Pencegahan Demam Berdarah Dengan Edukasi Kesehatan Di Desa Belega
Main Article Content
Abstract
Salah satu isu dalam kesehatan di Indonesia yang masih menjadi dilema adalah kasus demam berdarah. Kementerian Kesehatan sampai mendorong masyarakat agar aktif melakukan upaya pencegahan melalui Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik mengingat kasus demam berdarah mengalami peningkatan saat musim penghujan tiba. Adanya pandemi selama dua tahun ini telah berdampak pada upaya penanggulangan berbagai penyakit termasuk kasus demam berdarah. Oleh karenanya dengan kegiatan ini diharapkan dapat kembali mengedukasi serta mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga ikut berpartisipasi dalam mencegah dan mengendalikan demam berdarah di lingkungannya. Metode yang digunakan adalah dengan penyampaian materi yang dikomunikasikan secara verbal melalui penyuluhan yang dilakukan oleh narasumber dari dinas terkait. Setelah mendapat edukasi tentang pencegahan demam berdarah, dilanjutkan  dengan praktek yang dilakukan langsung di rumah warga (door to door). Kita semua memiliki tanggung jawab terhadap pencegahan dan pengendalian demam berdarah ini mengingat keterbatasan kemampuan pemerintah serta luasnya aspek masalah dari demam berdarah ini. Agar kegiatan ini dapat berjalan optimal dan maksimal maka alangkah baiknya dilakukan secara konsisten dan kontinu dengan bantuan Karang Taruna dan pengurus PKK. Sehingga akan diperoleh data yang valid dari pelaporan yang telah dibuat karena adanya keterlibatan langsung dari masyarakatnya.
Article Details
Section
References
Adnyana, I. M. D. M., Azhari, F. S. S., & Sudaryati, N. L. G. (2022). Prevalence of Dengue Hemorrhagic Fever In Bali From 2015 to 2020 and During The Covid-19 Pandemic. Epidemiologi Periodic Epidemiology Journal, 10(2), 169 – 178. https://doi.org/DOI: 10.20473/jbe.v10i22022.169–178
Brady, O. J., Godfray, H. C. J., Tatem, A. J., Gething, P. W., Cohen, J. M., McKenzie, F. E., Perkins, T. A., Jr, R. C. R., Tusting, L. S., Sinka, M. E., Moyes, C. L., Eckhoff, P. A., Scott, T. W., Lindsay, S. W., Hay, S. I., & Smith, D. L. (2016). Vectorial capacity and vector control: reconsidering sensitivity to parameters for malaria elimination. Transactions of The Royal Society of Tropical Medicine and Hygiene, 110(2), 107–117. https://doi.org/https://doi.org/10.1093/trstmh/trv113
Defi, R. S., Larasati, M. S., Adiparta, R., Sudirman, C., & Simamora, A. F. S. (2022). Edukasi Demam Berdarah Pada Warga Di Jalan Gedongsongo Barat II RT 02 RW 02 Kelurahan Manyaran Semarang. Jurnal Pranata Biomedika, 1(1).
Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. (2019). Kesiapan Menghadapi Peningkatan Kejadian Demam Berdarah Dengue Tahun 2019. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. p2p.kemkes.go.id
Ebnudesita, F. R., Sulistiawati, & Prasetyo, R. H. (2021). Pengetahuan Abatisasi dengan Perilaku Penggunaan Abate. Higeta Journal of Public Health Reasearch and Development, 5, 1. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia
Garg, S., & Meena, S. (2021). Symptomatic similarity, co-infection and cross- reactivity in dengue and Covid-19 disease. International Journal Of Mosquito Research, 8(3), 64–68. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22271/23487941.2021.v8.i3a.539
Ginanjar, A. (2019). Cegah Politisasi Fogging dalam Penanggulangan DBD. Berita Kedokteran Masyarakat, 35(4). https://doi.org/https://doi.org/10.22146/bkm.44571
Guzzeta, G., Toledo, C. A. marque., Rosa, R., Teixeira, M., & Merler, S. (2018). Quantifying the spatial spread of dengue in a non-endemic Brazilian metropolis via transmission chain reconstruction. Nature Communications, 9(1). https://doi.org/https://www.nature.com/articles/s41467-018-05230-4
Putri, L. K. M., Damayanti, P. A. A., & Diarthini, N. L. P. E. (2022). Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Terhadap Demam Berdarah Dengue Pada Wisatawan Di Kecamatan Ubud,Gianyar, Bali. Jurnal Medika Udayana, 11(3). https://doi.org/doi:10.24843.MU.2022.V11.i3.P2
Rahmatia. (2022). Kasus Demam Berdarah Meningkat, Sudah 432 Kasus Kematian. 2. https://www.pedomanrakyatnews.com/nasional/pr-3353668038/kasus-demam-berdarah-meningkat-sudah-432-kasus-kematian?page=2
Santosa, A., Widari, D. N., Diari, P., Mahardika, W. G. M., & Masyeni, S. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Pembantu Jumantik di Desa Panjer. Jurnal Paradharma, 5(2), 126–130.
Smith, A. W. (2021). Dengue during the COVID-19 pandemic. Journal of Travel Medicine, 28(8), 1–2. https://doi.org/https://doi.org/10.1093/jtm/taab183
Smith, A. W., Tissera, H., Ooi, E. E., Coloma, J., Scott, T. W., & Gubler, D. J. (2020). Preventing Dengue Epidemics during the Covid-19 Pandemic. Am. J. Trop. Med. Hyg, 103(2), 570–571. https://doi.org/doi:10.4269/ajtmh.20-0480
Warsini, & Indriati, R. (2022). Penyuluhan Kesehatan Tentang Pencegahan dan Penatalaksanaan Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kabupaten Sukoharjo. Abdimas Kosala, 1(1).
Wijaya, I. P. A., Kio, A. L., & Suasta, D. G. D. (2021). Hubungan Pelaksanaan Satu Rumah Satu Jumantik Terhadap Angka Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Dusun Pesalakan Desa Pejeng Kangin. Jurnal Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 12(1).