Ketahanan Green Economy Kelompok Perempuan Komunitas Adat Terpencil Suku Talang Mamak Melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna Terpadu Pengolahan Agroforestri Pangan
Main Article Content
Abstract
Desa Siambul merupakan pemukiman Komunitas Adat Terpencil (KAT) Suku Talang Mamak yang berada di Kecataman Batang Gangsal, berbatasan langsung dengan Taman Nasional Bukit Tigapuluh (TNBT). Masyarakat dihadapkan dengan situasi keterbatasan akses lahan, sehingga mereka berupaya memanfaatkan lahan-lahan pekarangan dengan menanam berbagai jenis agroforestry pangan. Pengembangan pekarangan dan kebun dengan penerapan sistem agroforestry merupakan pendekatan yang potensial untuk meningkatkan green economy dan melestarikan sumber daya alam. Namun pemanfaatan yang dilakukan belum optimal karena beberapa faktor diantaranya: minimnya pengetahuan masyarakat dalam pengolahan tanaman agroforestri menjadi bahan baku pangan dan aneka kuliner, keterbatasan penggunaan teknologi, serta keterbatasan akses pemasaran. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan bantuan pelatihan dan peralatan kepada UMK Kelompok Perempuan Komunitas Adat Terpencil Suku Talang Mamak untuk memperkuat ketahanan green economy. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup sosialisasi, pemberian bantuan, pelatihan, penerapan teknologi, hingga monitoring dan evaluasi. Untuk pengumpulan data peningkatan level keberdayaan dilakukan dengan penyebaran kuesioner kepada mitra, lalu data dianalisis menggunakan analisis frekuensi dengan bantuan Microsoft excel. Kegiatan pengabdian ini menghasilkan dampak positif yang terbukti dari peningkatan 3 aspek level keberdayaan mulai dari aspek produksi, pemasaran, dan sosial kemaasyarakatan.
Article Details
Section
References
Aprini, N., Heriansyah, Maharani, P., Syah, L.Y. (2021). Penerapan Teknologi Tepat Guna pada UKM Pengolahan Kopi Di Kota Pagar Alam. Jurnal Pengabdian Masyarakat Tri PAMAS, 3(1): 50-65.
Artanto, A. T., Kusnarto, haryono, nanang, & Sholihatin, E. . (2022). Digitalisasi Usaha Mikro Kecil dan Menengah dalam Membangun Ketahanan Bisnis di Era New Normal . Journal of Governance and Administrative Reform, 3(2), 163–180. https://doi.org/10.20473/jgar.v3i2.41772
Elfis, Titisari, P.W., Ferazona, S., Farradinna, S. (2023). Pengkayaan Kebun Sawit Rakyat Melalui Penerapan Agroforestri Tumbuhan Lokal pada Lahan Gambut di Kabupaten Siak, Riau. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(3): 674-682.
Fauzia, R., & Lee, S. (2013). The Impact of Agricultural Productivity on Rural to Urban Migration in Java, Indonesia. Tataloka,15(4): 235-247.
Firmansyah, M. (2022). Konsep Turunan Green Economyy dan Penerapannya: Sebuah Analisis Literatur. Ecoplan, 5(2): 141-149. https://doi.org/10.20527/ecoplan.v5i2.543
Ghimire, M., Kanal, A., Bhat, D., Dahal, D., Giri, S. (2024). Agroforestry systems in Nepal: Enhancing food security and rural livelihoods – a comprehensive review. Food and Energy Security, 13(1): 1-21. https://doi.org/10.1002/fes3.524
Hendri, Rahmadaniarti, A., Mahatmandira, G.A. (2023). Optimization agroforestry to address green economy and climate change in Manokwari Regency, West Papua. IOP Conf. Series: Earth and Environmental Science, 1192, 012038. doi:10.1088/1755-1315/1192/1/012038
Kamaludin, A.S. (2023). Rural Transformation and Poverty Reduction in Rural Area. Journal of Regional and Rural Development Planning, 7(1): 1-14. http://dx.doi.org/10.29244/jp2wd.2022.7.1.1-14
Leimona, B., Amaruzaman, S., Arifin, B., Yasmin, F., Hasan, F., Agusta, H., Sprang, P., Jaffe, S., Frias, J. (2015). Indonesia’s ‘Green Agriculture’ Strategies and Policies: Closing the Gap between Aspirations and Application. United Nations Avenue: World Agroforestry Center.
Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. (2021). Pemetaan Program Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Jakarta: Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. 368 hlm.
Pantera, ?., Mosquera-Losada, M.R., Herzog, F. et al. (2021). Agroforestry and the environment. Agroforestry System, 95, 767–774. https://doi.org/10.1007/s10457-021-00640-8
Prasetyo, D.E., Mardianto, Mirani, D. (2022). Evaluasi Dampak Program Pemberian Bantuan Non-Tunai bagi Pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah di Kota Palembang. Jurnal Administrasi Publik, 3(2), 71-89, doi: 10.47753/pjap.v3i2.48
Titisari, P.W., Elfis, Zen, IS, Khairani, Janna, N., Suharni, N., et al. (2018). Local wisdom of Talang Mamak Tribe, Riau, Indonesia in supporting sustainable bioresource utilization. Biodiversitas J Biol Divers, 20(1):190–7. Available from: https://smujo.id/biodiv/article/view/3405
Titisari, P.W., Permatasari, T., Elfis. (2019). Kajian Etnobiologi: Kearifan Masyarakat Suku Talang Mamak dalam memanfaatkan sumber daya hutan berupa madu. In: Prosiding Seminar Nasional Biologi (SEMABIO) 2019 p. BEK64: 211-218. Available from: https://etheses.uinsgd.ac.id/22803/1/Prosiding Semabio 4-Publish.pdf
Triwanto, J. (2019). Agroforestry. Malang: Universitas Muhammadiyah Malang. 214 hlm.
Tuturop, A., Hendri, Nugroho, J.D. (2022). Agroforestry and climate smart agriculture to improve food security and resilience indigenous people in Teluk Patipi District Fakfak Regency West Papua Province. IOP Conf. Ser.: Earth Environ. Sci. 989 012005.
Widiasih, W., Satoto, H.F., Hermawati, F.A., Faizah, N., Syanindita, P. (2023). Penerapan Teknologi Tepat Guna Di Ukm Jamu Cuka Rempah. ABIDUMASIH: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2): 37-43. https://doi.org/10.33752/abidumasy.v4i02.5051