Pengembangan Usaha Kampus Melalui Inovasi Teknologi Budidaya Ikan Nila Dengan Sistem Modular pada Kolam Terpal Di Kabupaten Pangkajene Kepulauan
Main Article Content
Abstract
Abstrak
Program Pengembangan Usaha Produk Intelektual Kampus (PPUPIK) Berbasis Usaha Akuakultur Terpadu melalui inovasi teknologi budidaya ikan nila dikolam terpal dengan sistem modular di Desa Mandalle Kecamatan Mandalle, Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan. Program ini bertujuan untuk mengembangkan ekonomi kampus, menanamkan budaya wirausaha bagi mahasiswa, percontohan untuk masyarakat dan tempat praktek untuk mahasiswa Kolam terpal pemeliharan pendedaran (1 kolam) dan pembesaran (2 kolam) dengan diameter 3 m dan tinggi 1,2 m. Benih ikan yang digunakan adalah nila Gesit (Oreochromis niloticus) yang mono sex jantan, berukuran 1,5 cm. Selama pendederan dilakukan penyiponan setiap hari dan diberi probiotik 50 ml/minggu. Ukuran benih untuk pembesaran yaitu 5 -7 cm sebanyak 1500 ekor setiap kolam. Media pemeliharaan dikolam pembesaran dengan menumbuhkan bioflok dan makanan alami sebelum benih ditebar. Pergantian air dilakukan setiap minggu. Pakan buatan yang digunakan berkadar protein 35 %, frekwensi pemberian pakan 3 kali sehari, dan dosis pemberian pakan 3-5 % dari berat tubuh. Kelangsungan hidup ikan untuk pendederan yaitu 87 %. Total produksi ikan konsumsi satu siklus pembesaran 1.053 kg. Keuntungan produk ikan nila Rp. 15.125.000. RC ratio menunjukkan 1,35 > 1 berarti layak dilaksanakan dengan payback periode sebesar 0,32 tahun.
Kata kunci : ikan nila, modular, probiotik, B/C ratio, akuakultur
 Abstract
Campus Intellectual Product Business Development Program (PPUPIK) based on Integrated Aquaculture Business through innovative tilapia cultivation technology in ponds with a modular system, located in Mandalle Village, Mandalle District, Pangkep Regency, South Sulawesi. The program aims to develop the campus economy, instill an entrepreneurial culture for students, a model for the community and a place of practice for students. Maintenance in ponds for nurseries (1 pond) and growing (2 ponds) were 3 m in diameter and 1.2 m high. The fish seed species used were Oreochromis niloticus which was mono-sex male, 1.5 cm in size. During the nursery, water suction were carried out every day and given probiotics 50 ml / week. The size of the seeds for enlargement is 5 -7 cm as many as 1500 individuals per ponds. Water is in the growing pond was growth of biofloc and natural food. Water changes were carried out every week. Tilapia survival for nursery was 87%. The total production of consumption fish was 1,053 kg. Artificial feed was used with a protein content of 35%, feeding frequency were 3 times a day and dose were 3-5% of body weight. The profit of consumption fish products was Rp. 15,125,000. RC ratio shows 1.35 > 1 means it is feasible to be implemented with a payback period of 0.32 years.
Keywords: tilapia, modular, probiotic, B / C ratio, aquacultureArticle Details
Section
References
Amri, K. dan Khairuman. (2013). Budidaya Ikan Nila. Jakarta: Agro Media Pustaka.
Anis, M.H dan Hariani, D. (2019). Pemberian Pakan Komersial dengan Penambahan EM4 (Effective Microorganisme 4) untuk Meningkatkan Laju Pertumbuhan Lele (Clarias sp.). Jurnal Riset Biologi dan Aplikasinya, 1 (1) 1-8.
Arianto,R.M., Fitri, A.D.P. Dan Jayanto,B.B. (2018). Pengaruh Aklimatisasi Kadar Garam Terhadap Nilai Kematian dan Respon Pergerakan Ikan Wader (Rasbora argyrotaenia) untuk Umpan Hidup Ikan Cakalang Journal of Fisheries Resources Utilization Management and Technology,7 (2) 43-51. http://www.ejournal-s1.undip.ac.id/ index. php/jfrumt
BSNI. 2009. SNI No.7550:2009 Produksi Ikan Nila (Oreochromis niloticus Bleeker) Kelas Pembesaran di Kolam Air Tenang. Badan Standardisasi Nasional, Jakarta.
