Pencegahan Demam Berdarah Dengan Edukasi Kesehatan Di Desa Belega

Main Article Content

Anak Agung Sagung Mas Anastassia Nawang Asri
I Gusti Ngurah Darma Paramartha
Kadek Adyatna Wedananta
Gede Ngurah Indra Arya Aditya

Abstract

Salah satu isu dalam kesehatan di Indonesia yang masih menjadi dilema adalah kasus demam berdarah. Kementerian Kesehatan sampai mendorong masyarakat agar aktif melakukan upaya pencegahan melalui Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik mengingat kasus demam berdarah mengalami peningkatan saat musim penghujan tiba. Adanya pandemi selama dua tahun ini telah berdampak pada upaya penanggulangan berbagai penyakit termasuk kasus demam berdarah. Oleh karenanya dengan kegiatan ini diharapkan dapat kembali mengedukasi serta mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sehingga ikut berpartisipasi dalam mencegah dan mengendalikan demam berdarah di lingkungannya. Metode yang digunakan adalah dengan penyampaian materi yang dikomunikasikan secara verbal melalui penyuluhan yang dilakukan oleh narasumber dari dinas terkait. Setelah mendapat edukasi tentang pencegahan demam berdarah, dilanjutkan  dengan praktek yang dilakukan langsung di rumah warga (door to door). Kita semua memiliki tanggung jawab terhadap pencegahan dan pengendalian demam berdarah ini mengingat keterbatasan kemampuan pemerintah serta luasnya aspek masalah dari demam berdarah ini. Agar kegiatan ini dapat berjalan optimal dan maksimal maka alangkah baiknya dilakukan secara konsisten dan kontinu dengan bantuan Karang Taruna dan pengurus PKK. Sehingga akan diperoleh data yang valid dari pelaporan yang telah dibuat karena adanya keterlibatan langsung dari masyarakatnya.

Article Details

Section

Articles

Author Biography

Anak Agung Sagung Mas Anastassia Nawang Asri, Universitas Pendidikan Nasional Denpasar

Perkenalkan, nama saya Anak Agung Sagung Mas Anastassia Nawang Asri. Saya lahir di Denpasar tanggal 12 Juli 1986. Saya lulusan  dari Sarjana Ekonomi Program Akuntansi Universitas Pendidikan Nasional Denpasar di tahun 2004, dan lulusan Magister Management dengan konsentrasi Strategi Universitas Pendidikan Nasional Denpasar di tahun 2020.  Saat ini saya bekerja sebagai seorang dosen di Universitas Pendidikan Nasional Denpasar. Saya dapat dihubungi di no telepon 0895370061489 atau melalui email gungmas@undiknas.ac.id dan anas.nawang@gmail.com.

Terima kasih

References

Adnyana, I. M. D. M., Azhari, F. S. S., & Sudaryati, N. L. G. (2022). Prevalence of Dengue Hemorrhagic Fever In Bali From 2015 to 2020 and During The Covid-19 Pandemic. Epidemiologi Periodic Epidemiology Journal, 10(2), 169 – 178. https://doi.org/DOI: 10.20473/jbe.v10i22022.169–178

Brady, O. J., Godfray, H. C. J., Tatem, A. J., Gething, P. W., Cohen, J. M., McKenzie, F. E., Perkins, T. A., Jr, R. C. R., Tusting, L. S., Sinka, M. E., Moyes, C. L., Eckhoff, P. A., Scott, T. W., Lindsay, S. W., Hay, S. I., & Smith, D. L. (2016). Vectorial capacity and vector control: reconsidering sensitivity to parameters for malaria elimination. Transactions of The Royal Society of Tropical Medicine and Hygiene, 110(2), 107–117. https://doi.org/https://doi.org/10.1093/trstmh/trv113

Defi, R. S., Larasati, M. S., Adiparta, R., Sudirman, C., & Simamora, A. F. S. (2022). Edukasi Demam Berdarah Pada Warga Di Jalan Gedongsongo Barat II RT 02 RW 02 Kelurahan Manyaran Semarang. Jurnal Pranata Biomedika, 1(1).

Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. (2019). Kesiapan Menghadapi Peningkatan Kejadian Demam Berdarah Dengue Tahun 2019. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. p2p.kemkes.go.id

Ebnudesita, F. R., Sulistiawati, & Prasetyo, R. H. (2021). Pengetahuan Abatisasi dengan Perilaku Penggunaan Abate. Higeta Journal of Public Health Reasearch and Development, 5, 1. http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/higeia

Garg, S., & Meena, S. (2021). Symptomatic similarity, co-infection and cross- reactivity in dengue and Covid-19 disease. International Journal Of Mosquito Research, 8(3), 64–68. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.22271/23487941.2021.v8.i3a.539

Ginanjar, A. (2019). Cegah Politisasi Fogging dalam Penanggulangan DBD. Berita Kedokteran Masyarakat, 35(4). https://doi.org/https://doi.org/10.22146/bkm.44571

Guzzeta, G., Toledo, C. A. marque., Rosa, R., Teixeira, M., & Merler, S. (2018). Quantifying the spatial spread of dengue in a non-endemic Brazilian metropolis via transmission chain reconstruction. Nature Communications, 9(1). https://doi.org/https://www.nature.com/articles/s41467-018-05230-4

Putri, L. K. M., Damayanti, P. A. A., & Diarthini, N. L. P. E. (2022). Pengetahuan, Sikap, Dan Perilaku Terhadap Demam Berdarah Dengue Pada Wisatawan Di Kecamatan Ubud,Gianyar, Bali. Jurnal Medika Udayana, 11(3). https://doi.org/doi:10.24843.MU.2022.V11.i3.P2

Rahmatia. (2022). Kasus Demam Berdarah Meningkat, Sudah 432 Kasus Kematian. 2. https://www.pedomanrakyatnews.com/nasional/pr-3353668038/kasus-demam-berdarah-meningkat-sudah-432-kasus-kematian?page=2

Santosa, A., Widari, D. N., Diari, P., Mahardika, W. G. M., & Masyeni, S. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Sebagai Pembantu Jumantik di Desa Panjer. Jurnal Paradharma, 5(2), 126–130.

Smith, A. W. (2021). Dengue during the COVID-19 pandemic. Journal of Travel Medicine, 28(8), 1–2. https://doi.org/https://doi.org/10.1093/jtm/taab183

Smith, A. W., Tissera, H., Ooi, E. E., Coloma, J., Scott, T. W., & Gubler, D. J. (2020). Preventing Dengue Epidemics during the Covid-19 Pandemic. Am. J. Trop. Med. Hyg, 103(2), 570–571. https://doi.org/doi:10.4269/ajtmh.20-0480

Warsini, & Indriati, R. (2022). Penyuluhan Kesehatan Tentang Pencegahan dan Penatalaksanaan Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kabupaten Sukoharjo. Abdimas Kosala, 1(1).

Wijaya, I. P. A., Kio, A. L., & Suasta, D. G. D. (2021). Hubungan Pelaksanaan Satu Rumah Satu Jumantik Terhadap Angka Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Dusun Pesalakan Desa Pejeng Kangin. Jurnal Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 12(1).