Peningkatan Kapasitas Pengetahuan Pengurus Pondok Pesantren Di Kota Bengkulu Dalam Swamedikasi Tahun 2023

Main Article Content

Zamharira Muslim
Avrilya Iqoranny Susilo
Dira Irnameria
Nadia Pudiarifanti

Abstract

Swamedikasi adalah pengobatan yang dilakukan untuk mengobati gejala keluhan yang dialami oleh seseorang secara mandiri. Swamedikasi ini memiliki beberapa kelebihan, namun tidak jarang juga menimbulkan beberapa kerugian ketika tingkat pengetahuan masyarakat yang minim dalam melakukan swamedikasi. Hal ini dapat mengakibatkan efek terapi yang diharapkan dari pengobatan tidak tercapai. Pondok pesantren merupakan institusi pendidikan yang memiliki keterbatasan dalam hal anggaran kesehatan. Tugas dan fungsi pelayanan pesantren dan pendidikan diniyah yang utama adalah pendidikan Islam, namun berkaitan dengan kesehatan santri yang berada diwilayah pesantren juga menjadi tanggung jawab yang tidak dapat dikesampingkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan 3 metode yaitu kegiatan assesment awal, kegiatan pelatihan dengan pemberian bimbingan melalui metode Cara Belajar Insan Aktif (CBIA) dan monitoring evaluasi hasil kegiatan yang dilakukan pada 17 pondok pesan tren di Kota Bengkulu. Hasil evaluasi Pre dan Post Test pada kegiatan ini didapatkan nilai rata-rata sebesar 95,83%. Hasil pengolahan data menggunakan uji T-test independent menunjukan adanya peningkatan rata-rata pengetahuan yang signifikan (p=0.000). Pengetahuan sebagian besar peserta terjadi peningkatan dalam pengetahuan tentang obat-obat yang digunakan dalam swamedikasi setelah dilakukan pelatihan.

Article Details

Section

Articles

References

Adriasnyah, A. A. (2017). Keterkaitan antara Sanitasi Pondok Pesantren dengan Kejadian Penyakit yang Dialami Santri di Pondok Pesantren Sunan Drajat. Medical Technology and Public Health Journal, 1(1), 4–13.

BPS. (2020). Statistik Ketahanan Sosial Hasil Susenas Modul Hansos (Vol. 4101045).

Imam, N., Sari, W. I., & Elmaghfuroh, D. R. (2022). Gambaran Pengetahuan dan Perilaku Konsumsi Obat Tentang Swamedikasi Pada Remaja dengan Kejadian Gastritis Di Pondok Pesantren Raudlatul Ulum 1 Malang. Jurnal Health Care Media, 6(1), 22–31.

Intan, C., Puteri, A., Pertiwi, N. N., & Manik, U. C. (2023). Swamedikasi penyakit ringan di pesantren ferhan. 4(5), 10386–10389.

Khotimah, H., Andayani, S. A., & Maulidah, R. (2021). Pengalaman Personal Hygiene Pada Santri Putra Dengan Penyakit Scabies Di Pondok Pesantren Darullughah Wal Karomah Sidomukti Kraksaan Probolinggo. Jurnal Keperawatan Profesional, 9(1), 70–95. https://doi.org/10.33650/jkp.v9i1.2038

Kristina, S. A. (2015). Perilaku pengobatan sendiri yang rasional pada masyarakat. December.

Lingjie Wang Changqing Zhong, and S. H. Y. H. (2019). Factors influencing the attention to home storage of medicines in China. BMC Public Health, 1–10.

Octavia, D. R. (2019). Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Swamedikasi yang Rasional di Lamongan. Jurnal Surya, 11(03), 1–8. https://doi.org/10.38040/js.v11i03.54

Pratiwi, Y., Rahmawaty, A., & Islamiyati, R. (2020). Peranan Apoteker Dalam Pemberian Swamedikasi Pada Pasien Bpjs. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 3(1), 65–72. https://doi.org/10.31596/jpk.v3i1.69

Statistik, B. P. (2022). Persentase Penduduk yang Mengobati Sendiri Selama Sebulan Terakhir (Persen), 2019-2021. . Bps.Go.Id. Https://Www.Bps.Go.Id/Indicator/30/1974/1/Persentase-Penduduk-Yang-Mengobati-Sendiri-Selama-Sebulan-Terakhir.Html.

Suherman, H. (2019). Tingkat Pengetahuan Pasien Tentang Swamedikasi Obat. Viva Medika: Jurnal Kesehatan, Kebidanan Dan Keperawatan, 10(2), 82–93. https://doi.org/10.35960/vm.v10i2.448

Susilo, A. I., & Meinisasti, R. (2022). Analisa Praktik Swamedikasi Di Kota Bengkulu. Journal of Nursing and Public Health, 10(2), 242–254. https://doi.org/10.37676/jnph.v10i2.3203

Susilo, A. I., & Muslim, Z. (2022). Community Behavior Study Regarding Drug Purchases At Bengkulu City Pharmacies In 2021 Prodi Farmasi , Poltekkes Kemenkes Bengkulu Jalan Indragiri No . 3 , Kota Bengkulu , 38225 Studi Perilaku Masyarakat Terkait Pembelian Obat Di Apotek Kota Bengkulu Tahun. 13(1), 33–43.

Wati, H. (2020). Pengaruh Edukasi terhadap pengetahuan swamedikasi batuk pada siswa di SMA di Kota Kediri. Java Health Jounal, 6(2).