Pemberdayaan Pemuda Desa Tondoк Bakaru Melalui Digitalisasi Business Model CanvasUntuk Akselerasi Pangan Berkelanjutan dan Pariwisata Agroforestry

Main Article Content

Sahrul Salam
Rizki Abdillah Tanjung
Syarwin Dwi Putra
Sri Ade Putra
Suhartono
Muhammad Syukri

Abstract

Desa Tondok Bakaru Kabupaten Mamasa memiliki potensi besar sebagai desa wisata berbasis agroforestry melalui keberadaan komoditas lokal, budidaya anggrek endemik, kawasan hutan pinus, persawahan, serta produk kreatif masyarakat. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya memberikan dampak ekonomi optimal akibat keterbatasan kapasitas manajemen usaha, belum tersusunnya model bisnis yang sistematis, lemahnya identitas merek, dan rendahnya pemanfaatan pemasaran digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas pemuda Desa Tondok Bakaru dalam mengembangkan usaha berbasis pangan berkelanjutan dan pariwisata agroforestry melalui penerapan digitalisasi Business Model Canvas (BMC). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan sosialisasi, pemetaan permasalahan, pelatihan, implementasi BMC digital, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman mitra dari 30% pada tahap awal menjadi 87% setelah pelaksanaan program. Selain itu, mitra mampu menyusun model bisnis, melakukan pencatatan keuangan sederhana, mengembangkan identitas merek, memanfaatkan kanal pemasaran digital, serta merancang paket produk dan wisata berbasis potensi lokal. Program ini menghasilkan model pemberdayaan pemuda desa wisata yang mengintegrasikan inovasi bisnis, transformasi digital, dan prinsip keberlanjutan lingkungan sebagai strategi penguatan ekonomi masyarakat.

Article Details

Section

Articles

References

Badan Pusat Statistik Kabupaten Mamasa. (2024). Kabupaten Mamasa dalam angka 2024. Badan Pusat Statistik Kabupaten Mamasa.

Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2022). Digital marketing: Strategy, implementation and practice (8th ed.). Pearson.

Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. (2025). Panduan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tahun 2026. Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia.

Hutnaleontina, P. N., ..., & ... . (2022). [Lengkapi sesuai sumber asli yang digunakan dalam artikel mengenai community-based tourism].

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2023). Profil desa wisata Tondok Bakaru. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2020). Indikator kinerja utama perguruan tinggi negeri dan lembaga layanan pendidikan tinggi. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2021). Marketing 5.0: Technology for humanity. Wiley.

Lokuge, S., & Duan, S. X. (2021). [Lengkapi judul artikel asli mengenai digital transformation capability].

Matarrita-Cascante, D., Brennan, M. A., & Luloff, A. E. (2010). Community agency and sustainable tourism development: The case of La Fortuna, Costa Rica. Journal of Sustainable Tourism, 18(3), 321–333.

Morisson, B., & Fikri, A. A. (2025). Digitalisasi UMKM sebagai strategi meningkatkan daya saing di era ekonomi digital. E-BISNIS: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Bisnis, 18(1), 289–299.

Nugroho, I. (2011). Ekowisata dan pembangunan berkelanjutan. Pustaka Pelajar.

Osterwalder, A., & Pigneur, Y. (2010). Business model generation: A handbook for visionaries, game changers, and challengers. John Wiley & Sons.

Ostrom, E. (1990). Governing the commons: The evolution of institutions for collective action. Cambridge University Press.

Priatmoko, S., ..., & ... . (2025). [Lengkapi sesuai artikel asli mengenai agroforestry tourism dan pembangunan pedesaan].

Salam, S., & Rahman, W. (2023). Kombinasi internet dan experiential marketing: Penguatan brand awareness di Kopi Hub Cafe Makassar. Jurnal Bisnis, Manajemen, dan Informatika, 20(1), 1–6.

Salam, S., & Tanjung, R. A. (2025). Strategi pengembangan bisnis dengan pendekatan Business Model Canvas pada usaha rumah makan Dapur Mandar. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 5989–5995.

Scheyvens, R. (1999). Ecotourism and the empowerment of local communities. Tourism Management, 20(2), 245–249.

Sunarti, S., ..., & ... . (2026). [Lengkapi sesuai artikel asli mengenai penerapan Business Model Canvas dalam pengembangan desa wisata].

Tanjung, R. A., & Salam, S. (2025). Strategy Rumah BUMN PLN dalam pengembangan UMKM melalui klusterisasi UMKM di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 5996–6002.

Yudawisastra, H. G. (2023). Pengembangan Sustainable Development Goals (SDGs). Widina Bhakti Persada Bandung.