Penyuluhan Penggunaan Oralit Pada Diare Anak dan Demo Cuci Tangan yang Baik dan Benar
Main Article Content
Abstract
Penyakit diare merupakan salah satu penyebab kematian pada bayi dan anak-anak. Salah satu penyebab kematian akibat diare karena komplikasi dehidrasi. Oralit merupakan salah satu terapi yang dapat mencegah terjadinya dehidrasi dan mengganti cairan tubuh yang hilang. Kebiasaan mencuci tangan dan menjaga kebersihan dapat mencegah kejadian penyakit diare. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan oralit sebagai salah satu terapi diare pada anak dan edukasi mengenai langkah mencuci tangan yang baik dan benar sebagai upaya pencegahan penyakit diare. Metode yang dilakukan ialah metode ceramah dengan pemberian materi dan leaflet, melakukan demo mencuci tangan yang baik dan benar, serta diskusi yang dilakukan kepada Ibu-Ibu warga RT 023 RW 001 Kelurahan Dusun Besar Kota Bengkulu. Hasil dari kegiatan penyuluhan ini didapatkan kenaikan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah dilakukan kegiatan penyuluhan yaitu sebesar 32,47% mengenai diare, penggunaan oralit dan langkah mencuci tangan. Selain itu, dilakukan pula pemberian donasi 50 buah sabun cuci tangan dan 2 buah poster langkah mencuci tangan kepada perwakilan RT setempat.
Article Details
Section
References
Abbas, J., Chandra Pandey, D., Verma, A., and Kumar, V. (2018). Management of acute diarrhea in children: Is the treatment guidelines is really implemented? International Journal of Research in Medical Sciences, 6(2), 539. https://doi.org/10.18203/2320-6012.ijrms20180294
Amelia, R. (2018). The Relationship Between Basic Sanitation and Personal Hygiene with The Incidence of Diarrhea In Medan City. Proceedings of the 2nd Public Health International Conference (PHICo 2017). 2nd Public Health International Conference (PHICo 2017), Medan, Indonesia. https://doi.org/10.2991/phico-17.2018.37
CaJacob, N. J., and Cohen, M. B. (2016). Update on Diarrhea. Pediatrics in Review, 37(8), 313–322. https://doi.org/10.1542/pir.2015-0099
Drancourt, M. (2017). Acute Diarrhea. Infectious Diseases, 335–340. https://doi.org/doi:10.1016/B978-0-7020-6285-8.00038-1
Herman, H., Citrakesumasari, C., Hidayanti, H., Jafar, N., dan Virani, D. (2020). Pengaruh Edukasi Gizi Menggunakan Leaflet Kemenkes Terhadap Perilaku Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Remaja Di Sma Negeri 10 Makassar. Jurnal Gizi Masyarakat Indonesia: The Journal of Indonesian Community Nutrition, 9(1). https://doi.org/10.30597/jgmi.v9i1.10157
Imanadhia, A., Ranuh, I. R. G., dan Nuswantoro, D. (2019). Etiology Based on Clinical Manifestation of Acute Diarrhea Incidence of Children Hospitalized in Dr. Soetomo General Hospital Surabaya Period 2011-2013. Biomolecular and Health Science Journal, 2(1), 31. https://doi.org/10.20473/bhsj.v2i1.12744
Juffrie, M., Soenarto, S., dan Oswar, H. (2010). Buku Ajar Gastroenterologi- Hepatologi. Ikatan Dokter Anak Indonesia.
Koletzko, S., dan Osterrieder, S. (2009). Acute Infectious Diarrhea in Children. Deutsches Ärzteblatt International, 12.
Linasari, L. (2017). Pengaruh Penggunaan Media Poster Dan Leaflet Terhadap Pengetahuan Siswa Sma Di Bandar Lampung Tentang Karies Gigi. Jurnal Keperawatan, 13, 103–109.
Radlovic, N., Lekovic, Z., Vuletic, B., Radlovic, V., and Simic, D. (2015). Acute diarrhea in children. Srpski Arhiv Za Celokupno Lekarstvo, 143(11–12), 755–762. https://doi.org/10.2298/SARH1512755R
Rendang Indriyani, D. P., dan Putra, I. G. N. S. (2020). Penanganan terkini diare pada anak: Tinjauan pustaka. Intisari Sains Medis, 11(2), 928. https://doi.org/10.15562/ism.v11i2.848
Ruhyanuddin, F. (2017). Perilaku Mencuci Tangan Berdampak Pada Insiden Diare Pada Anak Usia Sekolah Di Kabupaten Malang. 8, 11.
Salam, M., Lindberg, G., Dite, P., Khalif, I., Salazar-Lindo, E., Ramakrishna, B. S., Goh, K., Thomson, A., Khan, A. G., Krabshuis, D. J., & LeMair, D. A. (2012). Prof. M. Farthing (Chair, United Kingdom). 24.
Tim Riskesdas 2018. (2019). Laporan Provinsi Bengkulu Riskesdas 2018. Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Penelitian.