Promosi Kinerja Guru Sekolah Dasar Islam Ummu Aiman Lawang melalui Penggunaan Supervisi Klinis

Main Article Content

Tutut Chusniyah
Lufiana Harnany Utami
Mohammad Bisri
Gebi Angelina Zahra
Agung Minto Wahyu
Muhammad Subkhan

Abstract

Abstrak

Kualitas pengajaran dan instruksi sangat diperlukan bagi keberhasilan pembelajaran di sekolah. Supervisi di sekolah bertujuan untuk meningkatkan kinerja pengajaran dan instruksi guru. Supervisi sebagai tulang punggung yang menentukan efektivitas sebuah sekolah. Supervisi yang baik melibatkan kegiatan bantuan untuk guru secara langsung dan menginformasikan tentang apa yang harus dilakukan atau telah dilakukan. Supervisi belajar-mengajar di kelas berusaha membantu guru untuk mengajar secara efektif belum tercapai. Metode yang digunakan dalam kegiatan supervisi klinis ini yaitu 1) konferensi perencanaan; 2) observasi kelas; 3) konferensi umpan balik; 4) perencanaan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 1) konferensi perencanaan berhasil memberikan penjelasan kepada pihak sekolah dan guru terkait konsep kegiatan yang akan dilakukan; 2) observasi kelas dilakukan selama aktivitas mengajar yang meliputi pembukaan, main activity, manajemen kelas, dan aktivitas lainnya; 3) konferensi umpan baik dapat memberikan masukan bagi guru terkait kekurangan atau kelemahan yang perlu diperbaiki dalam proses mengajarnya; 4) rancangan evaluasi dapat memformulasi rancangan program khusus untuk guru berdasarkan hasil konferensi umpan balik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa adanya supervisi klinis sangat berguna dalam mempromosikan kinerja guru.

Kata Kunci: Kinerja Guru, Guru Sekolah Dasar, Supervisi Klinis

 Abstract

The quality of teaching and instruction is indispensable for successful learning in schools. Supervision in schools aims to improve teaching performance and teacher instruction. Supervision is the backbone that determines the effectiveness of a school. Good supervision involves directly assisting teachers and informing them of what needs to be done or has been done. Supervision of teaching and learning in the classroom trying to help teachers to teach effectively has not been achieved. The methods used in this clinical supervision activity are 1) planning conference; 2) class observation; 3) feedback conference; 4) evaluation planning. The results of the activities showed that 1) the planning conference was successful in providing explanations to the school and teachers regarding the concept of the activities to be carried out; 2) class observations are carried out during teaching activities which include opening, main activity, class management, and other activities; 3) feedback conferences can provide input for teachers regarding deficiencies or weaknesses that need to be improved in the teaching process; 4) the evaluation design can formulate a special program design for teachers based on the results of the feedback conference. Thus, it can be concluded that clinical supervision is very useful in promoting teacher performance.

Key Word: Clinical Supervision, Elementary School Teacher, Teacher Performance.

Article Details

Section

Articles

Author Biographies

Tutut Chusniyah, Universitas Negeri Malang

Jurusan Psikologi

Lufiana Harnany Utami, UIN Sunan Ampel Surabaya

Jurusan Psikologi

Mohammad Bisri, Universitas Negeri Malang

Jurusan Psikologi

Gebi Angelina Zahra, Universitas Negeri Malang

Jurusan Psikologi

Agung Minto Wahyu, Universitas Negeri Malang

Jurusan Psikologi

References

Baharom, M. (2002). Persepsi Guru-Guru terhadap Kepemimpinan Pengajaran dalam Celik Computer di Sekolah-Sekolah Negeri Johor. Tesis Ijazah Doktor. Selangor: Universiti Kebangsaan Malaysia.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage Publications.

Dessler, G., Munro, C. R., & Cole, N. D. (2015). Management of Human Resources. Pearson.

Gaies, S., & Bowers, R. (2010). Clinical Supervision of Language Teaching: the Supervisor as Trainer and Educator. In A Course Pack on Teacher Development in ELT. KU.