Fernandes, H. Peres H and Carvalho, A.P. (2016). Dietary protein requirement during juvenile growth of Zebrafish (Danio rerie).Zebrafish, 13 548-555.
Kordi, A.G (2013).Budidaya Ikan Konsumsi di Air tawar.Lily Publisher, Yokyakarta. 732 hal.
Hanief,M.A.R. Subandiyono. dan Pinandoyo. (2014). Pengaruh Frekuensi Pemberian Pakan Terhadap Pertumbuhan Dan Kelulushidupan Benih Tawes (Puntius javanicus). Journal of Aquaculture Management and Technology, 3(4) 67- 74.
Jayadi, Asni, A. Ilmiah dan Rosada, I (2020). Pengembangan Sentra Usaha Budidaya Ikan Nila Secara Intensif dengan Sistem Modular di Tambak Universitas Muslim Indonesia, Kalibone Kabupaten Pangkep. Jurmal Pengamas, 3 (1) :74-83.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (2019). Peluang Usaha dan Investasi Nila. Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan. 91 hal.
Keputusan Dirjen Perikanan Budidaya No. 272/KEP-DJPB/2020 tanggal 30 Juli 2020. Rencana Strategis 2020-2024 Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan. 93 hal.
Marie, R. Syukron, M.A. dan Rahardjo,S.S.P. (2018). Teknik Pembesaran Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dengan Pemberian Pakan Limbah Roti. Jurnal Sumberdaya Alam dan Lingkungan.5 (21) 1-6.
Nadya, A. Soewardi,K. Syakti,A.D. dan Hariyadi, S. (2016).Water Quality Management Using Bioflocs Technology: Catfish Aquaculture (Clarias sp.). Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia (JIPI), April 2016.
Niode, A.R. Nasriani, dan Irdja. Ad.M. (2017). Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus) pada Pakan Buatan yang Berbeda. Akademika, 6 (2) : 99-112
Noviana,P. Subandiyono.dan Pinandoyo. (2014). Pengaruh Pemberian Probiotik dalam Pakan Buatan terhadap Tingkat Konsumsi Pakan dan Pertumbuhan Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Journal of Aquaculture Management and Technology, 3 (4) 183-190.
Nugroho, A.,Arini, E., Elfitasari, T. 2013. Pengaruh Kepadatan yang Berbeda terhadap Kelulushidupan dan Pertumbuhan Ikan Nila (Oreochromis Niloticus) pada Sistem Resirkulasi dengan Filter Arang. Journal of Aquaculture Management and Technology, 2(3) 94-100.
Lasena, A. Nasriani, dan Irdja, Ad,M. (2017). Pengaruh Dosis Pakan yang Dicampur Probiotik Terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Akademika, 6 (2) 65-76
Latifa A. Supriyanto A. dan Rosmanida. (2016). Pengaruh Pemberian Probiotik Dengan Berbagai Dosis Berbeda Untuk Meningkatkan Pertumbuhan Lele Dumbo (Clarias gariepinus). Jurnal Universitas Airlangga. 7 hal.
Ombong, F. dan Salindeho,I.R.N. (2016). Aplikasi Teknologi Bioflok (BFT) pada Kultur Ikan Nila(Orechromis niloticus). Budidaya Perairan, 4 (2) 16 – 25.
Panggabean,TK. Sasanti,A.D. dan Yulisman. (2016). Kualitas Air, Kelangsungan Hidup, Pertumbuhan, dan Efisiensi Pakan Ikan Nila yang Diberi Pupuk Hayati Cair pada Air Media Pemeliharaan. Jurnal Akuakultur Rawa Indonesia, 4(1) 67-79.
Perius Y. (2011). Nutrisi Ikan. http://yulfiperius.files.wordpress.com/2011/07/1 pendahuluan.pdf. [Diakses 28 April 2011].
