Pemberdayaan Ibu Balita Melalui Pelatihan Pemberian Makan Bayi Dan Anak (PMBA) Sebagai Upaya Pencegahan Stunting

Main Article Content

Diesna Sari
Ummu Kalsum
Nurpatwa Wilda Ningsih
Nurul Annisa
Andi Sri Rahayu Kasma

Abstract

Ibu sebagai pengasuh utama pada balita memiliki peran penting dalam proses tumbuh kembang anak, sehingga pengasuhan ibu seperti Pemberian Makan pada Bayi dan Anak (PMBA) menjadi kunci penting dalam pencegahan masalah gizi dan kesehatan, seperti masalah stunting. Ibu yang memiliki pengetahuan gizi akan memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sehingga bisa mengoptimalkan proses tumbuh kembang pada anak. Sehingga tujuan dari kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu terkait PMBA. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah edukasi dan demonstrasi pembuatan MP-ASI dengan media leaflet. Hasil yang diperoleh adalah adanya peningkatan rata-rata pengetahuan ibu sebelum dan setelah diberikan edukasi dan demonstrasi. Secara stastik, ditunjukkan bahwa ada perubahan yang signifikan pengetahuan ibu sebelum dan setelah diberikan edukasi dan demonstrasi.

Article Details

Section

Articles

References

Al Dasoqi, K., Safadi, R., Badran, E., Basha, A. S., Jordan, S., & Ahmad, M. (2018). Initiation and Continuation of Breastfeeding among Jordanian First-Time Mothers: A Prospective Cohort Study. International Journal of Women’s Health, 10, 571–577. https://doi.org/10.2147/IJWH.S175850

Gunawan, H., Fatimah, S., & Kartini, A. (2022). Hubungan Pengetahuan dan Praktik Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) serta Penggunaan Garam Beryodium dengan Kejadian Stunting (Studi pada Anak Usia 12-24 Bulan di Wilayah Puskesmas Dompu Kota). Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 10(3), 319–325. https://doi.org/10.14710/jkm.v10i3.32765

Kasma, A. S. R. (2023). Implementasi program pemberian makan bayi dan anak di Kabupaten Bone. Nutrition Science and Health Research, 1(2).

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar 2018. In Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://doi.org/1 Desember 2013

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Status Gizi SSGI 2022.

Kim, S. S., Ashok, S., Avula, R., Mahapatra, T., Gokhale, P., Walton, S., Heidkamp, R. A., & Munos, M. K. (2023). Moderate Accuracy of Survey Responses about Infant and Young Child Feeding Counseling Reported by Mothers with Children Less than 1 Year of Age in India. Journal of Nutrition, 153(4), 1220–1230. https://doi.org/10.1016/j.tjnut.2023.02.010

Murti, L. M., Budiani, N. N., & Darmapatni, M. W. G. (2020). Hubungan Pengetahuan Ibu tentang Gizi Balita dengan Kejadian Stunting Anak Umur 36-59 bulan di Desa Singakerta Kabupaten Gianyar. Jurnal Ilmiah Kebidanan, 8(2).

Musoliva, A., & Hariyani, T. (2021). Penyuluhan PMBA dan Pengetahuan Ibu dalam Pemberian Asupan Makanan pada Balita Usia 6-24 Bulan di Ds. Pesing Kec. Purwoasri Kab. Kediri. Jurnal Gizi KH, 1(1), 21–27.

Rakotomanana, H., Hildebrand, D., Gates, G. E., Thomas, D. G., Fawbush, F., & Stoecker, B. J. (2020). Maternal Knowledge, Attitudes, and Practices of Complementary Feeding and Child Undernutrition in the Vakinankaratra Region of Madagascar: A Mixed-Methods Study.

Community and Global Nutriton. https://academic.oup.com/cdn/.

Unicef. (2018). Global Nutrition Report: Shining a light to spur action on nutrition 2018.

Unicef/ WHO/The World Bank. (2019). Levels and Trends in Child malnutrition. Unicef, 4. https://doi.org/10.1016/S0266-6138(96)90067-4

WHO. (2023). WHO Guideline for Complementary Feeding of Infants and Young Children 6-23 Months of Age.

WHO, & Unicef. (2021). Infant and Young Childf Fedding Counselling: an Integrated Course.