Mengembalikan Kejayaan Jeruk Malangke dengan Pengembangan Pembiakan Kultur Organ (KuOR)

Main Article Content

Taruna Shafa Arzam
Akmal Zainuddin
Sukriming Sapareng
Suryanto Suryanto
Djalaluddin Dalami
Erna Machmud

Abstract

Jeruk Malangke perlu dikembalikan kejayaannya. Untuk mengakselerasi diperlukan pengadaan bibit dengan melibatkan pemerintah dan petani sebagai penerima manfaat.  Tujuan kegiatan ini adalah 1)  memenuhi kebutuhan bibit kelompok tani, sehingga tidak tergantung bibit dari produsen bibit daerah lain; dan  2) melestarikan plasmanuthfa jeruk “Malangke†tanpa harus mendatangkan bibit dari daerah lain. Metode atau desain kegiatan ini dengan beberpa pendekatan 1) penguatan kebijakan melalui penanda tanganan momerandum of Understanding (MoU) antara Bupati Luwu Utara dan Rektor Universitas Andi Djemma, penentuan Kelompok tani penerima manfaat (bibit) dan pengumpulan data masalah lapangan dan kebutuhan program. 2) Evaluasi melalui pre dan post test pemahaman petani dalam penerapan standar operasional prosedur (SOP) budidaya jeruk dan  sekaligus dilakukan pendampingan, 3) pengadaan bibit jeruk asli Malangke melalui Kultur Organ (KuOR). Hasil kegiatan ini berjalan dengan baik karena dukungan pemerintah daerah dan petani jeruk sebagai penerima manfaat. Pada kegiatan evaluasi menunjukkan bahwa umumya petani belum menerapkan SOP budidaya jeruk untuk jenis Siam.  Pemahaman memperbaiki lahan bermasalah juga belum diketahui oleh petan.  Sistem pemupukan tidak mengukuti kaedah agronomi, belum menerapkan pemangkasan dengan baik serta persiapan panen dan pascapanen. Kegiatan kultur organ (KuOR) dilakukan yang bahan stek dari masyarakat dan dikembalikan kemasyarakat dalam bentuk tanaman utuh untuk pelestarian plasmanuthfa jeruk Malangke. 

 

Article Details

Section

Articles

Author Biography

Taruna Shafa Arzam, Universitas Andi Djemma

Thanks for To Maega

References

Arzam AR, et al (2022). Pembiakan Kultur Organ (KuOR). Modul.

Arzam AR et al (2022) Standar Operasional Prosedur (SOP) Budidaya Tanaman Jeruk Malangke. Modul

Ahrazem O, Rubio-Moraga A, Berman J, Capell T, Christou P, Zhu C dan Lourdes G omez G. 2016. The carotenoid cleavage dioxygenase CCD2 catalysing the synthesis of crocetin in spring crocuses and saffron is a plastidial enzyme. New Phytologist. 209: 650–663.

Amor, M.B., M. Guis, A. Latache, M. Bouzayen, J.C. Pech, J.P. Roustan (1998). Expression of an antisense 1-aminocyclopropane-1-carboxylate oxidase gene stimulates shoot regeneration in Cucumis melo. Plant Cell Rep. 17:586-589.

Arzam, TS1, Hidayati, I, Poerwanto, R, Purwanto, YA (2015). Precooling dan Konsentrasi Etilen dalam Degreening untuk Membentuk Warna Orange Kulit Buah Jeruk Siam J. Hort. Vol. 25 No. 3,: 257-265.

BPTP (2022). Pengenalan penyakit CVPD pada tanaman jeruk dan upaya penggendaliannya.

Bruno M, Hofmann M, Vermathen M, Alder A, Beyer P, Al-Babili S (2014). On the substrate- and stereospecificity of the plant carotenoid cleavage dioxygenase 7. FEBS. 588.1802–1807.

Bruno M, Koschmieder J, Wuest F, Schaub P, Mirjam Fehling-Kaschek M, Timmer J, Beyer P and Al-Babili S (2016). Enzymatic study on AtCCD4 and AtCCD7 and their potential to form acyclic regulatory metabolites. Journal of Experimental Botany, Vol. 67, No. 21 pp. 5993–6005.

Fanciullino A. L, Cercos M, Mayer CD, Froelicher Y, Talon M, Ollitrault P dan Morillon R (2006). Carotenoid diversity in cultivated citrus is gighly influenced by genetic factors. Journal Agricultural of Food Chemestry. Washington DC.