Sosialisasi Peningkatan Literasi Meteorologi Klimatologi Geofisika dan Pemasangan Alat Peringatan Dini Tanah Longsor di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah
Main Article Content
Abstract
Indonesia merupakan wilayah yang rawan bencana geo-hidrometeorologi. Sinergitas antara Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) dan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dengan mitra terkait seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan relawan kebencanaan perlu ditingkatkan, karena sering kali inovasi BMKG dalam memberikan pelayanan Meteorologi Klimatologi Geofisika (MKG) tidak serta merta mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Kabupaten Kendal merupakan wilayah yang rawan bencana geo-hidrometeorologi, salah satunya adalah tanah longsor. Oleh karena itu, pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan aparatur terkait bencana geo-hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Kendal dan sekitarnya, serta mampu mengakses seluruh layanan MKG di salah satu platform mobile InfoBMKG. Selain itu, aparatur terkait juga diharapkan melatih kembali para tokoh masyarakat di wilayah tanggung jawabnya, sehingga terbentuk desa atau masyarakat tangguh bencana di wilayah Kendal dan sekitarnya. Metode yang digunakan dalam PKM ini adalah pendidikan masyarakat dan pelatihan. Adapun evaluasi PKM ini menggunakan pretest dan posttest untuk mengukur keberhasilan dari PKM ini untuk meningkatkan pemahaman peserta PKM. Hasil posttest dan pretest menunjukkan bahwa 90% peserta mengalami peningkatan nilai, bahkan nilainnya lebih besar 80. Data ini mengindikasikan bahwa setelah mengikuti sosialisasi ini, peserta semakin meningkat pengetahuan dan skill terkait bencana geo-hidrometeorologi. Pemasangan alat peringatan dini tanah longsor ini dipasang di Desa Pagertoyo, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal diharapkan menjadi alat peringatan dini tanah longsor di wilayah Kabupaten Kendal, sehingga dapat meminimalisir korban jiwa jika terjadi tanah longsor di wilayah tersebut.
Article Details
Section
References
Amri, S. (2024). Analisis Dinamika Atmosfer Pada Kejadian Banjir, Tanah Longsor, dan Angin Kencang Di Semarang dan Demak Tanggal 13 Maret 2024. 10(1).
Amri, S., Fajary, F. R., & Hadi, T. W. (2020). Analysis of Synoptic Disturbance in Maritim Continent Using Spherical Harmonics Transformation Method. Agromet, 34(2), 89–99. https://doi.org/10.29244/j.agromet.34.2.89-99
Dewi, B., Amri, S., Robi, M., Dpo, V., & Novria, S. (2023). The influence of cross-equatorial northerly surge in the western maritime continent. E3S Web of Conferences, 464, 02005. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202346402005
Giarno, Sayful Amri, Puji Ariyanto, Ahmad Fadlan, Agustina Rachmawardani, Asri Pratiwi, Khaerul Majdi, Erich Ramdhani, & Arif Nurrokhim. (2023). Monitoring Early Warning Banjir Kecamatan Pondok Aren. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Meteorologi Klimatologi Geofisika dan Instrumentasi, 1(2). https://doi.org/10.36754/jpkmkgi.v1i2.314
Murdiyanto & Gutomo, T. 2015. Bencana Alam Banjir dan Tanah Longsor dana Upaya Masyarakat dalam Penanggulangan. Jurnal Penelitian Kesejahteraan Sosial 14(4):437-452.
Zhang, L., Han, W., Meehl, G. A., Hu, A., Rosenbloom, N., Shinoda, T., & Mcphaden, M. J. (2021). Diverse Impacts of the Indian Ocean Dipole on El Niño–Southern Oscillation. JOURNAL OF CLIMATE, 34.
Zhang, T., Yang, S., Jiang, X., & Zhao, P. (2016). Seasonal–Interannual Variation and Prediction of Wet and Dry Season Rainfall over the Maritime Continent: Roles of ENSO and Monsoon Circulation. Journal of Climate, 29(10), 3675–3695. https://doi.org/10.1175/JCLI-D-15-0222.1
Zhao, N., Wu, P., Yokoi, S., & Hattori, M. (2022). Why Does Convection Weaken over Sumatra Island in an Active Phase of the MJO? Monthly Weather Review, 150(4), 697–714. https://doi.org/10.1175/MWR-D-21-0251.1