Rancang Bangun Teba Kekinian (Biopori Berskala Besar) di Desa Penebel Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan
Main Article Content
Abstract
Salah satu permasalahan yang sudah tidak asing lagi di tengah masyarakat saat ini adalah mengenai pemberdayaan dan pengolahan sampah, baik pengolahan sampah organik maupun sampah anorganik. Desa Penebel merupakan salah satu desa yang memiliki permasalahan terkait pengolahan sampah. Saat ini, sampah dedaunan dan sampah organik lainnya dirasa kurang dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat Desa Penebel. Salah satu alternatif yang dapat meminimalisir hal tersebut adalah dengan membuat Teba Kekinian, dimana Teba Kekinian merupakan Lubang Resapan Biopori dengan ukuran besar. Nantinya, sampah organik akan dimasukkan ke dalam Lubang Resapan Biopori tersebut, kemudian fauna yang ada didalam tanah akan terpancing oleh sampah organik dan akan membuat terowongan-terowongan kecil sehingga air akan cepat meresap. Tujuan dari kegiatan ini adalah mengenalkan dan membantu masyarakat Desa Penebel untuk mengatasi permasalahan sampah organik. Kegiatan ini menggunakan metode observasi, study literature dan dokumentasi. Pelaksanaan kegiatan ini meliputi penentuan lokasi, pembuatan RAB dan rancangan gambar, pengajuan rancang bangun Teba Kekinian ke pemerintah Desa Penebel serta pembuatan Teba Kekinian. Dari kegiatan yang dilaksanakan, Teba Kekinian yang dibuat di Kantor Desa Penebel diharapkan dapat dijadikan contoh oleh masyarakat dan diharapkan agar masyarakat juga ikut membuat Teba Kekinian di lingkungan rumah masing-masing.
Article Details
Section
References
Astuti, S. P., Kurnianingsih, R., Ghazali, M., Sunarwidhi, E., & Sunarpi. (2019). Pelatihan Pengolahan Sampah Plastik Kresek Sebagai Upaya Pemberdayaan Buruh Wanita Pengangkut Pasir di Desa Marong Jamaq kecamatan Selaparang Mataram Nusa Tenggara Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat MIPA Dan Pendidikan MIPA, 3(1), 11–15. https://journal.uny.ac.id/index.php/jpmmp/article/view/21987/pdf
Baguna, F. L., Tamnge, F., & Tamrin, M. (2021). Pembuatan Lubang Resapan Biopori (LRB) Sebagai Upaya Edukasi Lingkungan. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 131. http://jurnal.unpad.ac.id/kumawula/article/view/32484/pdf
Handayani, N. K. E., Mahaputra, I. G. R. K., Intaran, A. A. K. G., Aditya, I. K. G. A., & Permana, G. P. L. (2022). Edukasi Lubang Serapan Biopori Sebuah Alternatif Manajemen Sampah Organik Menjadi Kompos. To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 327. http://www.ojs.unanda.ac.id/index.php/tomaega/article/view/1086/720
Karyanto, B., Hermawati, A., & Putri, C. F. (2020). Program Sumur Resapan Biopori Jumbo Sebagai Solusi Mengatasi Banjir Di Kelurahan Sumur Pacing Kecamatan Karawaci Kota Tangerang Provinsi Banten. Jurnal Aplikasi Dan Inovasi Ipteks “Soliditas†(J-Solid), 3(1), 13. https://publishing-widyagama.ac.id/ejournal-v2/index.php/js/article/view/1386/1094
Negara, I. D. G. J., Setiawan, A., Saida, H., & Gunawan, A. (2021). Karakteristik Laju Resapan Lubang Biopori Pada Beberapa Jenis Sampah Organik. Ganec Swara, 15(1), 1004. http://journal.unmasmataram.ac.id/index.php/GARA/article/view/204/192
Purwanto, H., Firdaus, M., Setiobudi, A., Alzahri, S., & Rustam, R. K. (2022). Penyuluhan Pemanfaatan Biopori Sebagai Alternatif Mengatasi Genangan dan Penghasil Pupuk Kompos. 6(2), 528–538. http://journal.ikippgriptk.ac.id/index.php/gervasi/article/view/3392/1936
Putra, K. B. S. K., Pramana, I. P. K., Angeline, A., Golung, A. A., & Sariani, N. L. P. (2022). Pelatihan dan Pendampingan Pengelolaan Sampah Organik Melalui Biopori Di Desa Peken Belayu Kecamatan Marga Kabupaten Tabanan Bali. To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 337. http://www.ojs.unanda.ac.id/index.php/tomaega/article/view/1088/721
Renosori, P., Suwanda, & Selamat. (2017). Memasyarakatkan Konservasi Air melalui Penyuluhan dan Pembuatan Lubang Biopori (LBR). Ethos (Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat), 5(1), 75–81. https://ejournal.unisba.ac.id/index.php/ethos/article/view/2236/pdf
Sari, S. P., Amelia, C., & Pratiwi, I. (2019). Biopori Sebagai Resapan Air dan Bank Pupuk Kompos di SDN. 067774 dan SDN. 067775, Kecamatan Medan Johor, Medan, Sumatera Utara. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 9(1), 14. http://ojs.uninus.ac.id/index.php/JPKM/article/view/561/432
Sekarningrum, B., Sugandi, Y. S., & Yunita, D. (2021). Penerapan Model Pengelolaan Sampah “Pojok Kangpisman.†Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 548. http://jurnal.unpad.ac.id/kumawula/article/view/29740/pdf
Sembel, A. S., & Rondonuwu, D. M. (2016). Kualitas Lingkungan Melalui Pembuatan Lubang Resapan Biopori. Media Matrasain, 13(3), 62–70. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/jmm/article/view/14548/14126
Suryawan, I. G. P. ., & Lokantara, I. . (2017). Pengembangan Potensi Masyarakat Dengan Penerapan Teknologi Mesin Pencacah Sampah Organik Dalam Pembuatan Kompos. Universitas Udayana, 16(3), 356–362. https://ojs.unud.ac.id/index.php/jum/article/view/37295/22590
Wijaya, S. A., Soebiyakto, G., & Ma’sumah, M. (2019). Pembuatan Lubang Resapan Biopori Dan Pupuk Kompos Cair Dari Sampah di RW IX, Kelurahan Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. 5068, 59–66. https://publishing-widyagama.ac.id/ejournal-v2/index.php/js/article/view/1343/1066
Yuliani, C., Kusuma, M. R., Pastika, I. P., & Wisudawati, N. N. S. (2021). Penerapan Gerakan Seribu Biopori (Gasebo) Dalam Mengatasi Problematika Sampah Organik. Buletin Udayana Mengabdi, 20(2), 119. https://ojs.unud.ac.id/index.php/jum/article/view/57561