Penguatan Literasi Keuangan Keluarga dan Usaha Produktif Berbasis Potensi Lokal di Desa Lawallu, Kabupaten Barru
Main Article Content
Abstract
Keluarga pelaku usaha mikro di perdesaan pesisir umumnya memiliki potensi bahan baku yang memadai, tetapi lemah pada tata kelola keuangan sehingga usahanya sulit berkembang. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan keluarga sekaligus memperkuat kapasitas produksi dan akses pasar Kelompok Usaha Produktif Keluarga “Bunga Wellu” di Desa Lawallu, Kabupaten Barru, yang beranggotakan tiga puluh keluarga. Kegiatan berlangsung pada April sampai Agustus 2026 dengan pendekatan riset aksi partisipatif yang memadukan empat metode, yaitu pendidikan masyarakat, pelatihan, substitusi ipteks berupa teknologi tepat guna, dan advokasi melalui pendampingan. Data dikumpulkan melalui prates dan pascates literasi keuangan pada empat parameter, rekapitulasi catatan kas mitra, observasi kegiatan, serta wawancara, lalu dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan penghitungan N-Gain. Hasil kegiatan sampai bulan kelima menunjukkan skor literasi keuangan naik dari 44,2 menjadi 65,2 atau 47,5 persen dengan N-Gain 0,38 berkategori sedang. Sebanyak dua puluh dua keluarga mencatat kas secara rutin, kapasitas produksi naik dari lima menjadi 12,5kilogram adonan per hari, dan omzet kelompok naik 21,1 persen. Kenaikan tertinggi terjadi pada keterampilan pencatatan, sedangkan sikap dan keyakinan terhadap layanan keuangan formal berubah paling lambat sehingga pendampingan lanjutan tetap diperlukan.
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Amaruddin, H., Erdi, & DS, Y. R. R. (2025). Pemberdayaan UMKM melalui pemanfaatan oven listrik untuk peningkatan kualitas dan kapasitas produksi. Journal of Community Development, 6(2), 1248–1254. https://doi.org/10.47134/comdev.v6i2.1901
Atkinson, A., & Messy, F.-A. (2012). Measuring financial literacy: Results of the OECD/INFE pilot study (OECD Working Papers on Finance, Insurance and Private Pensions No. 15). OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/5k9csfs90fr4-en
Basalamah, R. H. (2020). Collaborative dynamics dalam implementasi kebijakan peningkatan dan pengembangan ekspor di Provinsi Sulawesi Selatan [Disertasi doktor tidak diterbitkan]. Universitas Hasanuddin.
Bursan, R., Sari, A., Sakinah, T., Sabilla, T. P., & Sanjaya, M. R. (2025). Peningkatan literasi keuangan bagi UMKM di Kabupaten Pesawaran untuk mewujudkan kemandirian ekonomi. Jurnal Pelayanan Masyarakat, 2(3), 48–64. https://doi.org/10.62951/jpm.v2i3.2156
Debi, H., Debnath, P., & Paul, S. (2025). Financial literacy and household well-being: A study on rural–urban disparities analysis. SEDME (Small Enterprises Development, Management & Extension Journal), 52(2), 226–241. https://doi.org/10.1177/09708464251335118
Hermawan, A., Gunardi, A., & Sari, L. M. (2022). Intention to use digital finance MSMEs: The impact of financial literacy and financial inclusion. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, 17(1), 171–182. https://doi.org/10.24843/jiab.2022.v17.i01.p12
Hidayat, A. R. N., & Misbahuddin. (2026). Konstruksi prioritas pembangunan dalam RPJMD Provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara: Analisis komparatif perspektif governance. Journal of Contemporary Public Administration, 6(1), 39–52. https://doi.org/10.22225/jcpa.6.1.2026.39-52
Huda, N., Pratiwi, A., & Munandar, A. (2023). Pengaruh literasi keuangan dan literasi digital terhadap kinerja UMKM Kota Bima. Bisnis-Net Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 6(1), 216–224. https://doi.org/10.46576/bn.v6i1.3324
Kaiser, T., & Menkhoff, L. (2017). Does financial education impact financial literacy and financial behavior, and if so, when? The World Bank Economic Review, 31(3), 611–630. https://doi.org/10.1093/wber/lhx018
Kanth, D., & Sinha, A. R. (2026). Does financial literacy of rural women entrepreneurs influence their financial well-being? The mediating role of personal financial behaviour. Journal of Economic and Administrative Sciences. Advance online publication. https://doi.org/10.1108/JEAS-05-2025-0253
Maknun, M., Musdalifa, & Qalbi, N. (2024). Kecamatan Soppeng Riaja dalam angka 2024 (S. Harjanti, Ed.). Badan Pusat Statistik Kabupaten Barru.
