Strategi Pengembangan Objek Eduwisata Mangrove di Wilayah Mangrove Desa Sukajaya, Kecamatan Cilamaya Kulon, Kabupaten Karawang

Isi Artikel Utama

Angga Sanita Putra
Jessica Juneta
Nurul Aeni
Bagas Pratama Cahyadi
Aan Hanifah

Abstrak

Mangrove atau bakau berperan penting bagi masyarakat pesisir. Mangrove dapat menahan abrasi jika bebatuan diterjang ombak, buah mangrove dapat diolah menjadi makanan, dan tanaman mangrove dapat memperindah daerah pesisir. Maka dari itu, penduduk setempat perlu diberi pemahaman perihal eduwisata mangrove dan kiat-kiat mempromosikan usaha mikro, kecil, menegah yang berkembang di daerah Mangrove Pasir Putih. Tujuan dari penelitian ini untuk mengembangkan objek eduwisata mangrove di Desa Sukajaya dan memperkenalkan usaha mikro, kecil, menegah di sekitar Mangrove Pasir Putih melalui media sosial. Peneliti menggunakan metode observasi, wawancara, pendidikan masyarakat, dan dokumentasi dengan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subjek yang diteliti ialah Mangrove Pasir Putih dan usaha mikro, kecil, menegah yang berkembang di sekitarnya, sedangkan objek penelitian ialah eduwisata mangrove. Peneliti mengadakan sosialisasi bersama penduduk setempat di akhir kegiatan mengenai strategi pengembangan objek wisata mangrove. Hasil dari penelitian ini, antara lain, tim kuliah kerja nyata menyediakan tempat sampah untuk mengurangi limbah di pesisir, memasang papan edukasi di Mangrove Pasir Putih, dan memperkenalkan usaha mikro, kecil, menegah yang berada di sekitar mangrove ke masyarakat luar desa.

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Referensi

Ahmad, A., Fisu, A. A., & Didiharyono, D. (2019). Analisis Potensi Ekosistem Mangrove Sebagai Pengembangan Objek Wisata (Studi Kasus: Kabupaten Wakatobi). Prosiding, 4(1).

Badan Pusat Statistik Kabupaten Bekasi. (2014). “Luas dan Sebaran Hutan Mangrove di Jawa Baratâ€. https://bekasikab.bps.go.id/statictable/2021/08/06/3415/luas-dan-sebaran-hutan-mangrove-di-jawa-barat-2014.html, diakses pada 17 September 2022, pukul 20.48.

Insani, N. (2019). Studi Kesesuaian dan Strategi Pengelolaan Ekowisata Pantai Ungapan, Kabupaten Malang untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan. Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, 4 (1), 49—58.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). KBBI V. [daring]. Tersedia: https://kbbi.kemdikbud.go.id/

Laurentinus, L., Rizan, O., Hamidah, H., & Sarwindah, S. (2021). Digitalisasi UMKM berbasis Retail melalui Program Hibah RISTEK-BRIN. To Maega: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 1-13.

Rahman, Zainur, M., dan Pansyah, D. (2019). Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir melalui Pemanfaatan Hutan Mangrove untuk Budidaya Kepiting Bakau Desa Eat Mayang Sekotong Timur Lombok Barat. Jurnal Kajian Pengabdian & Pengembangan Pendidikan, 7 (2), 1—10.

Ramadhani, S. (2020). Pencegahan Abrasi Pantai Timur Surabaya melalui Desain Ekowisata Hutan Mangrove Wonorejo Surabaya. Prosiding SEMITAN III, 2 (1), 535—541.

Sari, Serlina Candra Wardina., Samsuri., dan Wahidin, Darto. (2020). “Penguatan Kewarganegaraan Ekologis untuk Mewujudkan Ketahanan Lingkungan (Studi di Kampung Gambiran, Kelurahan Pandeyan, Kecamatan Umulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta)â€. Jurnal Ketahanan Nasional, 26 (1), 87—107.

Setyaningrum, P. (2021). “Community Based Cooperative melalui Pembangunan Desa Wisata Mangrove (Bakau Mangrove Center) Berbasis Edu Eco Wisata di Desa Banyu Urip, Ujung Pangkah, Gresikâ€. Inspirasi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 1 (2), 74—88.

Taluke, Dryon., Lakat, Ricky, S.M., & Sembel, A. (2019). Änalisis Preferensi Masyarakat dalam Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Pesisir Pantai Kecamatan Loloda Kabupaten Halmahera Baratâ€. Jurnal Spasial, 6 (2), 531—540.

Yusuf, M. A. (2017). Metode Pengabdian Kuantitatif, Kualitatif, & Pengabdian Gabungan. Jakarta: Kencana.

Wahyuningsih, Rani., dan Pradana, G.H. (2021). “Pemberdayaan Masyarakat Desa Hendrosari melalui Pengembangan Desa Wisata Lontar Sewuâ€. Jurnal Publika, 9 (2), 323—334.