari 2024. https://edurank.org/geo/makassar/.

Gymnastiar, A., (2020). Karakter Baku, Ikhtiar Membangun Generasi Muda Islami. MQS Publishing.

Indrabayu, Nurtanio, I., Wahyudi, A., Yohannes, C., Prayogi, A., Warni, E., Bustamin, A., Oktianawaty, A., Muchtamar, M., dan Areni, I. S., (2017). Pelatihan Mengenal Karakter Dasar Siswa untuk Coaching di SMK Telkom Makassar. Jurnal Teknologi Terapan untuk Pengabdian Masyarakat, 4(2), 113 – 119.

Kolb, (2014). Experiential Learning, Experience as The Source of Learning and Development. 2nd edition. Pearson Education Ltd.

Lawlor, B. K., dan Hornyak, M. J., (2012). Smart Goals: How the Application of Smart Goals Can Contribute to Achievement of Student Learning Outcomes. Developments in Business Simulation and Experiential Learning, 39, 259 – 267.

Su, Y. H., (2011). The Constitution of Agency on Developing Lifelong Learning Ability: The ‘Being’ Mode.

Webometrics (2023). Ranking Web of Universities, Indonesia. Diakses pada 2 Februari 2024. https://www.webometrics.info/en/Asia/Indonesia%20.

Zakariyya, F., dan Koentjoro, (2017). Pelatihan “Goal Setting†untuk Meningkatkan Orientasi Masa Depan pada Siswa SMP. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology, 3(3), 136 – 149.

Zigmont, J. J., Liana J. Kappus, L. J., dan Sudikoff, S. N., (2021). Theoretical Foundations of Learning Through Simulation. Seminars in Perinatology, 47 – 51.

Zou, F., Wang, L., Hei, X., dan Chen, D., (2015). Teaching-Learning-Based Optimization with Learning Experience of Other Learners and its Application. Applied Soft Computing.