Perschbacher, P.W. (2014). Tilapia: The “Aquatic Chickenâ€-At Last Journal of Fisheries & Journal of Fisheries & Livestock Production, 2(2) 1–2.
Putri,F.S. Hasan, Z dan Haetami,K. (2012). Pengaruh Pemberian Bakteri Probiotik pada Pelet yang Mengandung Kaliandra(Calliandra calothyrsus) terhadap Pertumbuhan Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Perikanan dan Kelautan, 3(4) 283-291.
Rajab, N.A (2016). Pengaruh Implementasi Program Pengembangan Usaha Mina Pendesaan Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perikanan Terhadap Peningkatan Pendapatan Kelompok Penglahan dan Pemasar di Kabupaten Gowa. Tesis. Program Pasca Sarjana, Universitas Muslim Indonesia, Makassar 78 hal.
Robisalmi, A. Gunadi ,B. dan Setyawan, P. (2020). Evaluasi Performa Pertumbuhan dan Heterosis Persilangan antara Ikan Nila Nirwana (Oreochromis niloticus) Betina dengan Ikan Nila Biru (Oreochomis aureus) Jantan F2 pada Kondidi Tambak Hipersaliniatas. Berita Biologi, Jurnal Ilmu Ilmu Hayati. DOI: beritabiologi.v19i1.3758 1-11
Setiawati, J.E.Tarsim. Adiputra,Y.TdanHudaidah,S.(2013).Pengaruh Penambahan Probiotik pada Pakan dengan Dosis Berbeda terhadap Pertumbuhan, Kelulushidupan, Efisiensi Pakan dan Retensi Protein Ikan Patin (Pangasius hypophthalmus). e-Jurnal Rekayasa dan Teknologi Budidaya Perairan, I (2) 150-162
Sukardi, P. Soedibya, P.H.T. dan Pramono,TB. (2018). Produksi Budidaya Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Sistem Bioflok dengan Sumber Karbohidrat Berbeda. AJIE - Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship, 03 (02) 198-203.
Suminto dan Chilmawati, D. (2015). Pengaruh Probiotik Komersial pada Pakan Buatan terhadap Pertumbuhan dan Kelulushidupan Benih Ikan Gurami. Jurnal Saintek Perikanan; 11 (1) 11-16.
Suryaningrum. F.M (2014). Aplikasi Teknologi Bioflok pada Pemeliharaan Benih Ikan Nila (Oreochromis niloticus). Jurnal Manajemen Perikanan dan Kelautan,1 (1). 9 hal
Tahapari, E. dan Suhenda, N. (2009). Penentuan Frekuensi Pemberian Pakan Untuk Mendukung Pertumbuhan Benih Ikan Patin Pasupati. Berita Biologi, 9(6) 693-698.
Yanti ,Z. Muchlisin, Z.A dan Sugito. (2013). Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Benih Ikan Nila(Oreochromis niloticus) pada Beberapa Konsentrasi Tepung Daun Jaloh (Salix trasperma) dalam Pakan. Depik, 2 (1) 16-19.
Umasugi, A. Tumbol, R.A. Kreckhoff,R.L. Manoppo,H. Pangemanan, N.P.L dan Ginting, E.L. (2018). Penggunaan Bakteri Probiotik untuk Pencegahan Infeksi Bakteri Streptococcus agalactiae pada Ikan Nila, Oreochromis niloticus. Budidaya Perairan, 6 (2) 39 – 44.
Wijayanti, M . Khotimah,H. Sasanti, A.D. Dwinanti, S.H dan Rarassari, M.A. (2019). Pemeliharaan Ikan Nila (Oreochromis niloticus) dengan Sistem Akuaponik Di Desa Karang Endah, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim Sumatra Selatan. Journal of Aquaculture and Fish Health, 8(3) 138-148.
Zulkhasyni. Adriyeni dan Utami, R (2017). Pengaruh Dosis Pakan Pelet yang Berbeda terhadap Pertumbuhan Ikan Nila Merah (Oreochromis sp). Jurnal Agroqua, 15 (2) 35-42.