Psikoedukasi “Quarter Life Crisis : Choose The Right Path, What Should I Do Next?”

Main Article Content

Rika Vira Zwagery
Emma Yuniarrahmah

Abstract

Abstrak

Usia Dewasa Awal merupakan usia rentan mengalami krisis karena terdapat tuntutan sosial yang harus dicapai seperti menikah, bekerja dan memiliki masa depan yang jelas. Tuntutan yang ada seringkali membuat seseorang merasa khawatir akan masa depannya sehingga berdampak pada psikologisnya sehingga dibutuhkan suatu usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi perasaan khawatir tersebut agar dapat menjalani hidup secara optimal. Topik pengabdian masyarakat ini adalah masalah yang terjadi pada masa dewasa awal yaitu (QLC) Quarter Life Crisis, yakni perasaan khawatir yang hadir atas ketidakpastian kehidupan mendatang seputar relasi, karier, dan kehidupan sosial yang terjadi sekitar usia 20-an). Tujuan kegiatan ini adalah memberikan gambaran terkait QLC (tanda-tanda, kategori, cara menghadapi rintangan, dan meningkatkan pemahaman). Metode kegiatan berupa seminar online (diskusi panel) melalui aplikasi Zoom Meetings dengan tema “Quarter Life Crisis : Choose the Right Path, What Should I Do Next?†terbagi menjadi 2 sesi penyampaian materi. Peserta berasal dari masyarakat umum berjumlah 116 orang. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta memahami konsep QLC dan aplikasinya dalam realita kehidupan.. Kegiatan ini penting dilaksanakan karena QLC pada setiap orang berbeda-beda dan dinamis sehingga perlu pemahaman konsep dan penerapan QLC yang tepat.

Kata Kunci: QLC, dewasa awal ,perkembangan.

Abstract

Adulthood is an emerging age because the challenges of social norms must be achieved, such as getting married and having a bright future. Sometimes, someone worried about his future and has an impact on the psychological. Its takes an effort to reduce the feeling. .The topic of community service is Quarter Life Crisis, which’s the worriness that’s present over the uncertainty of future life (relationships, careers, and social life) occurs around the age of 20. The purpose is to provide an overview of QLC (signs, categories, how to deal with obstacles, and increase understanding). The method used online seminar (panel discussion) through the Zoom Meetings application with the theme "Quarter Life Crisis: Choose the Right Path, What Should I Do Next?" divided into 2 sessions. The participants came from the general public (116 people). The results are the participants understand the concept of QLC and its application. This activity is important to carry out because everyone's QLC is different and dynamiC. It’s necessary to understand the concept and apply the correct QLC.

Key Word: QLC, adult, development

Article Details

Section

Articles

References

Afnan, A., Fauzia, R., & Tanau, M. U. (2020). Hubungan Efikasi Diri Dengan Stress Pada Mahasiswa Yang Berada Dalam Fase Quarter Life Crisis. Jurnal Kognisia: Jurnal Mahasiswa Psikologi Online, 3(1), 23-29.

Arnett, J.J. (2000). Emerging Adulthood: A theory of Development from the late teens throuh the twenties. American Psychologist, 55 (5), 469-480. https://doi.org/10.1037/0003-066X.55.5.469

Atwood, J.D., & Scholtz, C. (2008). The quarter-life time period: AN age of indulgence, crisis or both?. Contemporary Family Therapy, 30 (4), 233-250. https://doi.org/10.1007/s10591-008-9066-2

Çakar, F. S. (2012). The Relationship between the Self-Efficacy and Life Satisfaction of Young Adults. International Education Studies, 5(6), 123-130.

Savi Çakar, F., & Tagay, Ö. (2017). The mediating role of self-esteem: The effects of social support and

Cakar & Tagay. (2016) subjective well-being on adolescents’ risky behaviors. Educational Sciences: Theory & Practice, 17, 859–876. http://dx.doi.org/10.12738/estp.2017.3.0024

Didiharyono, D., & Qur'ani, B. (2019). Increasing Community Knowledge Through the Literacy Movement. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 17-24.

Fischer, K. (2008). Ramen Noodles, Rent and Resumes: An After-College Guide to Life. California: SuperCollege LLC.

Habibie, A., Syakarofath, N. A., & Anwar, Z. (2019). Peran Religiusitas terhadap Quarter-Life Crisis (QLC) pada Mahasiswa. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 5(2), 129- 138.

Hayati, A. (2019). Hubungan antara kecerdasan spiritual dengan quarter-life crisis: Studi deskriptif pada mahasiswi Jurusan Tasawuf dan Psikoterapi semester VIII tahun 2019 (Doctoral dissertation, UIN Sunan Gunung Djati Bandung).

Herawati, I., & Hidayat, A. (2020). Quarterlife Crisis Pada Masa Dewasa Awal di Pekanbaru. Journal An-Nafs: Kajian Penelitian Psikologi, 5(2), 145-156.

Hidayati, F., & Muttaqien, F. (2020). Hubungan Self Efficacy Dengan Quarter Life Crisis Pada Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang Angkatan 2015. Psikoislamedia: Jurnal Psikologi, 5(1).

Hurlock, E.B. 2008. Psikologi Perkembangan Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Alih Bahasa: Istiwidayanti dan Soedjarwo. Jakarta: PT. Erlangga

Maulidya, F., & Adelina, M. (2018). Periodesasi Perkembangan Dewasa, 1-10.

Mönks, F.J., Knoers, A.M.P., & Haditono, S.R. 2008. Psikologi Perkembangan: Pengantar dalam Berbagai Bagiannya. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Natari, D. A. M. (2016). Studi Deskriptif Mengenai Body Image pada Wanita Usia Dewasa Awal yang Aktif Menggunakan Media Sosial di Kota Bandung (Doctoral dissertation, Fakultas Psikologi (UNISBA)).

Papalia, D. E., Old s, S. W., & Feldman, R. D. (2014). Human Development Perkembangan Manusia. Jakarta: Salemba Humanika.

Priyambodo, A. B., & Setyawan, H. (2019). Problematika Sosial Mahasiswa di Universitas Negedaftarri Malang Ditinjau Dari Perspektif Perkembangan Psikososial. In Prosiding Seminar Nasional & Call Paper Psikologi Sosial.

Putri, A. F. (2018). Pentingnya Orang Dewasa Awal Menyelesaikan Tugas Perkembangannya. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 3(2), 35-40.

Rahmania, F. A., & Tasaufi, M. N. F. (2020). Terapi Kelompok Suportif untuk Menurunkan Quarter-Life Crisis pada Individu Dewasa Awal di Masa Pandemi Covid-19. Psisula: Prosiding Berkala Psikologi, 2.

Sutanto, C., Hagijanto, A. D., & Malkisedek, M. H. (2020). Perancangan Creative Tools Berbasis Menggambar Huruf Sebagai Alat Bantu Mengatasi Quarter-Life Crisis. Jurnal DKV Adiwarna, 1(16), 11.

SOFIA, D. N. K. (2018). Dinamika Resiliensi Pada Janda Cerai Muda (Studi Kasus Pada Wanita Dewasa Awal Sebagai Orangtua Tunggal Di Desa Panggunguni Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung).

Vasquez, J. P. R. (2015). Development and Validation of Quarterlife Crisis Scale for Filipinos. The Asian Conference on Psychology & the Behavioral Sciences Development, April 2015, 447–459.

Zwagery, R.V., Safithri. E.A., Latifah. (2020). Psikologi Perkembangan (Konsep Dasar Pengembamgan Kreativitas Anak). Parama Ilmu: Yogyakarta