Meizaluna, A. R., & Wibowo, E. (2024). Pengaruh literasi keuangan, financial technology, orientasi kewirausahaan dan inovasi produk terhadap kinerja keuangan UMKM Kecamatan Banjarsari Kota Surakarta. Jurnal Manajemen Riset Inovasi, 2(4), 167–179. https://doi.org/10.55606/mri.v2i4.3186
Murendo, C., & Mutsonziwa, K. (2017). Financial literacy and savings decisions by adult financial consumers in Zimbabwe. International Journal of Consumer Studies, 41(1), 95–103. https://doi.org/10.1111/ijcs.12318
Nooviar, M. S., Munir, N. S., Daud, S., & Satriady, A. F. (2024). Integrasi kearifan lokal Suku Bugis dalam pendidikan: Membentuk karakter dan pengembangan kepemimpinan berkelanjutan di sekolah. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 4(3), 2029–2040. https://doi.org/10.51574/jrip.v4i3.2143
Nugroho, T. C., & Hidayat, A. R. N. (2025). Pengembangan model blue governance untuk pemerintah daerah pesisir Indonesia dengan pendekatan literature review. Kajian Ilmiah Mahasiswa Administrasi Publik (KIMAP), 6(5), 557–583. https://doi.org/10.26618/xf647q04
Nurdin, R., & Jufri, M. (2021). Pengembangan teknologi tepat guna dalam pengolahan limbah sabut kelapa menjadi produk bernilai ekonomi di Desa Sikara. Abditani: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(3), 140–144. https://doi.org/10.31970/abditani.v4i3.159
Otoritas Jasa Keuangan, & Badan Pusat Statistik. (2025). Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) tahun 2025. Otoritas Jasa Keuangan. https://www.ojk.go.id/id/Fungsi-Utama/Perilaku-Pelaku-Usaha-Jasa-Keuangan/SNLIK/Documents/Buku%20Statistik%20Survei%20Nasional%20Literasi%20dan%20Inklusi%20Keuangan%20%28SNLIK%29%20Tahun%202025.pdf
Panakaje, N., Rahiman, H. U., Parvin, S. M. R., Kulal, A., & Siddiq, A. (2023). Socio-economic empowerment in rural India: Do financial inclusion and literacy matters? Cogent Social Sciences, 9(1), Article 2225829. https://doi.org/10.1080/23311886.2023.2225829
Pemerintah Desa Lawallu. (2022). Profil dan potensi Desa Lawallu, Kecamatan Soppeng Riaja, Kabupaten Barru. https://desalawallu.github.io/
Rundh, B. (2016). The role of packaging within marketing and value creation. British Food Journal, 118(10), 2491–2511. https://doi.org/10.1108/BFJ-09-2015-0331
Ruscitasari, Z., Nurcahyanti, F. W., & Wibisono, D. (2022). Praktik literasi keuangan dalam pengelolaan usaha: Studi pada pemilik UMKM di Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Jurnal Dinamika Akuntansi dan Bisnis, 9(1), 107–120.
Sanistasya, P. A., Rahardjo, K., & Iqbal, M. (2019). The effect of financial literacy and financial inclusion on small enterprises performance in East Kalimantan. Jurnal Economia, 15(1), 48–59. https://doi.org/10.21831/economia.v15i1.23192
Septiani, R. N., & Wuryani, E. (2020). Pengaruh literasi keuangan dan inklusi keuangan terhadap kinerja UMKM di Sidoarjo. E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana, 9(8), 3214–3236. https://doi.org/10.24843/ejmunud.2020.v09.i08.p16
Suryanto, R., Hanan, M. A. N., & Ummah, R. S. (2024). Pengaruh literasi keuangan, inklusi keuangan, dan inovasi terhadap kinerja UMKM. Reviu Akuntansi dan Bisnis Indonesia, 8(1), 20–32. https://doi.org/10.18196/rabin.v8i1.21968
Ukhriyawati, C. F., Mulyati, S., Opiani, R., Hasanah, U., & Muharam, M. (2024). Pengaruh financial technology, literasi keuangan, lama usaha dan likuiditas terhadap kinerja keuangan usaha mikro. Measurement: Jurnal Akuntansi, 18(1), 142–150. https://doi.org/10.33373/mja.v18i1.6572