Penyuluhan Penggunaan Alat Pemadam Api Ringan dan Karung Goni Pada Siswa SMAN 5 Depok
Main Article Content
Abstract
SMAN 5 Depok belum dilengkapi sarana proteksi aktif dan pasif kebakaran serta belum memiliki sistem manajemen tanggap darurat kebakaran. Kondisi ini tentu membutuhkan intervensi, karena sekolah atau dunia pendidikan merupakan salah satu area yang berpotensi untuk kebakaran dan menimbulkan kerugian baik korban jiwa dan kerusakan bagunan sekolah, serta tertundanya kegiatan belajar mengajar para siswa. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memiliki tujuan untuk memberikan pemahaman mengenai bagaimana memadamkan kebakaran api kecil menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan Karung Goni. Metode kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan melalui pemberian penyuluhan di kelas mengenai dasar teori pemadaman menggunakan APAR dan karung goni, kemudian siswa diberikan pengalaman untuk evakuasi ke area muster point dan yang terakhir pemberian praktikum cara menggunakan APAR dan karung goni untuk memadamkan kebakaran. Hasil dari kegiatan adalah semua siswa sudah bisa menggunakan APAR dan memadamkan kebakaran dengan karung goni. Saran dari tim pengabdian untuk SMAN 5 Depok agar seluruh guru dan siswa diberikan pelatihan tanggap darurat secara berkala sehingga pada saat terjadi kejadian darurat sudah siap menghadapinya.
Article Details
Section
References
Dwina, Suroto, I. W. (2016). Analisis tingkat pengetahuan siswa terhadap tanggap darurat kebakaran pada smk negeri 7 kota semarang. 4, 362–371.
Ginanjar, R., & Asnifatima, A. (2020). Analisis kebutuhan sistem tanggap darutat di sekolah at taufiq kota bogor tahun 2019. 3(6), 614–623.
Kebudayaan, K. pendidikan dan. (2007). PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA NOMOR 24 TAHUN 2007 STANDAR SARANA DAN PRASARANA UNTUK SEKOLAH DASAR/MADRASAH IBTIDAIYAH (SD/MI), SEKOLAH MENENGAH PERTAMA/MADRASAH TSANAWIYAH (SMP/mts), DAN SEKOLAH MENENGAH ATAS/MADRASAH ALIYAH (S. 235, 245. http://digilib.unila.ac.id/4949/15/BAB II.pdf
Khoirun Nisa. (2019). Kejadian kebakaran beserta jumlah kerugian, korban dan penyebabnya pada tahun 2019. https://statistik.jakarta.go.id/kejadian-kebakaran-beserta-jumlah-kerugian-korban-dan-penyebabnya-pada-tahun-2019/
Lestari, fatma; dkk. (2021). Keselamatan Kebakaran ( Fire Safety ).
Lestari, F., Fikawati, S., Syafiq, A., & Sukmaningtias, A. (2011). Kajian Keselamatan Kebakaran pada Lima Sekolah Dasar di DKI Jakarta Fire Safety Assessment at Five Elementary Schools in DKI Jakarta. August. https://doi.org/10.21109/kesmas.v6i1.115
Mentri Negara Pekerja Umum. (2000). Ketentuan Teknis Manajemen Penanggulangan Kebakaran Di Perkotaan. Keputusan Menteri Negara Pekerjaan Umum Nomor: 11/Kpts/2000 Tentang, 2013–2015.
Municipal, Z. (2020). Fires in schools twice as likely as in other buildings. https://constructionmanagement.co.uk/fires-in-schools-twice-as-likely-as-in-other-buildings/
Phillip Ackland Holdings Ltd. (2012). Chapter Three – Fire Science A Guide for Commercial Kitchen Fires Physics of Combustion (pp. 1–4).
Rahayu, I. M. (2020). Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran di Sekolah Menengah Kejuruan. 4(Special 1), 306–314.
Safe, H. O. W., The, A. R. E., Institutes, C., & Chandigarh, O. F. (2019). SURAT Fire incident-case study and learning Lapses and learnings from surat fire incident.
Satria, B. (2018). Sarana dan prasarana pendukung kesiapsiagaan bencana sekolah. 42–46.
Septiadi, A. (2012). Perbedaan sistem dan pengetahuan tanggap darurat bencana kebakaran sebelum dan sesudah pemberian pelatihan pada gedung sekolah dasar sang timur semarang. 1.