Pelatihan Penanganan Panen dan Pasca Panen Usahatani Cabai Pada Kelompok Tani Mamampang di Kota Makassar

Isi Artikel Utama

Jumiati Jumiati
Hasriani Lukman
Hamzah Hamzah
Muhammad Alhilal Hamdi jaya
Fira Fajrina
Bambang Hadi Wantoro
Yuliana Yuliana

Abstrak

Tujuan dari kegiatan Pengabdian ini, untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi  mitra dalam kegiatan panen dan pasca panen. Adapun permasalahan mitra yaitu rendahnya kemampuan dan keterampilan Kelompok Tani Mamampang dalam penanganan panen khususnya sortasi dan grading yang belum sesuai Standar Nasional Indoensia (SNI).  Salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah tersebut yakni melakukan pelatihan penanganan panen dan pasca panen cabai organik. Metode pelaksanaan kegiatan melipui koordinasi, diskusi, penyuluhan dan pelatihan serta pendampingan mtira sasasaran.  Hasil kegiatan PKM direkomendasikan bahwa kegiatan pelatihan pengolahan pasca panen cabai organik khususnya sortasi dan grading sangat diperlukan oleh masyarakat khususnya Kelompok Tani Mamampang untuk meningkatkan hasil panennya.  Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan harga cabai setelah dilakukan grading dan sortasi sesuai standar SNI sebelum dijual. Sementara cabai organik yang tidak sesuai standard SNI tetapi masih dapat dikonsumsi, diolah lebih lanjut menjadi berbagai produk. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan Kelompok Tani Mamampang agar dapat meningkatkan kualitas dan mutu cabai organik yang dihasilkan

Rincian Artikel

Bagian

Articles

Biografi Penulis

Jumiati Jumiati, Universitas Muhammadiyah Makassar

Dosen Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhamamdiyah Makassar dosen dengan Tugas Tambahan sebagai Wakil dekan 1

Hasriani Lukman, Universitas Muhammadiyah Makassar

Dosen Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar

Hamzah Hamzah, Universitas Muhammadiyah Makassar

Dosen Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar

Muhammad Alhilal Hamdi jaya, Universitas Muhammadiyah Makassar

Mahasiswa Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar

Fira Fajrina, Universitas Muhammadiyah Makassar

Mahasiswa Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar

Bambang Hadi Wantoro, Universitas Muhammadiyah Makassar

Mahasiswa Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar

Yuliana Yuliana, Universitas Muhammadiyah Makassar

Mahasiswa Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Makassar

Referensi

David, H.J. (2020). Pengelolaan Cabai untuk Memperpanjang Masa Simpan. Jurnal Pertanian Agros Vol. 22 No.2, Juli 2020: 290-298.

David, H.J., Kilmanun, C.J. (2016). Penanganan Pasca Panen Penyimpanan untuk Komoditas Hortikultura. Prosiding Seminar Nasional Inovasi Teknologi Pertanian. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Banjar-baru, pp. 1015-1026.

Fachri S, & Muhammad. (2015). Laporan Praktikum Teknologi Pasca Panen (PNA3523) Acara IV Penanganan Kualitas Produk Pasca Panen. Universitas Jenderal Soedirman, Purwekerto.

Kristiandi, K., Mahmuda, D., Yunita. N. F., & Maryono, M. (2022). Pendampingan Pembuatan dan Pengemasan Frozen Food Pada Ibu Rumah Tangga. To Maega : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 216-222.

Moekasan. (2005). Pascapanen Sayur. Penebar Swadaya. Jakarta.

Nauly, D. Helfi, G. Rosdiana, S.Y. Hafiz D. (2022). Peningkatan Pengetahuan Petani Melalui Penyuluhan Pasca Panen Cabai pada Kelompok Tani Kebun Berseri, Bintaro, Jakarta Selatan. Jurnal Ilmiah Pengbadian Kepada Masyarakat : Agrorkeatif Vol 8 (2) : 204-211.

Pribadi, G., dan Perlambang, R. (2018). Peningkatan Kesejahteraan Petani Cabai dengan Pelatihan Pembuatan dan Pengemasan Abon dan Bubuk Cabai di Desa Tanjung Rejo Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 60-63.

Rajab, A. dan Taufik, M. (2008). Introduksi Beberapa Jenis Sayuran di Lahan Iklim Kering. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. Sulawesi Selatan. Makassar.

Rochayat, Y. dann V.. Munika. (2015). Respon Kualitas dan Ketahanan Simpan Cabai Merah (Capsicum annum L.) dengan Penggunaan Jenis Bahan Pengemas dan Tingkat Kematangan Buah. Jurnal Kultivasi Vol 14 (1) – Maret 2015.

Samad. M.Y. (2006). Pengaruh Penanganan Pasca Panen Terhadap Mutu Komoditas Hortikultura. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia Vol 8(1), 31-36.

Sondakh, N., & Rengku, J.O (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Peningkatan Pendapatan Usahatani Cabai Rawit di Kabupaten Minahasa Selatan. Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan, 13(2), 74-86.

Sundari, Yusra A.H, Nurliza. (2015). Peran Penyuluh Pertanian Terhadap Peningkatan Produksi Usahatani di Kabupaten Pontianak. Jurnal Social Economic of Agriculture. Vol 4 No.1 April 2015 (hal 26-3).

Supriadi, D.R., Susila, A.D., Sulistyono,E. (2018). Penetapan Kebutuhan Air Tanaman Cabai Merah (Capsicum annum L.) dan Cabai Rawit (Capsicum frustescens L.). Jurnal Hortikultura Indonesia, 9(1), 38-46.

Syufri, A. Waita, A. dan Harmaini. (2011). Penyimpanan Cabai Merah. Jurnal Hortikultura BPTP Sumbar 12(1) 128-141.

Taufik M. (2011). Analsis Pendapatan Usahatani dan Penanganan Pascapanan Cabai Merah. Jurnal Litbang Pertanian. 30 (2) : 66-72.

Widyastuti, S.N, Suryana, Y. Prabowo, A. (2018). Evaluasi Perubahan Pengetahuan dan Keterampilan Petani dalam Pembuatan Kompos Jerami Padi di Kelompok Karya Bersama Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Jurnal Triton. 9(1) : 51-58.