Glickman, C. D., Gordon, S. P., & Ross-Gordon, J. M. (2004). Supervision and Instructional Leadership: Adevelopmental Approach (6th ed.). Pearson Education Inc.

Haliza, H. (2005). Amalan dan Keberkesanan Penyeliaan Pengajaran Di Sekolah Menengah Luar Bandar Daerah Muar. Tesis Sarjana. Kuala Lumpur: Universiti Teknologi Malaysia.

Hasanah, A. (2012). Pengembangan Profesi Guru. Pustaka Setia.

Holland, P. E., & Adams, P. (2002). Through the Horns of Dilemma between Instructional Supervision and the Summative Evaluation of Teaching. Journal of Educational Leadership, 5(3), 227–247.

Huda, N., Mardiana, N., & Imayah, I. (2020). Strategi Pembelajaran bagi Guru di Lembaga Pendidikan Islam Anak Sholeh Pepelegi, Sidoarjo. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 111–121.

Junaid, R., & Baharuddin, M. R. (2020). Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru melalui PKM Lesson Study. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 122–129.

Kristiawan, M., Yuniarsih, Y., Fitria, H., & Refika, N. (2019). Supervisi Pendidikan. Alfabeta.

Langton, N., Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2011). Fundamentals of Organizational Behaviour. Pearson Prentice Hall.

Marshall, K. (2005). It’s Time to Rethink Teacher Supervision and Evaluation. Phi Delta Kappan, 87(10), 727–735.

Masaong, A. K. (2013). Supervisi Pembelajaran dan Pengembangan Kapasitas Guru: Memberdayakan Pengawas Sebagai Gurunya Guru. Alfabeta.

Maunah, B. (2016). Pembinaan Guru dengan Pendekatan Supervisi Klinis. Didaktika Religia, 1(2), 1–12.

Nadia, H., Yansyah, & Murtiningsih, T. (2020). Pelatihan Pembuatan RPP Menggunakan Metode 4 C’S Bagi Guru-Guru MGMP Bahasa Inggris Kalimantan Selatan. Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian kepada Masyarakat, 4(3), 339–346.

Novianti, H. (2015). Pelaksanaan Supervisi Akademik Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kinerja Guru. Manajer Pendidikan, 9(2), 350–358.

Nurbaya. (2017). Peranan Supervisor dalam Meningkatkan Profesionalitas Guru di SDN 14 Allu Kabupaten Bantaeng. Skripsi. Makassar: UIN Alauddin Makassar.

Pajak, E. (2002). Clinical Supervision and Psychological Functions: A New Direction for Theory and Practice. Journal of Curriculum and Supervision, 17(3), 189–205.

Pawlas, G. E., & Oliva, P. F. (2007). Supervision for Today’s Schools. Wiley Jossey Bass-Education.

Richards, J. C., & Schmidt, R. (2010). Longman Dictionary of Language Teaching and Applied Linguistics (4th ed). Longman (Pearson Education).

Sabandi, A. (2013). Supervisi Pendidikan untuk Pengembangan Profesionalitas Guru Berkelanjutan. PEDAGOGI: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 13(2), 1–9.

Sahertian, P. A. (2010). Konsep Dasar dan Teknik Supervisi Pendidikan. Rineka Cipta.

Salabi, A. (2016). Konsepsi Manajemen Kelas: Masalah dan Pemecahannya. Jurnal Tarbiyah (Jurnal Ilmiah Kependidikan), 5(2), 69–78.

Suryana, E. (2012). Manajemen Kelas Berkarakteristik Siswa. Jurnal Pendidikan Islam, 1(2), 1–16.

Wahyu, A. M., Pangestu, A., Sulistiyaningsih, R., & Setiyowati, N. (2021). Intelligence Concept: A Cross-cultural Study of University Students from The Javanese and Madurese in East Java. KARSA: Journal of Social and Islamic Culture, 29(1), 1–26.

Widodo, H. (2015). Potret Pendidikan Di Indonesia dan Kesiapannya dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asia (MEA). Cendekia, 13(2).